Showing posts with label jenis alat musik. Show all posts
Showing posts with label jenis alat musik. Show all posts

Tips Membeli Gitar

Posted by Sate Ayam on Wednesday, February 25, 2009



Gitar listrik merupakan Alat Musik yang pada saat ini banyak digemari oleh kalangan anak muda. Hal ini nampak dari banyaknya alunan musik yang di selingi pula dengan suara dari gitar listrik.
Saya mau ngasih tips untuk beli Alat Musik gitar biar ga salah dalam memilih gitar juga dengan perawatan gitar.

1) Kalo kalian baru dalam dunia gitar lebih baik minta bantuan teman atau kenalan anda dalam memilih gitar cek info lainya di Gudang Musik & Jual Alat Musik.
2) Cari tau tempat / Toko Alat Musik yang bagus. Tempat juga mempengaruhi loo..
3) Beli gitar pada Toko Alat Musik usahakan original. Ada buku panduan, segel/tanda originalnya.
4) Pilih gitar sesuai budget kalian. Tapi saya nyaranin jangan takut keluar uang. Salah - salah nanti anda tidak puas dengan gitar yang dibeli.coba anda cek harga gitar di Gudang Musik & Jual Alat Musik
Kalo kalian masi pemula sebaiknya beli gitar dengan kualitas menengah ke atas , jangan terlalu bawah. Kalo sudah pro kalian lebih baik beli gitar kualitas lebih baik.Banyak merk - merk yang bagus seperti Yamaha,Ibanez,Prudencio,Aria,dan sebagainya. Harganya sekitar 2 -5 jutaan sebaikanya anda klik disini Toko Musik, Jual Sound System.
5) Lihat kondisi fisik gitar. Ada cacat apa ga. Lihat apa putaran senar apa berfungsi baik atau tidak. Goyangkan gitar apakah ada suara -klutuk-klutuk' apa ga. Pastikan tidak ada goresan dan retak. Pastikan pula gitar itu baru.coba anda hubungi Toko Musik, Jual Sound System.
6) Setelah itu dengarkan suara yang dihasilkan. Apakah pecah atau tidak. Trus apakah sesuai dengan kekuatan saat dimainkan atau pada saat di dengarkan pada Sound System. Pilihlah juga gitar dengan jenis musik yang kalian sukai.
( Kualitas suara dapat terbantu dengan kondisi cube dan Sound System )
7) Coba mainkan . Apakah jarinya enak apa tidak. Usahakan agar jari nyaman dalam bermain gitar.

Sekian tips - tipsnya . Semoga bermanfaat deh buat kalian yang mau beli gitar.

Temukan informasi musik lainnya di Toko Alat Musik, Gudang Musik, Jual Alat Musik, Sound System, Toko Musik, Jual Sound System, Alat Musik dan Toko Alat Musik & Gudang Musik : Jual Alat Musik & Sound System Tasikmalaya Jawa Barat pada 88db.com
.


http://de-rantz.blogspot.com
More aboutTips Membeli Gitar

Tips Belajar Musik

Posted by Sate Ayam on Tuesday, February 24, 2009



Sangat salah jika terdapat anggapan bahwa musik hanyalah milik para musisi profesional atau akademisi. Hampir seluruh celah-celah kehidupan manusia telah diisi dengan musik sejak beribu tahun lalu(klik
Belajar Flute, Les Flute, Flute Lessons, Les Harmonica, Les Gitar & Gitar Lesson). Mulai dari upacara peribadatan hingga gemerlapnya hiburan malam. Kini, ketertarikan masyarakat terhadap musik kian besar. Tak hanya mendengar dan menikmati, minat untuk belajar musik saat ini sangat tinggi. Namun bagaimanakah sebaiknya, cara mempelajari musik? Ke lembaga pendidikan musik, private di rumah, atau otodidak? berikut ini Tips untuk anda.silakan klik Les Saxophone, Sexophone Lesson)

Otodidak vs Akademis ?

Di negeri ini sebagian besar musisi yang sukses dalam industri musik adalah seorang otodidak. Sementara musisi akademis sangat jarang terlihat. Betulkah persoalan otodidak vs akademis adalah persoalan hitam vs putih? Tentu tidak sesederhana itu. Tetapi persoalan itu akan dibahas lain kali. Tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka yang mengaku otodidak sebenarnya juga menggunakan ilmu-ilmu akademis meskipun tanpa disadarinya.kunjungi
Belajar Sexophone, Belajar Flute

Persoalan otodidak-akademis adalah persoalan duluan mana antara ayam-telur. Maka mari singkirkan dahulu perdebatan tentang “ayam-telur” tersebut kunjungi Belajar Sexophone, Belajar Flute. Yang lebih penting kali ini adalah bagaimana menjadi seorang otodidak yang sukses? (tentu saja kata sukses disini bukan berarti sukses secara materi tetapi sukses mendapat ilmu Belajar Harmonica, Belajar Gitar).

Lembaga Pendidikan atau Private dirumah?


Bagi yang belajar musik di lembaga pendidikan, tempat kursus, ataupun private di rumah, tentu bebannya jauh lebih sedikit. Karena materi telah dipersiapkan. Sehingga siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran yang diberikan. Tetapi perlu diwaspadai, karena tidak semua lembaga pendidikan musik memiliki SDM dan sistem yang kredibel. kesuksesan sebuah proses belajar mengajar tergantung dari tiga faktor: pendidik, anak didik, dan sistem pengajarannya.
Jadi belajar di manapun(silakan klik
Les Saxophone, Sexophone Lesson), asalkan ketiga faktornya mendukung, tentu hasilnya akan memuaskan. Persoalannya kemudian adalah, bagai mana cara mengetahui (terutama) seorang pendidik musik(Belajar Harmonica, Belajar Gitar) dan sistem pengajarannya cukup bagus? Seorang pemain yang bagus belum tentu dapat menjadi pendidik yang bagus. Sebelum memutuskan untuk belajar pada lembaga pendidikan tertentu atau seseorang yang dapat mengajar musik, lebih baik tanyakan dahulu tentang silabus pengajarannya.

Misalnya untuk siswa tingkat pemula (
Belajar Flute, Les Flute, Flute Lessons, Les Harmonica, Les Gitar & Gitar Lesson).:
1. Untuk tingkat pemula akan mendapat materi apa saja?
2. Teknik apa saja yang harus dikuasai seorang pemula?
3. Aplikasi dari teknik tersebut minimal diterapkan dalam lagu setingkat apa?

Temukan informasi mengenai
Les Saxophone, Sexophone Lesson, Belajar Harmonica, Belajar Gitar, Belajar Sexophone, Belajar Flute, Les Flute, Flute Lessons, Les Harmonica, Les Gitar, Gitar Lesson dan Les Saxophone: Belajar Harmonica & Gitar-Les Flute & Flute Lessons pada 88db.com

http://doniriwayanto.multiply.com/
More aboutTips Belajar Musik

Tips Cepat Belajar Alat Musik Otodidak

Posted by sabuk item on Saturday, February 21, 2009

Ada 2 tahap utama dalam mempelajari alat musik seperti belajar harmonica, belajar gitar, belajar sexophone atau belajar flute ini yaitu dengan pengenalan partitur nada dan pengenalan teknik memainkan. Kedua tahap ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal ataupun pelatihan les flute atau flute lessons (short course). Namun keunikan alat musik ini adalah dapat pula dipelajari secara otodidak dengan mem-by pass tahap I (Pengenalan Partitur). Melly Goeslaw (Band Potlot) dan Paul McCartney (The Beatles) merupakan sebagian kecil musisi-musisi besar yang mampu berkreasi tanpa mengenal partitur nada. Berikut ini tips cepat belajar alat musik (les saxophone, les harmonica, les gitar otodidak):

1. Mengenal Jenis Musik. Pada tahap awal
gitar lesson dan sexophone lesson ini, Anda hanya diharapkan dapat mengenal jenis musik terlebih dahulu. Baik itu jenis musik rock-balad, pop-balad maupun alternatif. Mengapa Balad dan alternatif, karena 2 jenis musik ini dominan menggunakan instrumen dalam penyajiannya. Sehingga diharapkan anda lebih terfokus mengenal nada-nada yang dihasilkan, karena berlatih belajar harmonica atau belajar gitar dengan menggunakan lagu akan lebih cepat dibandingkan anda menghafal chord demi chord. Lagu-lagu balad dalam belajar sexophone dan belajar flute yang sering digunakan oleh pemula dalam les flute atau les gitar seperti Love of a Livetime (Fire House), Children Cry (White Lion) ataupun Love Of My Life (Extreme). Karena selain lagunya bagus, akan terdengar expert walau sebenarnya sederhana dalam memainkan flute lessons.

2. Memiliki alat musik. Memiliki alat musik memang bukan merupakan hal yang wajib, namun sangat berpengaruh terhadap akselerasi Anda dalam menguasai
les saxophone atau les harmonica ini. Sebagai contoh gitar lesson, ada beberapa jenis gitar yang perlu anda kenal yaitu : gitar nylon, string dan electric. Untuk tahap belajar, Anda lebih baik memilih gitar dengan tipe nylon, karena selain ringan dipetik, jari-jari tidak terlalu terluka (berkapal) ketika jari anda membuat chord. Gitar nylon juga digunakan dasar untuk berlatih musik klasik, jadi bagi anda yang kemudian tertarik untuk menekuni gitar klasik, hal ini akan sangat menguntungkan

3. Mengenal Chord Dasar. Pada tahap
sexophone lesson ini, anda sudah mulai malakukan pengenalan awal teknik bermain alat musik dengan mempelajari kunci-kunci dasar yang mudah diterapkan seperti Am, Em, G, C atau F. Setelah lancar menghafal dan berpindah dari satu chord ke chord yang lain, tingkatkan pemahaman chord anda dengan chord-chord lain yang lebih sulit.


http://tipsanda.com/



Temukan informasi lain mengenai
Belajar Harmonica - Belajar Gitar - Belajar Sexophone - Belajar Flute - Les Flute - Flute Lessons - Les Saxophone - Les Harmonica - Les Gitar - Gitar Lesson - Sexophone Lesson hanya di Les Saxophone: Belajar Harmonica & Gitar-Les Flute & Flute Lessons 88db.com

More aboutTips Cepat Belajar Alat Musik Otodidak

TIPS Mengajak Anak Bermain Musik

Posted by Sate Ayam on Tuesday, February 17, 2009


Memang tidak mudah membuat anak menyukai musik atau paling tidak memiliki kualitas musikal yang baik klik Jual Alat Musik Bekas & Alat Musik Bekas.

Di bawah ini kami pilihkan beragam cara untuk mengajak anak mengenali musik berdasarkan bimbingan para pengajar Gita Niti Para Samya dan berbagai sumber pembelajaran musik anak(klik Jual Alat Musik Bekas & Alat Musik Bekas).Untuk anak usia 2 sampai 6 tahun :

1. Ikutilah kemauan mereka. Pahamilah bahwa mereka masih suka bermain, jangan sampai mereka jadi terbatasi.klik Jual Alat Musik Second & Jual Alat Musik Baru

2. Kenalkan musik kepada anak, bisa dengan memutarkan rekaman lagu atau mengajak mereka nonton pertunjukan musik.klik Jual Alat Musik Second & Jual Alat Musik Baru

3. Pancinglah dengan alat-alat musik. Perdengarkan bunyi-bunyian alat musik. Jika anak mulai mengerti, baru diarahkan. Jangan memaksa anak belajar alat musik tertentu.

4. Kalau anak lambat mengerti, gunakan pendekatan psikologis. Jika ada guru pembimbing, mintalah agar guru itu tidak hanya memberikan menjejalkan materi, tapi juga memahami psikis anak tersebut.klik Daliza Music Center & Jual Alat Musik Bekas

5. Orangtua sang anak sebaiknya menambah pengetahuan musik dengan membaca buku-buku atau modul-modul tentang musik. Jika orang tua memahami yang dipelajari anak, ia akan mendukung secara positif.klik Daliza Music Center & Jual Alat Musik Bekas

Kegiatan-kegiatan untuk pembelajaran anak usia 4 sampai 10 tahun :

1. Bermain dan berdansa dengan iringan musik. Misalnya dengan menggambar garis paranada di lantai dan anak menjadi not baloknya. Ia bergerak di garis tersebut dengan mengikuti nada lagu tertentu.klik Alat Musik Second & Alat Musik Baru

2. Hubungankan dengan pengetahuan lain. Mengenalkan operasi matematika lewat bunyi, misalnya : clap-clap ditambah cip-cip jadi clap-clap-cip-cip, atau mengenalkan ilmu alam sembari mendengarkan bunyi angin, ombak, hujan, dan unsur alam lain.klik Alat Musik Second & Alat Musik Baru

3. Ajarkan ritme musik kepada anak dengan kreatifitas. Misalnya, dengan menyanyikan syair sebuah lagu bergantian. Dengan cara ini, anak bisa mengapresiasi cara bernyanyi orang lain, dan mampu bekerja sama dengan orang lain untuk menghasilkan nyanyian yang indah.

4. Tambahkan apresiasi seni lainnya ke dalam pembelajaran musik(Music Center). Yang paling populer adalah mengenalkan anak dengan warna-warni lukisan dan belajar menangkap emosi dalam lukisan, sama halnya dengan menangkap emosi pada lagu.

Banyak lagi hal yang bisa dilakukan untuk membantu menumbuhkan musikalitas anak, yang harus anda ingat hanya, anak tetaplah anak, dukunglah mereka dan biarkan mereka menjadi dirinya sendiri kunjugilah Music Center !

Temukan informasi mengenai Jual Alat Musik Bekas, Alat Musik Bekas, Alat Musik Second, Alat Musik Baru, Music Center, Daliza Music Center, Jual Alat Musik Bekas, Jual Alat Musik Second, Jual Alat Musik Baru dan Jual Alat Musik Bekas : Alat Musik Second & Baru - Music Center Daliza Ciputat - Tangerang pada 88db.com

http://www.rajaraja.com/

More aboutTIPS Mengajak Anak Bermain Musik

Tips Memilih Efek Gitar / Bass Bekas

Posted by sabuk item on Thursday, February 12, 2009

Memilih Efek Gitar/Bass Bekas Beberapa minggu lalu dollar mencari titik klimax-nya (pada bulan Desember) melambung pada kisaran Rp. 12.700,-/usd.

Dampaknya beberapa barang/bahan yang di-import dari luar negeri mengalami peningkatan harga jual alat musik baru yang signifikan, apalagi beberapa issue kalau di-”border” barang dari luar negeri susah masuk ke Indonesia. Hasilnya, semua ini menimbulkan 2 kondisi : beberapa barang “hot item” susah ditemukan dan jika ada-pun harganya tinggi sekali “teu kira-kira” kata orang Majalaya -mah.

music center yang menjual alat musik second atau menjual alat musik bekas menjadi target buruan, mulai dari alat musik bekas gitar, keyboard, drum, aksesoris alat musik second dan lain-lain yang tidak kalah dengan alat musik baru seperti Daliza Music Center. Yang akan kita bicarakan sekarang ini adalah Efek untuk bass atau gitar.

Pertama kali yang harus diperhatikan dalam memilih efek gitar adalah ;
1. Kondisi body dari cat/warna dan keutuhan alat musik bekas terutama dibagian efek.
Yang namanya alat musik second, jarang kita temukan barang bekas dengan kondisi seperti alat musik baru. Pernah dapat mulus banget! tapi itu jarang!

2. Untuk efek multi harus diperhatikan adalah keaslian adaptornya (untuk yang memakai adaptor bawaannya) harus jual alat musik bekas aseli donk.. dan jika sudah tidak aselipun perhatikan kebutuhan voltase dan Ampere-nya harus cocok.

3. kondisi layar/display. Coba matikan dan nyalakan kembali di tempat jual alat musik second tersebut, jika ada lcd yang sudah rusak akan keliatan ketika sengan dibooting/nyalakan. Jika layarnya menggunakan LED (seperti AX Korg 1500) nyalakan dan matikan di ruangan yang kurang cahaya, akan terlihat jelas jika layarnya sudah kurang baik walaupun tidak seperti yang dijual penjual alat musik baru.

4. test! selama 1 jam di music center tersebut. Ya kalau beli kan boleh dicobain dulu. Selain untuk mengenai feature-featurenya apakah masih dalam keadaan bik, juga sangat bermanfaat untuk mengetahui keadaan pada posisi “ON” pada jangka waktu tertentu. test ini untuk mengetahui daya tahannya, apakah masih kuat jika diajak nge-”jam”

5. Terakhir, coba semua featurenya. Ada tombol putar ! ya putar2 kanan kiri dan lihat display juga suaranya berubah engga ? ada tombol tekan, ya tekan-tekan, layarnya rubah engga ? suaranya ikut rubah engga ? periksa baud2nya sudah rusak atau masih bagus, ada bekas dibuka atau mulus.

6. Ajak ngobrol terus yang jualnya, siapa tahu harganya bisa turun lagi.. seperti di daliza music center hehehehe

http://gnamusic.wordpress.com/

Temukan informasi lain mengenai Jual Alat Musik Bekas, Alat Musik Bekas, Alat Musik Second, Alat Musik Baru, Music Center, Daliza Music Center, Jual Alat Musik Bekas, Jual Alat Musik Second, Jual Alat Musik Baru hanya di Jual Alat Musik Bekas : Alat Musik Second & Baru - Music Center Daliza Ciputat - Tangerang 88db.com

More aboutTips Memilih Efek Gitar / Bass Bekas

tips rekaman dan mixing

Posted by Sate Ayam on Friday, February 6, 2009

peralatan audio bukan hanya para SE dan Studio Musik / Studio Rekaman aja yang beli. Melainkan mulai dari anak SMA dan Musisi yang mencoba rekaman sendiri di rumah. Banyak dari para pendatang baru di bidang audio ini yang punya kesulitan untuk mendapatkan hasil mixing yang pro. Hasil mixing kedengeran nya sudah oke, tapi koq ada yang kurang ya???

1. Monitoring Level.
Mungkin karena gakut telinga lelah atau gak mau ganggu teman yang lagi tidur di studio, beberapa orang mixing dengan volume yang pelan. Ini tidak baik. Kalau kamu mixing dengan volume yang terlalu pelan, maka kemungkinan besar hasil mixing kamu akan kebanyakan bass. Ada hubungan nya dengan teori kurva fletcher / munson yang singkatnya mengagakan bahwa telinga manusia pada saat volume rendah gak seberapa sensitif pada low & high frequency(klik Studio Musik / Studio Rekaman).

2. Hasil akhir yang mendem.
Ini juga masalah rutin yang banyak terjadi hehehe. Kalau kamu perhatikan ada beberapa CD pro yang bright, high frequency dan tidak mendem. Sedangkan kalau kamu coba EQ pasti akan sakit ke telinga, dan gak mendapatkan sound spt itu. Lalu itu sound apa?? Jawabnya adalah HARMONIC.(klik Studio Music / Studio Recording)

3. Experiment dengan Reverb.
Pertama kali, reverb harus ditaruh di fx channel atau aux channel. Jangan di insert karena akan menghabiskan CPU kamu. Carilah reverb yang baik bunyi nya. Jangan sembarang ambil reverb lalu pakai preset. Penggunaan reverb yang salah akan menyebabkan hasil mixing terdengar amatir, dan gak dapat diperbaiki saat mastering. Misal nya vocal yang seperti di dalam sumur, atau snare reverb yang jadul dsb klik
Studio Band, Studio Music Band.

4. Gunakan EQ seperlu nya.
Selalu usahakan untuk mendapatkan hasil yang di inginkan pada saat tracking. Ingatlah pepatah "Rubbish in Rubbish out". Secara pribadi aku selalu mencoba mixing tanpa menggunakan EQ sama sekali. Tapi akungnya di sini sering dapat job hasil tracking orang lain. Semakin parah material nya, terpaksa deh menggunakan banyak EQ(klik Studio Band, Studio Music Band)

5. Gunakan Compressor seperlu nya.
Kalau misal nya bisa kelihatan di graphic nya misalnya waktu intro pelan, lalu waktu ref jadi kencang, gunakan aja automation untuk menyamakan nya. Sound nya lebih natural lho. Dan untuk yang baru coba2 pake compressor, kalau settingan ngga benar malah buat sound nya jadi ngga enak. Ngga percaya? Coba experiment dengan sound yg agak fluktuatif. Misal nya acoustic guitar yang petikan, taruh compressor hingga didapat Gain Reduction sekitar 6 dB. Lalu setting attack 5 ms, release 10 ms. Gimana hasil nya? Kemungkinan besar sound nya akan terdengar pecah sebaiknya klik
Studio Music Recording.

6. Pakailah Speaker Flat
Speaker flat itu netral artinya tidak ada frequency yg di boost, juga dia lebih detil dalam me reproduksi suara. Misalnya yang ngga akan kedengeran di speaker rumah spt background noise, akan terdengar di speaker flat. Juga speaker rumah sangat sulit untuk fine tuning parameter. Reverb panjang dan pendek ngga jelas beda nya. Lalu suara bass dan oboe jadi mirip hehehe. Begitu juga susah waktu meng EQ instrument.silakan klik Studio Music Recording.

Temukan informasi mengenai Studio Musik, Studio Rekaman, Studio Music, Studio Recording, Studio Band, Studio Music Band, Studio Music Recording dan Studio Musik & Rekaman : Studio Music & Recording - Studio Band Jakarta pada 88db.com

More abouttips rekaman dan mixing

TIPS MEMILIH dan MEMBELI GITAR

Posted by Sate Ayam on Saturday, January 10, 2009


(1) BERAPA DANA YANG TERSEDIA?
Ada cerita, seorang murid gitar ingin membeli alat musik gitar agak bagusan, namun orang tuanya keberatan. "Ah, cuma gitar gitu aja ngapain mesti mahal-mahal." Jadinya si anak dapat gitar yang harganya ratusan ribu rupiah (padahal mereka sangat mampu membelikan yang lebih bagus). Ironisnya, si anak baru saja dibelikan ponsel seri terbaru. Harganya? Jutaan rupiah. Situasi seperti ini bisa terjadi di sekolah musik mana saja.
Kualitas gitar menjadi penting karena ia akan menjadi penentu kemampuan Anda, baik dari segi teknik ataupun musikalitas. Tentu saja, kita memang mesti sesuaikan dengan kebutuhan maupun kemampuan keuangan kita. Bila kita betul-betul pemula, tentu akan terasa berlebihan bila langsung membeli gitar yang harganya puluhan juta rupiah. Di sisi lain, jangan pula terlalu pelit. Anda tentu tak ingin merusak kepekaan jari, pendengaran, serta musikalitas Anda gara-gara memakai gitar murahan.

(2) BAGAIMANA KONDISI FISIKNYA?
Periksa seluruh bagian dan pastikan tidak ada bagian yang kendor atau lepas. Guncang-guncangkan untuk mengetahuinya. Bila tidak ada suara apa-apa, berarti aman. Periksa putaran senar di kepala gitar, berfungsi atau tidak. Lihat juga kondisi permukaan soundboard atau sisi depan dan belakang gitar, apakah ada yang retak atau tergores.
Berikutnya, periksa leher (neck) gitar. Pastikan kondisinya lurus, tidak melengkung. Caranya, angkat pantat alat musik gitar hingga ke depan wajah Anda. Usahakan sisi depan gitar sejajar dengan mata Anda. Dari situ, luruskan pandangan Anda ke arah kepala gitar. Bila leher terlihat melengkung, cari gitar yang lain.

(3) SEPERTI APA KUALITAS SUARANYA?
Beres dengan leher, setem-lah gitar. Anda bisa minta bantuan staf toko untuk menyetemnya.dan sambungakn gitar anda pada sound sistem Mainkan semua not pada tiap fret (bilah-bilah logam tipis di permukaan leher gitar), dan di semua semua senar. Pastikan semua menghasilkan nada yang tepat, tidak sumbang, atau samar-samar mengandung nada-nada lain perhatikan bunyi gitar pada sound sistem. Semua not ini idealnya menghasilkan volume yang sama saat dipetik dengan kekuatan yang sama. Jangan sampai ada not-not yang lemah volumenya, sementara not di fret sebelahnya lebih kencang. Untuk pemeriksaan yang satu ini idealnya memang dilakukan teman yang mengerti gitar, atau setidaknya mengerti musik, terutama bila Anda benar-benar buta musik.

(4) NYAMANKAH JARI-JARI SAYA?
Kondisi gitar bagus, suaranya pun balance semua, nadanya tak ada yang sumbang, lalu apa lagi? Coba mainkan. Jika belum bisa, coba tekan sebuah fret dan bunyikan notnya. Lakukan pada fret-fret lainnya. Apakah Anda harus menekan dengan sangat keras agar bisa menghasilkan nada yang bersih? Ataukah cukup menekan ringan saja?klik jasa pencahayaan
Memerlukan tenaga jari lebih besar untuk menekannya ketimbang yang normal-tension. Tentang senar, sudah pernah dibahas khusus pada edisi terdahulu. Bila Anda berniat mengganti senarnya, jangan pernah ganti senar nilon dengan senar logam. Sebab, tegangan dari senar logam jauh lebih besar daripada senar nilon. Gitar akustik nilon tidak didesain untuk menahan tegangan sebesar itu.

(5) SUKAKAH SAYA PADANYA?
Bagaimana bila kita tak bisa juga menemukan sang gitar ideal? Cobalah meminta staf toko mengeluarkan stok-stok setipe dari gudangnya. Sering terjadi, meski dari tipe dan harga yang sama, dua gitar bisa memiliki kualitas yang jauh berbeda. Kita tak akan pernah tahu bila tak membandingkannya. Bila semua stok sudah dicoba dan masih belum ada yang bagus? Pilihan pertama, cari tipe yang sekelas lebih tinggi dari itu. Tentunya bila dananya ada. Bila tidak, terpaksa Anda cari ke toko lain untuk mencari lagi. klik jasa pencahayaan.Apa pun kelas gitar yang Anda cari, persyaratan-persyaratan di atas berlaku. Tentu saja, semakin mahal tipe gitar, semakin bertambah persyaratannya. Pada gitar-gitar kelas atas, penilaian terumit dan paling subyektif adalah perihal karakter suara seperti halnya pada manusia. Sebagai contoh, ada sejumlah karakter yang kerap digunakan: cerah-ceria, anggun-berwibawa, berat-kering, lembut-ringan, dan masih banyak lagi. Penjabarannya sulit dilukiskan dengan kata-kata. Hanya dengan mendengar langsung suara gitar bersangkutan kita bisa memahaminya. Mana yang bagus? Semuanya terpulang pada minat dan selera kita. Selamat mencari "jodoh"!

Temukan informasi mengenai Sound Sistem, Alat Musik, Jasa Pencahayaan dan Sound Sistem / Alat Musik : Jasa Sewa Sound Sistem | Alat Musik & Pencahayaan pada 88db.com

http://jubingfantasy.multiply.com/journal/item/4
More aboutTIPS MEMILIH dan MEMBELI GITAR

Tips perlu Anda perhatikan dalam memilih sound system

Posted by Sate Ayam on Thursday, December 18, 2008

1. Pilihlah besar daya yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk penggunaan pribadi seperti latihan dll, cukuplah memilih amplifier dengan daya 15-20 watts. Pada kebanyakan amplifier berdaya kecil seperti ini telah tersedia fasilitas jack Head Phone, Alat Musik (misal: Amplifier Guitar Laser 20) yang sangat berguna terutama bagi kawula muda yang punya kebiasaan bermain alat musik hingga tengah malam. Dengan memanfaatkan saluran untuk Head Phone ini, maka dijamin seisi rumah yang lain ataupun tetangga tidak akan terganggu "atraksi" kita.

Untuk penggunaan acara pesta, Anda akan memerlukan daya yang lebih tinggi lagi yaitu sedikitnya 125 watts atau lebih, karena amplifier ini akan dapat sekaligus kita gunakan sebagai monitor dari instrument musik yang sedang kita mainkan. Acara pesta pernikahan/wedding party, ulang tahun, atau acara gathering memang membutuhkan sound sistem yang lebih besar.

2. Pilihlah amplifier yang berkualitas baik yang sesuai dengan pencahayaan. Bila kita membutuhkan amplifier untuk keyboard, maka sangat disarankan untuk memilih amplifier yang tidak merubah warna suara asli yang dihasilkan oleh keyboard tsb (flat). Ada banyak amplifier yang menghasilkan suara yang berbeda dari suara aslinya, bila hal ini terjadi maka akan terjadi suara-suara yang lain yang akan mengurangi karakter asli dari bunyi yang sebenarnya dihasilkan keyboard dikarenakan terjadinya penambahan atau pengurangan terhadap frekuensi tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada frekuensi yang sangat rendah (low bass) atau frekuensi yang sangat tinggi (high treble). Jadi kita harus jeli memilih sound system yang sesuai atau sesuai dengan pencahayaan.

3. Model dan penampilan amplifier dapat menjadi pertimbangan terakhir. Model yang diinginkan akan bergantung pada selera masing-masing. Model sound sistem yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus juga menurut orang yang lainnya demikian dalam sewa alat musik tidak sembarangan.

Pada kebanyakan musisi profesional model akan menjadi pilihan yang terakhir atau tidak terlalu dipentingkan. Mereka akan lebih mementingkan kualitas dan fasilitas dari amplifier sewa alat musik berkaulitas.

4. Ada baiknya anda bertanya kepada jasa sewa sound system/sewa sound sistem, karena mereka merupakan orang yang berpengalaman, sehingga anda tidak akan kecewa. Jadi kita bukan hanya mencari sewa sound sistem murah, tetapi kualitas harus tetap menjadi pilihan.

Temukan Informasi mengenai Sound Sistem, Alat Musik, Sewa Sound Sistem, Sewa Alat Musik, Pencahayaan dan Sound Sistem / Alat Musik : Jasa Sewa Sound Sistem | Alat Musik & Pencahayaan pada 88db.com

Semoga bermanfaat.

sumber : internetTips perlu Anda perhatikan dalam memilih sound system
More aboutTips perlu Anda perhatikan dalam memilih sound system

Tips Memilih Efek Gitar / Bass Bekas

Posted by malamjumat

Membeli perlengkapan alat musik yang bekas bukan masalah, semuanya tergantung kepada Anda. Pertama kali yang harus diperhatikan dalam memilih efek gitar adalah:

1. Kondisi body dari cat/warna dan keutuhan bagian efek.
Yang namanya barang bekas termasuk alat musik, jarang kita temui barang bekas dengan kondisi baru. Pernah dapat mulus tapi itu sangat jarang.

2. Untuk efek multi harus diperhatikan adalah keaslian adaptornya (untuk yang memakai adaptor bawaannya) harus asli dan jika sudah tidak aslipun perhatikan kebutuhan voltase dan Ampere-nya harus cocok. Kita tentunya berharap setelah menggunakan sound sistem suaranya yang dihasilkan lebih dahsyat.

3. Kondisi layar/display. Coba matikan dan nyalakan kembali, jika ada lcd yang sudah rusak akan keliatan ketika sengan dibooting/nyalakan. Jika layarnya menggunakan LED (seperti AX Korg 1500) nyalakan dan matikan di ruangan yang kurang pencahayaan, akan terlihat jelas jika layarnya sudah kurang baik. Dengan pencahayaan yang bagus akan terlihat fisik/body yang bagus atau tidak.

4. Test selama 1 jam. Selain untuk mengenal feature-featurenya apakah masih dalam keadaan baik, juga sangat bermanfaat untuk mengetahui keadaan pada posisi “on” pada jangka waktu tertentu. Test ini untuk mengetahui daya tahannya, apakah masih kuat jika diajak "nge-jam” apalagi setelah kita menggunakan sound sistem. Bagaimana haasilnya?

5. Terakhir, coba semua featurenya. Ada tombol putar! Putar-putar kanan kiri dan lihat display juga suaranya berubah atau tidak ? Ada tombol tekan, ya tekan-tekan, layarnya berubah atau tidak? Suaranya ikut berubah atau tidak? Periksa baut-bautnya sudah rusak atau masih bagus, ada bekas dibuka atau mulus.

6. Ajak ngobrol terus penjualnya, siapa tahu harganya bisa turun lagi.

Mudah-mudahan bermanfaat & Anda bisa membawakan musik dengan sound sistem yang bagus juga tentunya. Selamat mencoba

http://gnamusic.wordpress.com

Temukan Sound Sistem, Alat Musik, Jasa Sewa Sound Sistem, Pencahayaan hanya di Sound Sistem / Alat Musik : Jasa Sewa Sound Sistem | Alat Musik & Pencahayaan 88db.com

More aboutTips Memilih Efek Gitar / Bass Bekas