Bisnis Property Expo Capai Transaksi Rp2 Triliun

Posted by jenggot kambing on Monday, February 21, 2011



Property Expo - Bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) tak akan pernah mati dan selalu dibutuhkan masyarakat. Selama ada cinta, di sana ada kredit perumahan. Ini menjadi kiasan yg diutarakan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Iqbal Latanro sangat ditanya prospek bisnis properti di 2011.

Menurut Iqbal, bisnis KPR tetap memiliki prospek positif sepanjang tahun seiring dgn stabilnya permintaan, karena jalinan cinta sebuah pernikahan.

Fakta ini Di dapat dari data selama Property Expo kemarin, bahwa Dalam BTN Property Expo yg berlangsung sepanjang 5-13 Februari 2011. Jumlah properti yg terjual mencapai 4.219 unit. Selain penjualan rumah, pameran ini juga mencatat adanya penjualan 361 unit perangkat furniture dgn nilai sebesar RP 270 juta dan transaksi senilai Rp 707 juta untuk penjualan 283 unit peralatan elektronik.

Dalam Property Expo tersebut yg diikuti 83 developer ini, transaksi terbanyak dibukukan untuk proyek properti yg berlokasi di Jabodetabek. Adapun kisaran harga properti yg tertinggi peminatnya yakni di rentang Rp200 juta hingga Rp300 juta per unit. “Melalui pameran ini pun kita ingin mempertegas posisi BTN sebagai bank penyalur kredit perumahan baik yg bersubsidi maupun non-subsidi. Sebab, selama ini BTN dikenal hanya sebagai bank penyalur KPR (kredit pemilikan rumah) bersubsidi. Padahal kita juga ikut menyalurkan kredit perumahan untuk produk non-subsidi,” tukasnya.

Dari Rp1,9 triliun total transaksi yg berhasil dicatatkan selama Property Expo, imbuh Evi, sebanyak Rp310 miliar sudah melakukan pembayaran uang muka (down payment/DP) di 728 unit rumah. Selain properti, ajang ini pun juga menampilkan produk furnitur serta elektronik.

Beragam paket menarik ditawarkan selama Property Expo, di antaranya kemudahan pengajuan permohonan KPR dan KPA (kredit pemilikan apartemen), kemudahan pemberian suku bunga 6,1% fix selama satu tahun, uang muka minimal 10% dari harga rumah, bebas biaya administrasi biaya provisi 0,5%, serta premi asuransi 61% dari premi normal.

Selama Property Expo, tercatat 72.367 orang berkunjung. Di mana, jumlah peserta mencapai 83 pengembang.

sumber: ekonomi.inilah.com

Temukan Info Lain Seputar Property Expo

{ 0 comments... read them below or add one }