Showing posts with label koleksi benda antik. Show all posts
Showing posts with label koleksi benda antik. Show all posts

Pasar Antik Triwindu Solo

Posted by jenggot kambing on Wednesday, August 26, 2009

Buat anda pecinta Benda-Benda Antik, kalau sedang ada di Solo wajib mampir ke Pasar Triwindu. Disana dijual hiasan-hiasan rumah yang kuno dan kesannya antik banget.

Beginilah suasana pasar antik Triwindu yang terletak di Jalan Diponegoro, Solo, Jawa Tengah. Tempatnya tidak jauh dari Keraton Mangkunegaran.

Toko-toko terjejer diantara gang yang tidak terlalu lebar. Sejumlah Koleksi Benda Antik berkesan etnik dan antik bertebaran di kios-kios. Pasar Triwindu ini sudah ada sejak tahun 1945.

Terkenal sebagai tempatnya belanja Benda Antik kita bisa leluasa melihat-lihat disini, tanpa dikejar-kejar pedagang. Aneka Koleksi Barang-barang antik ini antara lain topeng, lampu, radio sampai stoples kue. Wah ada juga arca lho ditempat ini.

Ternyata Koleksi Benda Antik yang dijual di pasar antik Triwindu ini kebanyakan bukan barang asli dari zaman dulu, melainkan hanya bentuknya mencontoh yang asli alias reproduksi.

Kalau jual yang aslinya mana boleh ?, sudah pasti dilindungi negara. Makanya pedagang barang antik disini sebetulnya banyak menjual barang baru, tapi dibuat seperti kuno.Terutama untuk patung atau arca. Salah satu contoh barang yang emang asli dari zaman bahelak alias kuno adalah uang koin.

Asal tahu saja, pasar ini banyak disenangi para wisatawan mancanegara, soalnya khas dan Aneka Koleksi barang yang dijual juga walau mungkin hanya polesan tapi sungguh antik dan pastinya cantik.

Biarpun yang di Jual Benda Antik disini barang-barang berbau tempo dulu, tapi transaksinya bisa lewat telpon dan email. Si pembeli tinggal pilih, barang langsung diantar, termasuk luar negeri. Seperti Ibu Bambang ini, pelanggannya antara lain dari Australi, Belanda, Jerman dan Amerika.

Harga Jual Benda Antik di pasar ini bahkan ada yang dipatok 19 juta rupiah. Wah kelihatannya mahal ya. Tapi jika melihat barangnya mungkin tidaklah. Pasar ini juga terkenal murah asal tidak segan nawar dan tentunya juga banyak tanya soal kondisi barang.

Kehidupan di pasar antik Triwindu bisa dibilang ngak pernah sepi, pasti ada saja pengunjungnya yang datang terutama turis mancanegara. Tapi kalau mau datang kesini jangan kesorean, karena toko-toko ini akan tutup tepat jam 4 sore.

indosiar.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutPasar Antik Triwindu Solo

Lokasi Barang Antik di Jakarta

Posted by jenggot kambing on Tuesday, August 25, 2009

Keberadaan pasar, konon sudah ada sejak 40 tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan barang dagangan yang dijajakan di sini? Berbagai Benda Antik, sebut saja seperti Porselen, keramik, patung kayu, wayang, topeng, peralatan makan dari kuningan, cendera mata senjata tradisional antik, pajangan logam, ornamen-ornamen kuno, lampu antik, semua bisa anda dapatkan di sini. Anda juga bisa menemukan benda-benda yang benar-benar unik dan langka seperti alat-alat kapal (kompas, teleskop, setir, dll) atau telepon antik dan kamera kuno.

Barang antik lainnya yang bisa anda temukan di sini adalah piringan hitam klasik. Berbagai toko yang Jual Benda Antik seperti koleksi piringan hitam di sini sangatlah mengesankan. Mulai dari musisi lokal sampai musisi internasional. Jalan Surabaya seringkali dianggap surga bagi para kolektor piringan hitam. Temuan-temuan atau Koleksi Benda Antik yang mengejutkan menunggu di sini bagi mereka yang memiliki waktu dan bersedia untuk jongkok dan menelusuri berbagai tumpukan piringan hitam di toko-toko yang saling berhimpitan ini.

Sebelum berbentuk toko-toko yang berderet di Jalan Surabaya, para penJual Benda Antik ini mendagangkan barang-barangnya dengan pikulan, berkeliling Kota lama Jakarta, kemudian beralih menjual di peti-peti dan tenda. Suasana antik dan berkesan "pasar" yang sedikit berantakan sengaja dipertahankan, karena menurut para penjual, kesan berantakan inilah yang menjadi daya tarik pasar ini.

Pelanggan yang belanja di pasar Benda Antik Jalan Surabaya sampai sekarang masih didominasi oleh wisawatan asing, namun tak jarang pula kolektor dan wisatawan negeri sendiri. Keberadaan pasar barang antik di Jalan Surabaya ini sudah "go international" dan merupakan salah satu pusat wisata belanja Jakarta yang dilestarikan oleh pemerintah DKI Jakarta

Harga barang-barang antik atau Koleksi Benda Antik yang dijual di Jalan Surabaya ini bervariasi. Mulai lima ribuan sampai belasan juta rupiah. Tetapi harga-harga ini masih sangat fleksibel. Dengan sedikit usaha, anda bisa membawa pulang benda yang anda inginkan dengan harga setengah dari yang ditawarkan. Aneka Koleksi atau Barang-barang langka yang asli tersedia dengan harga yang jauh lebih mahal. Ini juga merupakan cara mudah untuk membedakan mana barang yang asli dan imitasi dengan mudah. Menawar suatu keharusan di sini, yang juga merupakan keahlian untuk membedakan mana barang yang benar-benar antik dengan barang yang sengaja dibuat antik. Jika anda tidak ahli dalam menawar, maka ada baiknya mengajak teman yang pandai bersilat lidah untuk melakukan penawaran bagi anda

Satu hal yang perlu anda ketahui mengenai Jalan Surabaya adalah jalan ini terletak di antara pepohonan yang rindang nan teduh, dan yang tidak akan anda dapati di pasar loak lainnya yang seringkali bercampur dengan polusi serta panas dari asap kendaraan. Selain itu, walaupun bertajuk 'Pasar' yang identik dengan keramaian, nyatanya pasar loak yang satu ini tidak terlalu ramai. Hanya beberapa pengunjung yang hilir mudik kesana kemari. Oleh karena itu anda akan dapat berbelanja atau sekedar melihat-lihat dengan leluasa.

paketrupiah.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutLokasi Barang Antik di Jakarta