Showing posts with label manajemen perusahaan. Show all posts
Showing posts with label manajemen perusahaan. Show all posts

Tips Memilih Konsultan ISO 9001:2000

Posted by malamjumat on Monday, February 16, 2009

Banyak rekan yang bertanya bagaimana cara memilih konsultan, Berikut beberapa tips yang mungkin bermanfaat. Artikel ini sangat penting untuk Anda yang memutuskan menggunakan jasa konsultan untuk membangun sistem manajemen mutu.

Experience

Tips #1 : Perhatikan pengalaman konsultan
Ini langkah yang kami yakin sangat Anda pahami. Pengalaman. Pengalaman bukan berarti tua, dan muda bukan berarti tidak berpengalaman. Pengalaman yang kami maksud adalah “associated experience“. Dalam arti, pengalaman yang dimiliki RELEVAN dengan pekerjaan yang akan dilakukan. Seorang dokter spesialis konsulen tentulah seseorang dengan skill sangat tinggi dan jam terbang yang luar biasa, tetapi jika dokter tersebut bekerja di Starbucks sebagai katakanlah ekstrimnya barista selama 1 tahun, maka antara dokter tersebut dengan seorang mahasiswa yang juga bekerja 1 tahun sebagai barista di Starbucks.

Jadi, janganlah melihat usia, atau jumlah perusahaan, atau jumlah proyek. Tetapi, perhatikanlah industri apa yang bersangkutan pernah terlibat, proyek apa yang pernah dikerjakan, situasi bisnis apa yang pernah dia ‘rasakan’, kultur organisasi yang menjadi pengalaman proyeknya.

Jika Anda bekerja di percetakan, cobalah melihat pengalaman jasa konsultan dalam bidang tersebut, tidak harus di industri yang persis sama, tetapi minimal katakanlah bekerja di industri di mana proses produksi kita adalah ‘job order’, tentu akan lebih bagus jika konsultan yang kita pilih pernah terlibat di pemain terbaik di industri kita. Anda dapat menggunakannya untuk benchmarking.

Pengalaman konsultan BERBEDA dengan pengalaman perusahaan konsultan tempat perusahaan tersebut berada. Perusahaan konsultan XYZ bisa jadi memiliki 1000 klien, mengembangkan ISO 9001:2000 di ratusan perusahaan, TETAPI jika konsultan yang akan terlibat di organisasi Anda bukanlah konsultan yang memiliki pengalaman tersebut, Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari daftar panjang tersebut. Jadi misalnya konsultan hukum yang satu berbeda dengan kantor konsultan lainnya.

Kesimpulan #1, lihat kompetensi KONSULTAN yang akan dilibatkan, dalam hal ini cobalah melihat ‘associated experience’-nya.

Tips #2: Jangan hanya menilai biaya jasa konsultasi

You give peanut, you get monkey, in most cases…

Maksudnya tentu saja, apa yang Anda dapatkan sangat tergantung dari kemampuan bayar Anda. Anda bisa saja mendapat satu paket jasa konsultasi senilai 20 Juta Rupiah atau bisa juga 150 Juta Rupiah.

Dalam kondisi ‘persaingan normal’ pun hal seperti ini bisa terjadi. Biaya konsultasi yang tinggi tidak menjamin bahwa yang datang adalah konsultan ‘world-class’, sebaliknya biaya konsultasi yang terkesan ‘murahan’ juga tidak bisa membuat kita mencap bahwa konsultan yang datang bukanlah ‘world class’. Misalnya konsultan hukum pilihlah yang menyediakan jasa perizinan profesional

Biasanya, nilai yang relatif rendah diberikan oleh konsultan freelance, ataupun perusahaan konsultasi yang masih sangat kecil. Mereka bisa memberikan harga murah karena tidak adanya biaya operasional yang mereka tanggung. Berbeda dengan mereka yang memiliki kantor konsultan resmi dan besar. Untuk jasa perizinan saja sudah lumayan, tapi mereka berpengalamn di bidangnya.

Berbeda dengan perusahaan besar yang menanggung biaya tim pemasaran, biaya iklan, sewa kantor, bahkan mobil dinas manajemen, biaya liburan perusahaan, THR. Perusahaan kecil (dan freelance) hanya membayar diri mereka sendiri, dan kadang satu atau dua staff lainnya.

Dalam menilai beberapa konsultan (dan perusahaan konsultan), Anda harus benar-benar memahami Tips #1 dan #2.
Banyak perusahaan yang “terkecoh” dan memilih harga sebagai patokan.
Kemungkinan buruknya adalah implementasi sistem manajemen mutu Anda akan tertahan lama (pending), Nilai kontrak yang Anda tanda tangani saat itu juga merupakan harga ‘pada saat itu’ yang seharusnya lebih rendah di saat ini (Time Value of Money).

Kemungkinan terburuknya adalah implementasi sistem manajemen mutu Anda berjalan seadanya, dan di banyak kasus malah menjadi BEBAN organisasi Anda.
Aneh bukan? Anda membayar konsultan untuk implementasi sistem yang seharusnya membantu Anda dalam bekerja malah membuat sistem Anda menjadi ribet, birokratis, berujung kepada bertambahnya beban operasional, tingkat stres, bahkan hilangnya pelanggan. Misalnya konsultan hukum, dsb. Hati-hati, ini sering terjadi.

Kesimpulan, pilihlah konsultan dengan bijak dan jangan berpatokan pada harga saja.

http://qualitysystem.wordpress.com

Temukan informasi lainnya mengenai Jasa Perizinan, Jasa Konsultan, Jasa Hukum, Konsultan Hukum, Perusahaan Konsultan, Kantor Konsultan hanya di Jasa Perizinan & Konsultan Hukum : Perusahaan & Kantor Konsultan Jayakarta Jakarta Pusat pada 88db.com

More aboutTips Memilih Konsultan ISO 9001:2000

Mengatur Keuangan Dengan Financial Planner

Posted by malamjumat on Thursday, November 20, 2008

Financial planner atau perencana keuangan seakan kini tidak asing lagi bagi penduduk perkotaan terutama di ibukota negara ini. Profesi di bidang keuangan itu awalnya menimbulkan kerancuan karena seolah profesi perencana keuangan hanya terdapat di perusahaan asuransi jiwa atau kantor akuntan publik saja.

Belakangan, masyarakat makin faham dan profesi itu juga bisa berlaku di industri keuangan yang lain seperti di perusahaan sekuritas dengan investment management dan perbankan dengan divisi wealth management. Sehingga, sudah sepantasnyalah apabila profesi ini kemudian berkembang di seluruh sektor keuangan. Sebab, financial planning merupakan pendekatan untuk need base analysis, suatu pendekatan bagaimana memenuhi berbagai kebutuhan keuangan dalam hidup ini.

Manusia, selalu ingin memenuhi seluruh kebutuhan keuangan sejak dilahirkan hingga memasuki masa tua nanti. Tapi, tidak banyak orang yang bisa mengatur dan memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk itu, lahirlah para pemikir yang menyebut dirinya sebagai financial planner untuk memecahkan persoalan kebutuhan keuangan bagi suatu keluarga. Mulai dari kebutuhan bagi dana pendidikan anak-anaknya, investasinya, hari pensiunnya maupun warisan ketika ia harus meninggalkan dunia yang fana ini.Begitu juga dengan jasa audit keuangan. Bagaimanapun kita membutuhkan analisa laporan keuanngan.

Perencana keuangan menghadapi kendala ketika seorang financial planner di satu industri keuangan tertentu hanya memasarkan produk yang diluncurkan perusahaannya.

Perencana keuangan dari agen asuransi karena misinya adalah memasarkan produknya. Sedangkan bagi perusahaan sekuritas, maka si perencana keuangan hanya akan menasehatkan kepada nasabah jenis investasi saja. Demikian juga untuk perbankan. Akhirnya, perencana keuangan hanya mementingkan fokus usahanya.

Seimbang

Oleh karena nasabah datang dengan segala kebutuhannya, seorang perencana keuangan harus memulai kegiatannya dengan menanyakan kebutuhannya. Jenis kebutuhan apa saja yang diperlukan bagi perencanaan keuangan keluarganya atau bagi bisnisnya. Tentunya membutuhkan analisis laporan keuangan, salah satu kantornya yaitu analisis laporan keuangan Jakarta.

Seorang perencana keuangan tidak hanya menyarankan kepada produknya saja, melainkan juga strategi bagaimana menggabungkan kebutuhan asuransi dan investasi.

Dengan termlife, berarti nasabah tidak harus membayar seluruh uang pertanggungan sebesar Rp 5 juta, tapi cukup kira-kira 20%-nya saja atau Rp1 juta. Sedangkan sisanya yang sebesar 80% ditabung sendiri dengan cara konsisten dan disiplin sehingga akan menghasilkan nilai investasi yang jauh lebih besar ketimbang semuanya untuk membayar premi. Termlife, seperti halnya asuransi mobil, sehingga kalau tidak terjadi apapun maka uang akan hangus dan ini berlaku setiap tahun. Sehingga, kalaupun tidak terjadi klaim, maka angka 20% adalah relatif kecil dan nasabah tidak rugi.

Strategi itu disebut by term invest the rest. Tidak ada strategi lain yang bisa mengalahkannya. "Dengan cara menabungkan sisanya secara konsisten dan disiplin, nothing can't be done."

Bagaimanapun juga, perencana keuangan hanya sebatas membantu memecahkan persoalan perencanaan keuangan Anda, sebagian saja. Sebab yang lebih tahu kebutuhan keuangan secara keseluruhan adalah Anda sendiri. Namun, jika Anda menggunakan jasa perencana keuangan atau untuk masalah keuangan lainnya seperti kantor akuntan publik, sebaiknya Anda juga mencermati beberapa tips berikut ini:

- Perencana keuangan yang bisa dipercaya dan jujur. Adakah conflict of interest pada si financial planner itu?
- Anda juga harus peduli dengan investasi Anda sendiri dan memberikan pembelajaran. Ingatlah kata-kata nobody cares about our money, but ourselves. Jadi, pilihlah financial planner yang senantiasa mengajak Anda untuk selalu belajar berinvestasi.
- Anda harus mengenali risk profilling diri sendiri.

Anda harus bisa melakukan audit terhadap keuangan sendiri tanpa harus memanfaatkan jasa audit. Nah, saatnya bagi Anda untuk mengatur perencanaan keuangan, melalui diri sendiri atau meminta bantuan financial planner.

http://rajaraja.com

Temukan Kantor Akuntan Publik, Jasa Audit, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Laporan Keuangan Jakarta, Analisis Laporan Keuangan Jakarta, hanya di Kantor Akuntan Publik: Jasa Audit - Analisa & Analisis Laporan Keuangan Jakarta 88db.com

More aboutMengatur Keuangan Dengan Financial Planner