Showing posts with label barang antik. Show all posts
Showing posts with label barang antik. Show all posts

Pameran Seni 100 Penutup Kepala Langka Se-Indonesia

Posted by jenggot kambing on Friday, September 11, 2009

Sekitar 100 penutup kepala yang kini terbilang langka yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia segera dipamerkan untuk umum.

"Ada sekitar 100 penutup kepala langka dari daerah-daerah akan dipamerkan bahkan ada beberapa yang sudah punah akan turut ditampilkan," kata Ketua Umum Himpunan Wastraprema (Himpunan Pecinta Kain Adati Indonesia), Adiati Arifin Siregar, di Jakarta.

Pihaknya yang merupakan Himpunan Pecinta Kain Adati Indonesia (Wastraprema) akan menyelenggarakan pameran langka yang baru pertama kali digelar di Indonesia bertajuk Pameran Seni Tutup Kepala Nusantara beserta ragam hiasnya dari berbagai daerah di Indonesia pada medio April mendatang di JCC Jakarta.

Pameran unik tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Wastraprema terhadap seni tutup kepala yang kini nyaris punah padahal merupakan salah satu warisan leluhur yang tidak ternilai harganya.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Pameran, Hj. Noes Moeljanto Djojomartono, mengatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi saat ini di mana tutup kepala adati sudah semakin dilupakan dan ditinggalkan bahkan banyak generasi muda yang sudah tidak mengenalnya.

"Banyak pula di sanggar-sanggar busana, tutup kepala adati sudah dicampuradukkan keasliannya sehingga makin tidak karuan," katanya.

Pihaknya bertekad menyajikan keaslian seni tutup kepala kepada khalayak melalui pameran itu.

"Ini kami kembalikan kepada masyarakat termasuk para desainer agar penggunaannya jangan sembarangan sebab semuanya ada falsafahnya," katanya.

Sejumlah penutup kepala adat yang akan dipamerkan merupakan Barang Langka yang tidak jarang terbuat dari emas asli. Bahkan ada beberapa yang sudah dinyatakan punah seperti tutup kepala asal Nias, Melawai, dan Tanimbar.

Selain itu ada penutup kepala asal Sumatera Barat Pariaman bernama Saluang berbahan kain songket milik kolektor Atitje Aryman. Dipamerkan pula topi toraja dari Sulawesi Selatan berbahan serat daun lontar milik Anjungan Sulawesi Selatan TMII.

Dari Minangkabau dipamerikan penutup kepala bernama saluak deta batimbo kayu berbahan kayu yang ***kir milik kolektor Nian Djoemina.

Sementara dari Kalimantan Timur disajikan kostum & (Jual Properti) topi wanita dayak kenyah berbahan manik-manik dan taring binatang milik Museum Purna Bhakti Pertiwi.

Pameran juga menyajikan tutup kepala asal Lampung bernama siger pepaduan dari tulang bawang berbahan logam sepuh emas milik kolektor Ade Krishna Raga. Ada pula dari Kerinci Jambi ikat kepala wanita dari beludru hitam milik Museum Purna Bhati Pertiwi.

Selain itu ada ikat kepala pria untuk upacara yang terbuat dari logam berasal dari Timor milik kolektor Caecil Papadimitrou, tutup kepala penari arja dari Bali yang terbuat dari lempeng logam dan kertas emas, dan songkok manggalayuda yang terbuat dari beludru hitam dan sulam benang emas dari Yogyakarta Pakualaman milik Puro Pakualaman.

"Soal keamanan kami sudah menyiapkan jasa securicor yang menjaga barang-barang tersebut 24 jam nonstop," kata Noes.

vibizdaily.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

More aboutPameran Seni 100 Penutup Kepala Langka Se-Indonesia

Pasar Antik Triwindu Solo

Posted by jenggot kambing on Wednesday, August 26, 2009

Buat anda pecinta Benda-Benda Antik, kalau sedang ada di Solo wajib mampir ke Pasar Triwindu. Disana dijual hiasan-hiasan rumah yang kuno dan kesannya antik banget.

Beginilah suasana pasar antik Triwindu yang terletak di Jalan Diponegoro, Solo, Jawa Tengah. Tempatnya tidak jauh dari Keraton Mangkunegaran.

Toko-toko terjejer diantara gang yang tidak terlalu lebar. Sejumlah Koleksi Benda Antik berkesan etnik dan antik bertebaran di kios-kios. Pasar Triwindu ini sudah ada sejak tahun 1945.

Terkenal sebagai tempatnya belanja Benda Antik kita bisa leluasa melihat-lihat disini, tanpa dikejar-kejar pedagang. Aneka Koleksi Barang-barang antik ini antara lain topeng, lampu, radio sampai stoples kue. Wah ada juga arca lho ditempat ini.

Ternyata Koleksi Benda Antik yang dijual di pasar antik Triwindu ini kebanyakan bukan barang asli dari zaman dulu, melainkan hanya bentuknya mencontoh yang asli alias reproduksi.

Kalau jual yang aslinya mana boleh ?, sudah pasti dilindungi negara. Makanya pedagang barang antik disini sebetulnya banyak menjual barang baru, tapi dibuat seperti kuno.Terutama untuk patung atau arca. Salah satu contoh barang yang emang asli dari zaman bahelak alias kuno adalah uang koin.

Asal tahu saja, pasar ini banyak disenangi para wisatawan mancanegara, soalnya khas dan Aneka Koleksi barang yang dijual juga walau mungkin hanya polesan tapi sungguh antik dan pastinya cantik.

Biarpun yang di Jual Benda Antik disini barang-barang berbau tempo dulu, tapi transaksinya bisa lewat telpon dan email. Si pembeli tinggal pilih, barang langsung diantar, termasuk luar negeri. Seperti Ibu Bambang ini, pelanggannya antara lain dari Australi, Belanda, Jerman dan Amerika.

Harga Jual Benda Antik di pasar ini bahkan ada yang dipatok 19 juta rupiah. Wah kelihatannya mahal ya. Tapi jika melihat barangnya mungkin tidaklah. Pasar ini juga terkenal murah asal tidak segan nawar dan tentunya juga banyak tanya soal kondisi barang.

Kehidupan di pasar antik Triwindu bisa dibilang ngak pernah sepi, pasti ada saja pengunjungnya yang datang terutama turis mancanegara. Tapi kalau mau datang kesini jangan kesorean, karena toko-toko ini akan tutup tepat jam 4 sore.

indosiar.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutPasar Antik Triwindu Solo

Lokasi Barang Antik di Jakarta

Posted by jenggot kambing on Tuesday, August 25, 2009

Keberadaan pasar, konon sudah ada sejak 40 tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan barang dagangan yang dijajakan di sini? Berbagai Benda Antik, sebut saja seperti Porselen, keramik, patung kayu, wayang, topeng, peralatan makan dari kuningan, cendera mata senjata tradisional antik, pajangan logam, ornamen-ornamen kuno, lampu antik, semua bisa anda dapatkan di sini. Anda juga bisa menemukan benda-benda yang benar-benar unik dan langka seperti alat-alat kapal (kompas, teleskop, setir, dll) atau telepon antik dan kamera kuno.

Barang antik lainnya yang bisa anda temukan di sini adalah piringan hitam klasik. Berbagai toko yang Jual Benda Antik seperti koleksi piringan hitam di sini sangatlah mengesankan. Mulai dari musisi lokal sampai musisi internasional. Jalan Surabaya seringkali dianggap surga bagi para kolektor piringan hitam. Temuan-temuan atau Koleksi Benda Antik yang mengejutkan menunggu di sini bagi mereka yang memiliki waktu dan bersedia untuk jongkok dan menelusuri berbagai tumpukan piringan hitam di toko-toko yang saling berhimpitan ini.

Sebelum berbentuk toko-toko yang berderet di Jalan Surabaya, para penJual Benda Antik ini mendagangkan barang-barangnya dengan pikulan, berkeliling Kota lama Jakarta, kemudian beralih menjual di peti-peti dan tenda. Suasana antik dan berkesan "pasar" yang sedikit berantakan sengaja dipertahankan, karena menurut para penjual, kesan berantakan inilah yang menjadi daya tarik pasar ini.

Pelanggan yang belanja di pasar Benda Antik Jalan Surabaya sampai sekarang masih didominasi oleh wisawatan asing, namun tak jarang pula kolektor dan wisatawan negeri sendiri. Keberadaan pasar barang antik di Jalan Surabaya ini sudah "go international" dan merupakan salah satu pusat wisata belanja Jakarta yang dilestarikan oleh pemerintah DKI Jakarta

Harga barang-barang antik atau Koleksi Benda Antik yang dijual di Jalan Surabaya ini bervariasi. Mulai lima ribuan sampai belasan juta rupiah. Tetapi harga-harga ini masih sangat fleksibel. Dengan sedikit usaha, anda bisa membawa pulang benda yang anda inginkan dengan harga setengah dari yang ditawarkan. Aneka Koleksi atau Barang-barang langka yang asli tersedia dengan harga yang jauh lebih mahal. Ini juga merupakan cara mudah untuk membedakan mana barang yang asli dan imitasi dengan mudah. Menawar suatu keharusan di sini, yang juga merupakan keahlian untuk membedakan mana barang yang benar-benar antik dengan barang yang sengaja dibuat antik. Jika anda tidak ahli dalam menawar, maka ada baiknya mengajak teman yang pandai bersilat lidah untuk melakukan penawaran bagi anda

Satu hal yang perlu anda ketahui mengenai Jalan Surabaya adalah jalan ini terletak di antara pepohonan yang rindang nan teduh, dan yang tidak akan anda dapati di pasar loak lainnya yang seringkali bercampur dengan polusi serta panas dari asap kendaraan. Selain itu, walaupun bertajuk 'Pasar' yang identik dengan keramaian, nyatanya pasar loak yang satu ini tidak terlalu ramai. Hanya beberapa pengunjung yang hilir mudik kesana kemari. Oleh karena itu anda akan dapat berbelanja atau sekedar melihat-lihat dengan leluasa.

paketrupiah.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutLokasi Barang Antik di Jakarta

Cinta Berat Pada Barang Antik

Posted by gelasbagus on Monday, July 6, 2009

Hengki Krisnawan termasuk ‘manusia antik’. Ia cinta berat pada benda-benda bernuansa jadul alias tempo dulu dan barang unik. Mulai pernik-pernik pakaian dari penjual barang, hiasan dinding dari toko barang, pusaka dari penjual barang unik, topeng dari toko barang unik, dan barang jenis lainnya. Sampai-sampai rumahnya yang juga antik sarat benda kuno dan barang unik. Penampilannya sehari-hari pun melengkapi keantikannya. Sepatu boot dan sepeda motor BMW R25 keluaran Jerman tahun 50-an tak pernah lepas dari kesehariannya.

Sejak kelas 2 SMP, pria berusia 38 tahun pada 22 Juli lalu itu jatuh cinta pada benda-benda masa silam. Waktu itu, koleksi pertamanya, sebuah golok asal Jawa Barat.
“Barang antik itu tidak membosankan bagi saya. Ketika pekerjaan menumpuk, pikiran lelah, penginnya segera pulang. Tidur di lantai sambil melihat koleksi saya dari penjual barang, pikiran jadi fresh dan menyenangkan,” katanya memberi alasan kenapa menyukai benda-benda tempo dulu dari toko barang.

Banyak suka-duka selama perburuan. “Pernah saya mendatangi orang yang memiliki keris dari penjual barang unik minta ditukar sapi. Padahal menurut saya kerisnya tidak terlalu bagus, paling harganya Rp 50 ribu, tapi mintanya dihargai tinggi,” katanya sambil tertawa.

Untuk mengetahui benda tersebut–terutama keris-asli atau palsu—butuh kejelian. Tidak sedikit orang mengatakan kerisnya kuno peninggalan zaman Majapahit. Padahal bisa jadi itu buatan sekarang, tapi dimodifikasi sedemikian rupa menyerupai keris kuno dari toko barang unik. Karat yang melapisi barang mata keris bisa menjadi petunjuk usia, kendati seringkali karat ini bisa dibuat oleh tangan manusia.
“Jadi harus jeli, dibutuhkan pengalaman untuk mengusai seluk-beluk barang antik. Saya sudah sekitar 15 tahun belajar soal itu,” tambah Hengki yang fasih berbicara Bahasa Inggris.

Selain itu, dia juga mengadakan ritual khusus. Hanya saja, Hengki enggan menjelaskan ritual macam apa yang kerap dilakukan untuk merawat aneka senjata yang disebutnya pusaka nusantara tersebut. Yang jelas, tidak menyekutukan Sang Penguasa Hidup, demikian akunya.
Keris identik dengan klenik atau hal-hal magis. Hengki berusaha menghapus image itu. Justru ia menekankan agar menjauhi hal-hal berbau mistik. Mengoleksi benda antik, selain mendatangkan keuntungan dari sisi bisnis, bagi dia, menumbuhkan kecintaan pada seni adiluhung peninggalan leluhur. Keris koleksi pertamanya sampai saat ini masih disimpan. Ketika menikah, keris itu menjadi salah satu mas kawin selain cincin dan Alquran. Darah seni mengalir deras di tubuh pria nyentrik ini. Menurut dia, menyimpan barang antik sama halnya dengan menabung. Terbukti, dia mampu beli rumah dari hasil berjualan barang antik. (lis retno wibowo/is)

http://www.radarsemarang.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Barang Unik - Jual Barang - Toko Barang - Jual Barang Unik - Toko Barang Unik - Barang di 88db.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action dan Terapkan Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutCinta Berat Pada Barang Antik

Hobi Baru Anak Muda

Posted by gelasbagus on Wednesday, June 24, 2009

Berburu barang antik dan barang unik dari penjual barang sering identik dengan mereka yang sudah cukup umur. Tapi jangan salah, tidak hanya mereka yang sudah berumur saja yang kini berburu barang antic di toko barang, anak-anak muda pun sekarang ini mulai getol berburu barang antic di penjual barang unik. Tentu berbagai alasan bisa saja mengemuka dari mulut mereka. Namanya juga hobi, bisa datang kadang tanpa bisa dinalar orang lain.

Itu pula yang dialami Firmansyah, seorang pendatang di Semarang yang berasal dari Yogyakarta. Hobi berburu barang antik dan barang unik di toko barang unik pemuda yang selalu mencukur habis rambutnya ini, sebenarnya telah dimulai sejak dia tinggal di Yogyakarta, 4 tahun yang lalu. Setelah pindah ke Semarang hobi tersebut bukan malah surut, tapi semakin menjadi. Apalagi pekerjaannya di Semarang memungkinkan dia untuk berburu barang antik dari penjual barang baik melalui media internet maupun langsung ke tempat-tempat toko barang atau penjual barang unik yang banyak menyediakan barang antik.

Ketertarikan Firmansyah pada barang antik memang, memang tanpa alasan yang jelas. Semua dia lakukan karena panggilan jiwanya, seperti juga para pehobi lainnya. Karena itu ketika ditanya mengapa dia tertarik berburu barang antik di toko barang unik, pria yang juga pernah kuliah di Bandung ini mengandaikan barang antik seperti perempuan bagi lelaki. “Barang antik itu seperti wanita, jika barang antik punya nilai seni yang bagus, tidak bosan saya melihatnya. Seperti halnya wanita, semakin lama lihat wanita semakin, ah sudahlah. Biar cukup saya yang tahu,” jawabnya penuh makna.

Burburu barang antik bagi pemuda yang tinggal di daerah Tembalang ini memang bukan sekadar menyalurkan hobinya. Dengan barang-barang antik yang diperolehnya, penyuka buku-buku berhaluan kiri ini – seperti Biografi Che dan buku-buka Tan Malaka – juga mendapatkan keuntungan secara finansial. Tidak jarang, barang-barang antik yang dipamerkan di website pribadinya ditawar oleh kolektor dari manca negara.

Kesibukan kerja Firmansyah di salah satu perusahaan eksport, mau tidak mau membuat cowok penyuka nasi goreng ini mengatur jadwal secara ketat. Maklum berburu barang antik tidaklah semudah berburu barang mewah di mal. Kadang butuh waktu berhari-hari untuk menemukannya. “Jika sering tidaknya, itu tergantung waktu. Biasanya akhir pekan saya jadwalkan untuk berburu barang antik. Terutama jika ada yang membutuhkan barang jenis tertentu yang harus saya buru. Baik itu dari rekan bisnis yang masuk ke web saya, atau dari telinga ke telinga,” papar cowok yang masih lajang ini.

Dengan tingginya jadwal Firmansyah berburu barang antik, maka tidak aneh jika tempat-tempat yang banyak menyediakan barang antik pernah disinggahinya. Solo adalah tempat yang paling sering di datanginya. Menurutnya di Solo banyak sekali barang-barang tribal Jawa yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Selain Solo, tempat lain yang sering dijadikan target untuk berburu barang antik adalah Bali.

Empat tahun berkecimpung di perburuan barang antik, Firmansyah melalui websitenya escoret.net sudah mulai dilirik oleh rumah-rumah lelang di luar negeri. Beberapa kali tawaran mampir di inbox emailnya. “Saya pernah ditawari untuk ikut lelang di luar negeri melalui website saya. Berhubung tidak ada dana, akhirnya berakhir di inbox saja,” ungkap cowok berusia 28 tahun ini.

http://simpang5.wordpress.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Barang Unik - Jual Barang - Toko Barang - Jual Barang Unik - Toko Barang Unik - Barang di 88db.com
More aboutHobi Baru Anak Muda

Berbisnis Barang Antik

Posted by jenggot kambing on Monday, June 8, 2009

Berburu barang Barang Unik atau Antik sering identik dengan mereka yang sudah cukup umur. Tapi jangan salah, tidak hanya mereka yang sudah berumur saja yang kini berburu barang antik, anak-anak muda pun sekarang ini mulai getol berburu barang antik. Tentu berbagai alasan bisa saja mengemuka dari mulut mereka. Namanya juga hobi, bisa datang kadang tanpa bisa dinalar orang lain.

Itu pula yang dialami Firmansyah, seorang pendatang di Semarang yang berasal dari Yogyakarta. Hobi berburu Barang antik pemuda yang selalu mencukur habis rambutnya ini, sebenarnya telah dimulai sejak dia tinggal di Yogyakarta, 4 tahun yang lalu. Setelah pindah ke Semarang hobi tersebut bukan malah surut, tapi semakin menjadi. Apalagi pekerjaannya di Semarang memungkinkan dia untuk berburu barang antik baik melalui media internet maupun langsung ke tempat-tempat yang banyak menyediakan barang antik.

“Saya berburu Barang Unik atau antik sejak 4 tahun yang lalu. Dulu saya bekerja dengan orang Jogja di gallery atau Toko Barang Unik dan antik, terus kurang puas, makanya bikin sendiri. Sambil kerja di Semarang, di sebuah perusahaan eksport. Saya nyambi Jual Barang Unik. Yah, lumayan buat beli pulsa dan sisanya buat beli macbook,” papar Firmansyah meyakinkan.

Ketertarikan Firmansyah pada Barang antik memang, memang tanpa alasan yang jelas. Semua dia lakukan karena panggilan jiwanya, seperti juga para pehobi lainnya. Karena itu ketika ditanya mengapa dia tertarik berburu barang antik, pria yang juga pernah kuliah di Bandung ini mengandaikan barang antik seperti perempuan bagi lelaki. “Barang antik itu seperti wanita, jika barang antik punya nilai seni yang bagus, tidak bosan saya melihatnya. Seperti halnya wanita, semakin lama lihat wanita semakin, ah sudahlah. Biar cukup saya yang tahu,” jawabnya penuh makna.

Burburu barang antik bagi pemuda yang tinggal di daerah Tembalang ini memang bukan sekadar menyalurkan hobinya. Dengan barang-barang antik yang diperolehnya, penyuka buku-buku berhaluan kiri ini – seperti Biografi Che dan buku-buka Tan Malaka – juga mendapatkan keuntungan secara finansial. Tidak jarang, barang-barang antik yang dipamerkan (Jual Barang) di website pribadinya ditawar oleh kolektor dari manca negara.

“Dulu, sebelum kasus yang heboh di museum Kraton Solo. Saya hampir tiap bulan kirim barang ke luar negeri. Mulai dari Canada, Australi, dan Amerika. Namun, sekarang agak sulit, tapi tetap bisa kok. Bahkan barusan saya kirim topeng dari Jogja ke Australia, dan sukses,” papar pemuda yang juga pencinta sejati club bola Arsenal ini.

Selain Solo dan Bali, tempat lain atu Toko Barang Unik yang juga pernah menjadi target Firmansyah adalah Cirebon, tepatnya di pasar Kanoman, di dekat Kraton Cirebon. Menurutnya, di tempat itu barangnya banyak dari peninggalan saudagar Cina yang berdagang di situ. “Eh, di Jakarta juga ada Toko Barang Unik, namanya Pasar Antik Cikini tepatnya di Jalan Surabaya, di situ barang kurang bagus di banding Bali, tapi buat referensi lumayanlah,” tambahnya.

Empat tahun berkecimpung di perburuan barang antik, Firmansyah melalui websitenya escoret.net sudah mulai dilirik oleh rumah-rumah lelang di luar negeri. Beberapa kali tawaran mampir di inbox emailnya. “Saya pernah ditawari untuk ikut lelang di luar negeri melalui website saya. Berhubung tidak ada dana, akhirnya berakhir di inbox saja,” ungkap cowok berusia 28 tahun ini.

Sumber: simpang5.wordpress.com

Temukan info lain pada Barang Unik - Jual Barang - Toko Barang - Jual Barang Unik - Toko Barang Unik - Barang dan Barang Unik: Jual Barang Unik & Toko Barang Unik Balikpapan Kalimantan Timur hanya di 88db.com
More aboutBerbisnis Barang Antik

Perusakan Hutan Hambat Produksi Kerajinan Dayak

Posted by jenggot kambing on Wednesday, May 27, 2009

Ukiran getah nyatu merupakan kerajinan khas warga Dayak di Kalteng, khususnya di desa ini. Bentuk ukiran (Barang Unik) sangat beragam, misalnya perahu jukung, rumah betang, sandung, patung dayak, atau miniatur rumah tempat penyimpanan kerangka mayat dalam upacara tiwah.

Jika berkunjung ke desa yang juga dilintasi jalan trans Kalimantan lintas Banjarmasin-Palangkaraya ini, kesan berbeda akan segera terlintas. Di sejumlah rumah, ibu-ibu sambil mengasuh anak mereka yang masih bayi sibuk memijit-mijit gumpalan getah nyatu di depan panci berisi air panas dan kompor yang menyala. Lihat Jual Barang Unik dan Toko Barang Unik.

Di kampung ini juga terdapat sejumlah toko yang menjadi pengumpul dan menjual hasil kerja para perajin Barang Unik. Kurang lengkap rasanya berkunjung ke Kapuas tanpa menyaksikan dan membeli oleh-oleh kerajinan getah nyatu dari Kampung Dahirang. Harga hasil kerajinan warga itu sangat beragam. Dari yang termurah berupa gantungan kunci Rp 1.000 per biji, hingga ukiran perahu jukung dengan detail indah dan rumit berharga Rp 550.000.

Entah siapa yang memulai, Barang kerajinan getah nyatu ini sudah puluhan tahun menjadi ciri khas Kampung Dahirang. Warga mengerjakannya secara sambilan di samping usaha lain, seperti berladang atau mencari ikan di Sungai Kapuas. Menurut Tinga K Jaffar (70), pemilik usaha kerajinan "Antik", warga Kampung Dahirang belajar mengukir getah dari seorang demang atau kepala adat setempat.

Menurut Tinga, yang menjadi permasalahan para perajin sekarang ini adalah sulitnya mendapatkan bahan baku getah nyatu. Kesulitan ini menjadi salah satu penyebab terancamnya kelestarian Barang kerajinan khas ini. "Sekarang sulit mencari getah. Harus mencari hingga ke hutan pedalaman," kata Tinga.

Para perajin mengungkapkan, mereka sering berhenti bekerja karena kekurangan pasokan bahan baku. Tinga mengatakan, sekitar tahun 1980-an untuk mendapatkan getah nyatu tinggal mengambil di hutan. Dulu, penduduk Kota Buntok dengan mudah mengambil getah nyatu dari pohon nyatu di belakang rumah mereka. "Tetapi sekarang pohon sudah habis dibabat," kata Tinga. Lihat Jual Barang Unik dan Toko Barang Unik.

Entah sampai kapan kerajinan yang sudah menghidupi dan menjadi ciri khas Kampung Dahirang itu bisa bertahan. Jika laju perusakan hutan masih terus dibiarkan, kerajinan itu tidak perlu menunggu lama untuk punah.

Sumber: www2.kompas.com

Temukan info lain pada Barang Unik - Jual Barang - Toko Barang - Jual Barang Unik - Toko Barang Unik - Barang dan Barang Unik: Jual Barang Unik & Toko Barang Unik Balikpapan Kalimantan Timur hanya di 88db.com
More aboutPerusakan Hutan Hambat Produksi Kerajinan Dayak

Cara Menjadi Kolektor Barang Antik

Posted by malamjumat on Monday, May 25, 2009

1. Pilih jenis koleksi barang antik dan kecenderungan koleksi anda, contohnya lukisan, patung, musik, keramik, dll

2. Selalu Mulai dari hal klasik, untuk memudahkan dan menggairahkan anda dalam mengapresiasi
koleksi benda pilihan, maka jangan memulai untuk mengoleksi benda-benda/barang antik avant garde

3. Bergabunglah dengan sebuah komunitas yang relevan dengan kecenderungan anda, bisa lewat milis atau langsung kopi darat, ini akan menambah relasi & pengetahuan juga mengenai
koleksi barang.

4. Perbanyak bahan bacaan untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan anda tentang
barang antik yang diminati dan seluk-beluknya.

http://ragazyga.blogdetik.com

Temukan informasi lainnya mengenai
Barang Antik - Koleksi Benda - Koleksi Barang - Koleksi Barang Antik - Jual Barang Antik hanya di Barang Antik : Jual Barang Antik – Koleksi Benda & Barang Antik Banjarmasin pada 88db.com
More aboutCara Menjadi Kolektor Barang Antik

Tempat Berburu Barang Antik di Jakarta

Posted by jenggot kambing on Wednesday, May 6, 2009

Bila Anda penggemar Barang Antik dan sedang berkunjung atau berada di Jakarta, tidak ada salahnya untuk mampir di Pasar Antik Jakarta (PAJ), Jl. Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat.

T
idak ada satupun para pedagang yang mengetahui secara pasti kapan pasar yang berada di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, tersebut mulai beroperasi. Namun para pedagang memprediksi PAJ sudah ada sejak 30 sampai 40 tahun yang lalu, atau sekitar tahun 1960-an. "Saya baru mulai tahun 2000 jualan di sini, tapi kalau dengar cerita dari teman-teman dan orang-orang yang sudah lebih dulu jualan di sini, pasar antik ini sudah ada sejak 30 sampai 40 tahun yang lalu," ujar Roni, salah satu pedagang yang Jual Barang Antik di Pasar Antik Jakarta (PAJ).

Sebelumnya, pasar ini merupakan pasar loak yang menjual barang-barang bekas seperti baju, celana, kipas angin, dan barang bekas lainnya. Namun, sejak tahun 1971, para pedagang di PAJ sudah banyak yang menjual Barang Antik, seperti alat-alat kapal, teropong, kompas, lampu, setir kapal, guci, porselin, sampai keramik yang berasal dari luar negeri.

Sampai saat ini, bila berjalan di sepanjang jalan Surabaya, Anda akan menjumpai puluhan pedagang barang antik dan seni yang berjejer di puluhan stan toko yang ada di sana. "Sebenarnya sih tidak ada yang jualan secara khusus, kebetulan saja saya banyak jual Koleksi Barang seni dari seluruh indonesia," lanjut pria sal Bandung ini. Di dalam tokonya, Roni menjual beragam barang seni di antaranya, gong, tifa, gamelan, topeng dari kayu, ukir-ukiran, sumpit, sampai busur. "Lumayan juga peminatnya, meski tidak setiap hari ada yang beli. Tapi banyak turis asing yang belanja barang-barang antik khas indonesia di sini," beber Roni. Selain barang seni yang dijual di toko milik Roni, masih banyak barang antik dan seni lainnya dijual di PAJ.

Barang yang dijual berupa guci, piring, alat-alat kapal, lampu hias, wayang kulit serta barang antik lainnya yang terbuat dari kuningan maupun tembaga. "Kalau di tempat saya (toko) hanya menjual Koleksi Barang-barang kerajinan yang terbuat dari logam kuningan dan tembaga, seperti jam dinding, setrika jaman dulu, sampai kerajinan tangan berupa patung dari kuningan," jelas Kris (35), pedagang yang berada di sebelah stan milik Roni. Kedua pedagang juga menuturkan, kebanyakan pembeli yang berbelanja di tempat mereka adalah turis luar negeri. "Ada juga sih orang dalam negeri, tapi yang lebih sering belanja itu turis dari Belanda, Amerika Serikat, Swiss, Italia, Australia, China, dan Jepang," tutur Kris, yang diamini Roni.

Para turis tersebut umumnya membeli/Koleksi Barang Antik-barang seperti porselin dan guci dari China, barang-barang antik dari dalam maupun luar negeri berupa peralatan bekas kapal, seperti kompas, teropong nahkoda, helm untuk berenang, hingga setir kapal. Barang dari logam kuningan dan tembaga juga menjadi incaran para turis untuk koleksi maupun cenderamata. Harga yang ditawarkan oleh para pedagang di PAJ sangat bervariasi, tergantung jenis dan kelangkaan barang. Ada yang dijual Rp 20 ribuan, seperti wayang kulit, dan ada juga yang mencapai jutaan, seperti lampu hias besar dan ukir-ukiran yang didatangkan dari Papua. "Semakin langka suatu barang dan mengandung nilai seni tinggi, maka harganya juga akan semakin mahal," terang Kris.

Sumber:Kompas.com

Temukan informasi lainnya mengenai Barang Antik - Jual Barang - Koleksi Benda - Koleksi Barang - Jual Benda - Koleksi Barang Antik - Jual Barang Antik hanya di Barang Antik : Jual Barang Antik – Koleksi Benda & Barang Antik Banjarmasin pada 88db.com
More aboutTempat Berburu Barang Antik di Jakarta

Tips Penting Dalam Membeli Barang Antik

Posted by malamjumat on Wednesday, April 22, 2009

Barang antik dan unik tentu sangat menggiurkan. Apalagi jika barang itu punya nilai historis. Pasti orang berlomba-lomba memilikinya. Masalahnya, orang tak tahu apakah barang itu asli atau palsu. Asli atau tiruan. Orang juga tak tahu apakah barang itu berkualitas atau tidak. Dan orang juga tidak tahu bahwa harga barang-barang antik itu tak selalu mahal.

Berikut beberapa panduan yang bisa Anda pegang:

Teliti sebelum membeli

Membeli barang antik tidak semudah membeli barang-barang lainnya. Butuh kejelian, ketelitian, dan sedikit pemahaman untuk menemukan barang yang benar-benar antik. Jangan asal pilih! Ingat, ada barang yang benar-benar antik, ada barang repro (reproduksi) dan ada barang yang dibuat sedemikian rupa sehingga tampak sangat antik.

Mencari informasi

Sebelum membeli barang-barang antik itu, lebih baik Anda mencari atau mengumpulkan berbagai informasi mengenai barang yang Anda cari itu. Anda bisa mencari informasi tentang barang itu pada teman Anda, majalah, koran, buku atau internet. Cari tahu tempat dan harganya. Informasi seperti itu bisa membantu Anda untuk menyiapkan budget.

Tahan ekspresi

Berburu benda antik memang menyenangkan. Terutama untuk orang-orang yang memang benar-benar menyukainya. Sehingga ketika mereka melihat satu barang antik, mereka begitu bergairah dan ingin langsung memboyongnya. Tahan dulu! Ingat, mata bisa menipu. Jangan sampai Anda menyesal kemudian karena ternyata barang yang sudah Anda beli itu tidak antik dan asli. Hanya imitasi. Anda harus bisa memperhatikan setiap detail barang itu. Perhatikan tekstur dan modelnya. Mungkin ada yang cacat. Mungkin ada yang tiruan. Jika sang penjual benda antik melihat Anda begitu bergairah, dia bisa menaikkan harga.

Menawar sebelum membeli

Teknik yang satu ini sangat diperlukan. Bila Anda sudah menentukan pilihan Anda, janganlah lupa menawar harga di tempat jual barang antik tsb. Bukalah tawaran Anda dengan setengah harga dari harga aslinya. Terkadang penjual membuka harga dua kali lipat dari harga aslinya. Setelah itu barulah menaikkan harga sedikit demi sedikit hingga mendapatkan harga pas dan cocok. Ingat, yang menjual barang antik dan unik terlalu banyak. Karena itu, permainan tawar-menawar bukan sebuah sikap yang "keterlaluan". Para pedagang pun tahu dan sadar bahwa bukan hanya mereka yang menjual barang antik. Masih banyak orang lain yang menjual barang antik yang sama. Itu berarti jika Anda pergi dari mereka, Anda mendatangi orang lain.

Perhatikan kualitas barang

Barang yang murah belum tentu bagus kualitasnya. Begitu juga sebaliknya, barang yang mahal belum tentu berkualitas. Karena itu, Anda mesti jeli. Yang pertama Anda lakukan adalah memastikan apakah barang itu asli atau palsu. Kalau Anda sudah bisa memastikannya, Anda akan tahu barang itu berkualitas atau tidak.

Membandingkan harga

Dalam memilih koleksi barang antik dan unik, Anda tak boleh ceroboh. Jangan terburu-buru untuk segera memboyong barang tersebut. Carilah barang yang sama di tempat lain dan bandingkan harganya.

Hati-hati terhadap kriminalitas

Perhatikan tempat belanja koleksi barang antik Anda. Jika tempat belanja adalah tempat terbuka, perhatikan situasi di sekeliling Anda. Jangan sampai juga Anda menjadi korban tangan-tangan jahil dan usil.

www.forumkami.com

Temukan informasi lainnya mengenai Barang Antik - Jual Barang - Koleksi Benda - Koleksi Barang - Jual Benda - Koleksi Barang Antik - Jual Barang Antik hanya di Barang Antik : Jual Barang Antik – Koleksi Benda & Barang Antik Banjarmasin pada 88db.com
More aboutTips Penting Dalam Membeli Barang Antik