Macam-Macam Tarian Nusantara

Diposkan oleh Sate Ayam on Kamis, 20 Agustus 2009



1. Tari gantar
tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.
Pertunjukan tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya.tari ini tidak hanya dikenal oleh suku dayak tunjung namun juga dikenal oleh suku dayak benuaq. Pertunjukan kesenian tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari gantar rayatn, gantar busai dan gantar senak/gantar kusak.

2. Tari kancet papatai / tari perang

pertunjukan kesenian tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan dayak kenyah berperang melawan musuhnya. Gerakan tarian ini sangat lincah, gesit, penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari. Dalam tari kancet pepatay, penari mempergunakan pakaian tradisionil suku dayak kenyah dilengkapi dengan peralatan perang seperti mandau, perisai dan baju perang. Tari ini diiringi dengan lagu sak paku dan hanya menggunakan alat musik sampe.


3. Tari kancet ledo / tari gong

jika tari kancet pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria dayak kenyah, sebaliknya
kesenian tarian kancet ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin. Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku dayak kenyah dan pada kedua tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung enggang. Biasanya tari ini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga kancet ledo disebut juga tari gong.

4. Tari kancet lasan

kesenian tarian yang menggambarkan kehidupan sehari-hari burung enggang, burung yang dimuliakan oleh suku dayak kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari kancet lasan merupakan tarian tunggal wanita suku dayak kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti pertunjukan tarian kancet ledo, namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://iskandarnet.wordpress.com

{ 0 komentar... read them below or add one }