Showing posts with label rancang rumah. Show all posts
Showing posts with label rancang rumah. Show all posts

Design Architect & Peran Penting Arsitek

Posted by jenggot kambing on Wednesday, September 2, 2009

Memiliki rumah yang bagus dan sesuai selera serta gaya hidup, tentulah dambaan semua orang. Hal seperti itu belum tentu bisa diwujudkan apabila kita membeli rumah jadi. Sebab membeli rumah jadi berarti kita memakai Home Design dan konsep orang lain. Belum tentu desain tersebut sesuai dengan keinginan dan gaya yang kita miliki. Lalu bagaimana agar bisa memiliki rumah yang menjadi idaman kita? Caranya dengan mengonsep, mendesain, dan membangun sendiri sebuah rumah.

Untuk membangun rumah mulai dari konsep, desain, dan sebagainya , diperlukan perancang bangunan (Design Architect) yang bisa mentransfer ide dan keinginan kita ke dalam sebuah rancangan bangunan. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal (Home Design Architect) yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.

Seorang Design Architect bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.

Tugas arsitek bermula dari permintaan atau pesanan klien. Mereka kemudian mengonsep permintaan (3D Design Architect) dan keinginan klien itu ke dalam sebuah rancangan yang didasarkan pada standardisasi ilmu arsitektur. Pada proses ini arsitek akan memberikan saran kepada klien tentang bentuk bangunan yang sesuai dengan keinginan dan kondisi tekstur tanahnya.

Ketika hasil rancangan tersebut disetujui oleh klien, maka ada kontrak kerja dengan klien guna memvisualisasikan rancangan itu dengan 3D Design Architect hingga menjadi sebuah bangunan utuh. Pada kontrak tersebut tertera segala aturan main mengenai proses pembuatan bangunan.

Memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan Home Design Architect kita tentu tidak mudah. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan membuat konsep rumah atau bangunan Anda.

1. Kenali macam-macam gaya arsitektur untuk diwujudkan dalam rumah Anda. Anda bisa memilih Home Design gaya global, seperti gaya Eropa, Timur Tengah, atau gaya Jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya.

Setelah menentukan gaya apa, barulah Anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang Anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang Anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.

2. Setiap arsitek, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali berbagai karya arsitek yang hendak Anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang Anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah idaman Anda.

3. Arsitek yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya Anda ke dalam sebuah rancangan. Jika Anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara Anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pemikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan Anda.

rumahbalidwipayana.blogspot.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutDesign Architect & Peran Penting Arsitek

Disain Rumah Sejuk Tanpa Pendingin Ruangan

Posted by jenggot kambing on Wednesday, August 19, 2009

Panas merupakan faktor yang mau nggak mau memasukkan pemasangan AC dalam list Gambar Disain Rumah atau pembangunan rumah baru kita. Padahal dengan pemasangan AC, selain pengeluaran listrik menjadi besar, juga merupakan langkah yang tidak ramah lingkungan. Bagaimana caranya mengatasi kondisi yang panas dan meminimalkan penggunaan AC?

Berikut beberapa tips memaksimalkan Disain Rumah baru yang sejuk tanpa menggunakan AC:

Disain Rumah Tinggal anda dengan menggunakan bahan atap pada bangunan rumah yang dapat menghalau panas, material yang baik untuk menghalau panas adalah genteng. Penggunaan atap dengan material asbes, metal ataupun seng sebaiknya diganti dengan genteng.

Gambar Disain Rumah dan Atur jarak antara plafon dengan lantai. Jarak plafon ke lantai yang baik adalah 3 meter ~ 4 meter atau lebih tergantung dari luas ruangan. Dengan penggunaan jarak seperti ini disain rumah baru anda menjadi lebih menarik.

Ventilasi bangunan atau Disain Rumah haruslah lancar, penggunaan jendela yang berukuran besar dan mengikuti aliran udara sebaiknya diperhatikan. Jendela sebaiknya berasa di sisi utara dan selatan rumah agar dapat menjadi sirkulasi udara. Bila perlu gunakan ventilasi bantu (exhaust fan) untuk menghisap udara dari dalam rumah (Gambar Rumah).

Disain Rumah Tinggal tidak menghadap langsung matahari, atau tidak menghadap barat atau timur, tetapi sebaiknya menghadap Utara atau Selatan. Bilamana disain rumah anda anda menghadap barat atau timur, sebaiknya gunakan sun screen untuk menghalau sinar langsung matahari atau misal dengan menanam pohon di halaman rumah anda.

Gunakan taman untuk meminimalisir panas, contohnya contoh taman di sisi barat dan timur dapat menghalau sinar matahari langsung dan membuat hawa yang mauk ke rumah menjadi sejuk.

citraindahrumahku.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutDisain Rumah Sejuk Tanpa Pendingin Ruangan

Home Design 3d

Posted by Sate Ayam on Wednesday, August 5, 2009



Desain arsitektur rumah akan selalu berubah seiring dengan perkembangan budaya masyarakat yang dinamis. Perkembangan teknologi dan perekonomian telah mengubah konsep berpikir manusia.Saat memilih desain architect home 3d dan home design 3d sebaiknya tidak mengekor tren yang tengah digandrungi masyarakat, karena bisa jadi tren desain rumah yang anda pilih tidak selaras dengan karakter penghuni. Lagi pula, tren desain tidak bertahan lama dan akan terus berganti.Pilihlah desain rumah yang mampu menampilkan kecantikan dalam (inner beauty) dari bangunan, ruang yang dibuat sesuai kebutuhan, tata ruang mengalir, penataan interior sederhana dan fungsional. Rumah yang selaras dengan karakter penghuni, kondisi iklim tropis, sosial budaya, dan lingkungan sekitar.

architect
modern tropis merupakan pengembangan arsitektur tradisional dengan penambahan dan penyesuaian kehidupan masyarakat modern. Arsitektur modern tropis memiliki nilai estetika khas architect home, home architect atau architect home design tropis yang modern (ramah lingkungan tropis, sesuai kekinian), model bangunan memiliki keabadian baik dari segi desain dan seni, serta benar dari segi fungsi, kebutuhan, iklim, dan lingkungan sekitar.

Kemampuan bangunan mengakomodasi keadaan iklim tropis menambah kenyamanan penghuni rumah dan hemat energi. Architect rumah modern tropis hadir sebagai rumah yang nyaman dihuni, tampilan desain menarik, dan tanggap terhadap iklim tropis. Hidup di daerah tropis mensyaratkan home design dan home design architect yang ramah lingkungan tropis yang panas dan lembab, serta musim hujan dan musim panas bergantian sepanjang tahun. Architect home, home architect atau architect home design dirancang dengan mempertimbangkan dan memanfaatkan secara optimal sumber daya alami cahaya dan udara ke dalam rumah.

Setiap ruangan dalam home design dan home design architect diterangi cahaya alami sepanjang hari yang masuk melalui bukaan pintu jendela lebar dan lubang angin (ventilasi) di sekeliling bangunan, serta skylight di beberapa pojok atap plafon. Ruang terasa terang dan segar sepanjang hari (pagi-sore).

Sirkulasi dari 3d design architect dan 3d design silang udara segar yang masuk mengalir lancar dan atap plafon yang cukup tinggi ( 3,5-4 meter ) menciptakan ruang terasa segar, tidak sumpek atau lembab, dan meminimalkan pemakaian kipas angin atau ac

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

http://daukhan-arsitek.com
More aboutHome Design 3d

3 Skema Biaya Pembangunan Rumah

Posted by jenggot kambing on Friday, June 12, 2009

3 skema biaya bangun rumah Yaitu:
(1)langsung berhubungan dengan mandor/tukang,
(2) cost and fee
(3) kontrak penuh dengan kontraktor Consultant Interior). Mana yang sebaiknya Anda pilih?

Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Pada kesempatan ini saya akan membahas kelebihan dan kekurangannya satu per satu.

1. Faktor biaya yang harus Anda keluarkan. Dari segi nominal biaya yang harus Anda keluarkan: langsung berhubungan dengan tukang (alternatif 1) lebih murah daripada alternatif 2. Dan pilihan skema cost and fee, lebih murah daripada menyerahkan sepenuhnya semua pekerjaan pada kontraktor alternatif (Consultant Interior)3).

2 Faktor tenaga dan waktu yang harus Anda sediakan. Tenaga dan waktu yang harus sediakan berbanding terbalik dengan biaya yang harus Anda keluarkan. Artinya, kalau Anda ingin mengeluarkan sedikit biaya dengan memilih alternatif pertama Anda harus menyediakan waktu dan tenaga ekstra untuk mengawasi tukang, baik kualitas kerja maupun kecepatan kerja, serta konsultasi teknis bila tukang membutuhkan saran teknis (Interior Consultant). Anda juga harus cukup waktu untuk mencari supplier bahan bangunan, menentukan pilihan bahan dan pergi berbelanja/berhubungan dengan toko bangunan. Kalau Anda memilih alternatif 2 (cost and fee), waktu dan tenaga ekstra Anda setidaknya untuk memilih dan berbelanja material. Sementara pengawasan dan konsultasi teknis Anda serahkan pada kontraktor/arsitek pengawas (Interior Consultant). See Ideas Interior and deas Consultant.

3. Faktor Pengetahuan teknis bangunan (Consultant Design). Pengetahuan teknis bangunan juga berbanding terbalik dengan nominal biaya. Sebaiknya Anda mempunyai pengetahuan teknis minimal kalau Anda memilih alternatif 1. Misalnya Anda harus cukup tahu tentang tahap-tahap pembangunan struktur, pilihan atas jenis besi untuk beton sampai teknis pengecatan dan pemasangan ubin lantai. Lihat Interior Design dan Consultant Ideas.

4. Faktor Resiko. Masing-masing skema pembiayaan mempunyai resiko tersendiri. Misalnya, kalau Anda memilih pembiyaan dengan skema pertama, sementara Anda tidak mempunyai pengetahuan teknis bangunan (Consultant Design), tentu resiko kesalahan menjadi sangat besar. Sementara pilihan skema ke tiga, yakni sepenuhnya menyerahkan pada kontraktor, beresiko biaya tinggi. Yang penting diperhatikan adalah: Apapun pilihan Anda, Anda harus memperhitungkan resiko dan merencanakan segala sesuatunya bila resiko tersebut terjadi.

Sumber: annahape.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Consultant Interior | Consultant Design | Interior Consultant | Interior Design | Design Interior | Interior Ideas | Consultant Ideas | Design Ideas | Ideas Interior | Ideas Consultant dan Consultant Interior:Consultant Interior Design&Consultant Interior Ideas Bogor Jawa Barat di 88db.com
More about3 Skema Biaya Pembangunan Rumah

Desain Arsitek atau Desain Rumahan

Posted by jenggot kambing on Monday, May 18, 2009

Jika anda ingin membangun rumah, tentu anda ingin rumah yang sesuai dengan keinginan dan rancangan (Home Design) yang anda inginkan bukan…??

Masih membahas tentang rumah, pada tulisan sebelumnya saya pernah memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana membuat desain rumah (Home Design) anda dengan tool yang praktis dan mudah digunakan (3D Design). Anda dapat mendasain rumah/Design Home seperti apa saja, baik dengan bantuan jasa arsitek (3D Design Architect) ataupun anda bisa menggunakan desain rumahan. Kenapa saya menyebutnya desain rumahan…? Karena di desain sendiri, hasil dari produk rumahan maka saya menyebutnya desain rumahan. Begitu kira-kira…

Berikut ini saya berikan sedikit gambaran tentang beberapa poin keuntungan kerugian dari kedua hal tersebut:

1. Segi ekonomis:
Mendesain rumah sendiri tentu memiliki keuntungan ekonomis yang lebih besar dibandingkan anda menggunakan jasa arsitek (Design Architect). Anda tidak perlu merogoh kantong jika anda mendesain rumah sendiri bukan…? Besar kecilnya nilai ekonomis tersebut bergantung dari keinginan yang ingin anda capai. Desain rumah yang saya buat menggunakan desain saya dan keluarga, dan kebetulan saya tidak pernah menanyakan jasa arsitek dalam pembuatan rumah yang saya bangun. Jadi saya tidak tahu berapa besarnya kisaran tarif jika anda menggunakan jasa arsitek (Home Design Architect).

2. Segi praktis & efisien:
Mendesain dengan jasa arsitek tentu memiliki segi praktis dan lebih efisien yang lebih ketimbang anda mendesain sendiri. Jika anda tdak ingin repot, anda dapat menggunakan jasa arsitek (Design 3D Architect). Mengingat dalam hal membangun bangunan seperti ini adalah memang pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek, maka anda dapat sekali mempercayakan kepadanya. Anda tentu tinggal memberikan gambaran dan ekspektasi yang anda inginkan sesuai dengan lahan yang tersedia. Selebihnya biarkan arsitek yang mendesainkannya untuk anda. Lihat 3D Design Architect dan Home Architect.

3. Segi kreatifitas:
Jika anda memiliki kreatifitas yang cukup, ide-ide anda dapat anda tuangkan dalam desain yang anda rencanakan. Bagi yang anda yang membuat desain sendiri, kreatifitas tersebut dapat sepenuhnya anda tuangkan dalam desain yang anda kerjakan sendiri atau di kolaborasikan dengan ide-ide dari keluarga yang membantu pembangunan rumah tersebut. Jika anda menggunakan jasa arsitek/Architect, semua ide-ide anda juga dapat anda tuangkan bersama dipadukan dengan ide-ide dari sang arsitek.

Jika anda menggunakan jasa arsitek/Architect, yang paling utama anda tentu menginginkan desain bangunan utama. Tentu ini yang paling penting bukan…? Disamping itu anda juga dapat memintanya mendesain hal lain seperti berikut:

* Desain atap (Genteng)
* Desain posisi rumah keseluruhan termasuk taman dan jalan
* Desain rumah tampak depan, samping, atas dan belakang
* Desain kelistrikan termasuk penataan lampu dan saklar
* Desain saluran air kotor dan air bersih.

Tentu dengan semakin banyak desain/ yang anda minta kepada sang arsitek (Architect Home)akan semakin besar biaya pembuatannya juga.

Jadi setelah uraian mengenai desain rumah (Design Home) ini, mana yang akan anda pilih. Menggunakan jasa arsitek atau desain sendiri hasil produk rumahan…??

Sumber: blog.iqbalir.com

Temukan informasi lainnya hanya di Design Architect - Home Design - Home Design Architect - 3D Design Architect - 3D Design - Design Home - Architect Home - Home Architect - Architect Home Design - Architect Home 3D - Design 3D - Design 3D Architect - Architect dan Design Architect: Home Design Architect & 3D Design Architect Jakarta Barat hanya di 88db.com
More aboutDesain Arsitek atau Desain Rumahan

Menghitung Biaya Jasa Arsitek dan Kontraktor

Posted by jenggot kambing on Wednesday, May 13, 2009

Biasanya pertanyaan yang sering diajukan pertama kali atau setidaknya yang terpikir pertama kali adalah “Berapa sih biaya jasanya?”

Untuk arsitek sebenarnya biaya jasa itu besarnya relatif, tergantung dari pengalaman dari si arsitek itu sendiri. Kalo ingin murah saya sarankan memakai jasa arsitek yang baru lulus, karena biasanya harganya sangat negotiable supaya arsitek tersebut menambah jumlah portfolio nya agar nilainya pada akhirnya makin tinggi, tapi yah ada kekurangannya namanya juga baru lulus sering kali dalam mendesign bangunan / Gambar Design Rumah masih agak idealis, detail-detail bangunan agak kurang ataupun kurangnya pemilihan material alternatif. Yah, bisa dibilang "Harga mah gak bo'ong". Lihat Design Rumah dan Gambar Desain Rumah.

Biasanya jasa arsitek itu berkisar dari 2%-4% dari RAB yang dibuat (pengalaman pribadi, bukan acuan resmi). Biasa nya untuk patokan awal disepakati dengan Design Gambar dan Desain Rumah yang diinginkan oleh owner (Anda) maka akan diperoleh harga per m2 bangunannya, harga tersebutlah yang menjadi acuan untuk penentuan fee-nya si arsitek sebelum RAB final dibuat. Atau bisa juga arsitek menetapkan harga designnya berdasarkan per-m2, yang umum di Jakarta adalah 80rb/m2 s/d 185rb/m2, bila di atas harga ini berarti arsiteknya memang yang sudah terkenal dan biasanya memegang proyek2 yang nilainya milyaran (salah seorang rekan saya sudah mencapai 700rb/m2 J). lihat Gambar Design dan Gambar Design Rumah.

Untuk kontraktor, biasanya kalo sistemnya adalah cost and fee maka normalnya kontraktor mematok biaya jasa sebesar 10% s/d 15%, namun system ini sering kali merugikan owner, mengapa? Biasanya kalo kontraktor nya Anda tidak kenal baik atau memang “nakal”, maka owner akan merugi disebabkan oleh makin “bengkaknya” budget membangun rumah, biasanya disebabkan oleh proyek di ulur-ulur penyelesaiannya agar biaya upah tukang membengkak, dan harga barang menjadi naik, sehingga bila budget membengkak maka fee yang di terima juga akan membengkak. Klik Gambar Desain Rumah dan Gambar Rumah.

Alternatifnya adalah dengan system fixed cost and fee, yaitu sama seperti cost and fee tapi fee-nya tetap berdasarkan kesepakatan awal dan tidak mengalami perubahan, kecuali perubahannya dilakukan oleh owner, cara ini merupakan win-win solution bagi kedua belah pihak. Sistem yang lain adalah dengan cara borongan atau lumpsum, biasanya cara ini dipakai oleh owner yang tidak mau direpotkan sama sekali dengan pembukuan proyek, yang penting rumah yang diinginkan selesai tepat pada waktunya, tapi cara ini tidak saya sarankan untuk owner dengan budget pas-pasan.

Sumber: bikinrumah.blogspot.com

Temukan semua Gambar Design ~ Gambar Desain Rumah ~ Desain Gambar ~ Gambar Rumah ~ Design Rumah ~ Design Gambar ~ Desain Rumah ~ Gambar Desain ~ Gambar Design Rumah dan Gambar Design : Gambar Desain Rumah – Desain Gambar & Design Rumah Madiun semua ada di 88DB.Com
More aboutMenghitung Biaya Jasa Arsitek dan Kontraktor

Rancangan Rumah Nyaman

Posted by gelasbagus on Monday, April 27, 2009

Nyaman dan aman. Itulah dua aspek penting dalam membuat sebuah rancangan rumah. Kenyamanan konstruksi rumah mungkin tergantung dengan selera individu. Namun, tidak untuk masalah keamanan konstruksi bangunan. Karena, memiliki bangunan rumah aman adalah keinginan kita semua.

Sayangnya, obsesi bangun rumah menjadi tempat tinggal yang aman kadang tidak kita pikirkan dampaknya. Pasalnya, ketatnya keamanan rancangan konstruksi rumah bisa saja menjadi sebuah dilema besar bagi kita. Bukan rasa aman yang didapat, melainkan ‘maut’ siap menanti, seandainya terjadi peristiwa yang tidak kita inginkan.

Kasus kebakaran rumah (terutama berdesain ruko) yang marak terjadi akhir-akhir ini adalah contohnya. Beberapa korban tewas, salah satunya diakibatkan desain rancangan bangunan rumah yang terlalu ketat. Tidak ada sedikitpun celah untuk bisa melarikan diri. Jeruji besi yang sedianya dipasang untuk keamanan rancang bangun rumah, berubah menjadi sebuah ruangan bak neraka. Karena tak bisa keluar, korban pun akhirnya pingsan dan terbakar.

Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, bukan satu ring saja jeruji besi itu terpasang. Bisa sampai beberapa lapis. Dari mulai teras rancang rumah, pintu, jendela hingga balkon. Demikian juga di ruang bangun rumah terbuka lainnya. Karena, disadari atau tidak, kondisi ini dapat meminimalkan gerak penghuninya bila bencana seperti kebakaran terjadi.
Bagaimana mau menyelamatkan diri jika terjebak dalam ruangan?. Jangankan untuk loncat, mencari bantuan dengan berteriak pun bukanlah hal yang mudah. Jeruji besi yang terpasang tidak memberi sedikitpun ruang untuk bisa mempertahankan diri dari kobaran api.

Menurut Aditya ST dan Anditya ST
, dua kakak beradik yang berprofesi sebagai arsitektur ini, keamanan memang menjadi sebuah harga mati bagi masyarakat. Mengingat tingkat kriminalitas di kota-kota besar, seperti Medan yang makin merajalela. Sayangnya, konsep keamanan tersebut ternyata tidak mempertimbangkan dampak negatif seandainya bahaya datang dari dalam rancangan rumah.
"Terlampau banyak 'benteng pertahanan' di rancangan konstruksi rumah membuat penghuni akan sedikit kelimpungan bila hendak keluar dari rumah. Pengamanan yang berlapis. Contohnya jendela yang sudah dijeruji lalu dikerangkeng lagi, justru menyukarkan penghuni seandainya bencana berasal dari dalam bangunan rumah,” papar Aditya ST, saat ditemui Global kemarin.

Menurut kedua arsitek ini, biasanya yang banyak menggunakan konsep keamanan seperti ini adalah masyarakat yang tinggal di Rumah Toko(Ruko). Desain konstruksi bangunan ruko yang langsung mentok ke dinding tanpa ada selasar di belakang rancangan bangunan rumah dinilai tidak baik bila dipandang dari segi keamanan. Pasalnya, akses keluar konstruksi rumah hanya satu saja yakni dari depan rancang bangun rumah.

Aditya mengatakan pengadaan rancang rumah selasar di belakang rumah toko amat penting. Sebagai 'pintu' lain sebuah rumah. Idealnya lebar selasar 1,5 hingga 2 meter. Tapi karena rasa sayang mengurangi lahan untuk dijadikan lorong kecil, kebutuhan akan selasar dikesampingkan.

Seyogianya jika bencana terjadi misalnya kebakaran, selasar dapat digunakan sebagai jalan untuk melarikan diri, keluar dari rumah. “Tapi yang kita lihat, pengembang cenderung mau hemat. Kalau lahan digunakan sebagai selasar kan mengurangi luas rumah, harganya lebih murah ketimbang rumah yang tidak ada selasarnya,” tambah Anditya.

http://www.harian-global.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Bangun Rumah - Rancangan Rumah - Rancangan Konstruksi - Rancangan Bangunan - Konstruksi Bangunan Konstruksi Rumah - Bangunan Rumah - Rancang Bangun - Rancang Rumah dan
Jasa Mandor : Bangun & Rancangan Rumah - Konstruksi Bangunan Rumah & Rancang Bangun Rumah Jakarta di 88db.com
More aboutRancangan Rumah Nyaman

Tepat Memilih Kontraktor

Posted by malamjumat on Wednesday, April 22, 2009

Tulisan ini dibuat sebenarnya bukan dengan maksud mempromosikan penggunaan arsitek dan kontraktor tetapi lebih untuk kebaikan bagi rekan-rekan yang hendak membangun rumah idaman.

Yang pertama dalam pemilihan arsitek-kontraktor (A-K) adalah referensi dari keluarga atau rekan yang pernah memakai jasa A-K, karena setidaknya Anda dapat mempercayai referensi dari orang terdekat.

Kedua, Anda dapat meminta referensi proyek yang pernah dikerjakan, misal
bangun rumah, rancangan rumah, rancangan konstruksi, rancangan bangunan, konstruksi bangunan, contoh buat arsitek Anda dapat meminta contoh-contoh designnya, mulai dari denah, fa├žade, detail kusen, detai lantai, detail plafond, denah titik lampu (elektrikal), gambar 3D nya, dan lain-lain. Dari referensi proyek inilah Anda dapat melihat apakah arsitek yang sedang Anda interview ini cocok dengan keinginan Anda dalam mewujudkan rumah impian bagi keluarga Anda.
Untuk Kontraktor, Anda dapat memintanya menunjukkan proyek-proyek yang pernah dikerjakan (yang terbaru setidaknya) agar Anda apat meihat kualitas pekerjaannya, yang mencakup bangun rumah, rancangan rumah, rancangan konstruksi, rancangan bangunan, konstruksi bangunan seperti: temboknya apakah banyak yang retak? Kualitas pengecatannya bagaimana? Apakah temboknya rata atau bergelombang? Anda juga bisa melihat kerapihan tukang temboknya dengan melihat garis keramiknya apakah lurus atau tidak.

Yang ketiga adalah kecocokan karakter, mungkin Anda berpikir “Apa hubungannya?” Ini tidak boleh dilupakan, Mengapa? Agar rasa saling percaya dapat terbentuk, kalau dari pertama saja Anda “gak” yakin dengan karakter serta kejujurannya buat apa di teruskan? Toh kemungkinan keadaan “gak enak di belakang” dapat saja terjadi, dan hal inilah yang ingin kita hindarkan.

Dari 3 poin inilah Anda dapat menentukan mana A-K yang dapat Anda pilih dalam bangunan rumah, rancang bangun, rancang rumah.

Semoga bermanfaat!

http://bikinrumah.blogspot.com

Temukan informasi lainnya mengenai Bangun Rumah - Rancangan Rumah - Rancangan Konstruksi - Rancangan Bangunan - Konstruksi Bangunan - Konstruksi Rumah - Bangunan Rumah - Rancang Bangun - Rancang Rumah hanya di Jasa Mandor : Bangun & Rancangan Rumah - Konstruksi Bangunan Rumah & Rancang Bangun Rumah Jakarta pada 88db.com
More aboutTepat Memilih Kontraktor

Tips Membangun Rumah Melalui Developer

Posted by anggota member on Tuesday, March 31, 2009

Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika membangun rumah via Developer adalah sbb:

1. Ukuran septitank (tempat pembuangan *buang air*), kalau bisa langsung diperlebar dan diperdalam. Jadi bukan hanya bangunan rumah saja yang diperhatikan.

2. Kualitas tembok
* Kualitas Pasir
* Jumlah Semen
* Kelurusan Tembok (Kalau tidak menggunakan tali-tali dalam membangun rumah, kemungkinan tembok miring besar). Aspek ini penting dalam konstruksi bangunan atau konstruksi rumah.

3. Anti Rayap untuk Kayu-kayu di atap

4. Meni untuk kayu-kayu yang menempel di tembok (untuk jendela, pintu, dll)

5. Kualitas Pralon (terutama pralon yang dikubur, seperti saluran dari WC)
* Sekalian ganti yang mahal, karena bongkar pralon, berarti bongkar lantai

6. Urusan Lantai
* Jika kualitas porselin jelek, maka pemasangannya tidak akan sesuai dengan sudut2nya (mencong2). Rancangan rumah, rancangan bangunan nantinya tidak proporsional.
* Jika pemasangannya jelek, maka ada yang tidak sama tingginya dan mencong2
* Untuk teras, sebaiknya dibedakan tingginya dari ruangan dalam, minimal 1 cm
* Untuk teras dan WC, harus ada kemiringan, sehingga air tidak akan menggenang

7. Urusan cat
* Ini yang paling suse, ternyata dapet tukang cat yang bagus kerjanya susah
* Yang penting dasarnya (meng-aci-nya) bener, kalau dasarnya benar, relatif hasil cat bagus
* Tembok harus kering dulu, baru diaci. Kalau tidak kering, maka hasilnya belang2. Selain konstruksi bangunan yang diperhatikan tentunya keindahan rancangan rumah juga. Salah satunya adalah aspek ini.

8. Listrik
* Colokan listrik dan saklar lampu disetiap ruangan
* Kualitas colokan listrik dan saklart
* Kualitas kabel

Dekati mandor rancang bangun rumah yang langsung di lapangan, jangan mandor yang di kantor. Ya biasa UUD (ujung-ujungnya duit).

http://blog.360.yahoo.com

Temukan informasi lainnya mengenai Bangun Rumah - Rancangan Rumah - Rancangan Konstruksi - Rancangan Bangunan - Konstruksi Bangunan - Konstruksi Rumah - Bangunan Rumah - Rancang Bangun - Rancang Rumah hanya di Bangun & Rancangan Rumah: Konstruksi Bangunan Rumah-Rancang Bangun Rumah Jakarta Barat pada 88db.com
More aboutTips Membangun Rumah Melalui Developer