Showing posts with label pembuatan kayu. Show all posts
Showing posts with label pembuatan kayu. Show all posts

Trik Memilih Kayu Furnitur

Posted by jenggot kambing on Tuesday, April 14, 2009

Anda pasti kesal ketika memilih lemari kayu (Wood Furniture) kemudian pintunya sulit dibuka, padahal belum genap sebulan anda membelinya. Nah, itu tadi hanya satu keluhan yang lazim kita jumpai, selain itu masih sering kita jumpai lapisan cat mengelupas, retak-retak, bengkok, melengkung, patah, berjamur, dan sebagainya. Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi lagi pada anda bukan?

Sebenarnya penyebab dari semua keluhan adalah kualitas bahan mentah (Wood Furniture) sebelum dibentuk menjadi bermacam-macam barang. Momok tersebut seringkali karena proses pengeringan yang tidak sempurna. Karena banyaknya permintaan, akhirnya pengrajin hanya menggunakan bahan kayu (Wooden Furniture ) yang baru diangin-anginkan 1-3 bulan saja. Padahal untuk pengeringan alami yang baik, para pengrajin jaman dulu mengeringkan kayu dalam hitungan tahun.

Dengan kadar air yang masih tinggi, tentu saja kemungkinan untuk retak, pecah, dan melengkung menjadi besar bukan? Selain itu sering juga kualitas bahan ditentukan dari umur tebang. Semakin muda umurnya, tentu saja semakin banyak serat muda (gubal) yang terkandung dalam bahan. Bagian gubal seringkali menjadi serangan empuk bagi serangga bubuk dan rayap. Anda dapat mengenali gubal dengan mengamati warna serat putih pada furnitur. Apabila semakin banyak warna putih mendominasi dibandingkan warna coklat, maka umur furniturpun (Wooden Furniture )tidak akan panjang dan tidak jarang anda mendapati beberapa bagian melengkung atau retak

Ada beberapa tips sebelum anda membeli furnitur (All Wooden Furniture) dari kayu. Langkah pertama adalah mengamati harganya (Furniture Jepara). Semakin miring harga padahal kayu yang ditawarkan adalah jati, anda harus curiga karena kayu yang digunakan kemungkinan besar tidak mengalami proses pengeringan dengan oven. Apabila anda menghendaki kualitas (Wood Furniture Wholesale), carilah harga furnitur dengan harga yang wajar dengan membandingkan antar toko (Wood Furniture Store).

Langkah kedua adalah dengan mengamati prosentase gubal pada furnitur. Sebaiknya pilihlah kayu tanpa gubal atau apabila dompet anda tidak tebal, pilihlah dengan rasio 60 kayu tua : 40 gubal. Anda dapat melakukannya dengan memperhatikan beberapa bagian kayu secara sepintas. Apabila telah terlatih, anda dapat dengan segera menakar kualitas furnitur yang ditawarkan (All Wooden Furniture).

Langkah ketiga dilakukan apabila anda masih tetap memilih bahan jati sebagai bahan furnitur favorit. Sebaiknya anda memilih serat kayu yang lurus. Hindari mata kayu yang terlalu banyak karena meskipun si penjual berkilah bahwa furnitur (Furniture Wholesale) jadi lebih ?nyeni?, namun apabila kering mata kayu dapat meninggalkan lubang yang cukup mengganggu.

Apabila furnitur ditawarkan dalam harga miring, hindari memilih sambungan papan pada bidang yang lebar. Biasanya apabila musim berubah, sambungan akan meninggalkan garis menganga yang cukup lebar. Hal ini masih diperburuk lagi dengan bekas dempul yang pecah. Masih lebih baik apabila anda memilih furnitur ?tanpa sambungan? atau dengan kata lain si pengrajin memang sengaja hanya menyejajarkan bidang papan dengan memberi jarak seperlunya untuk menghindari efek kembang susut kayu.

Yang lebih penting lagi adalah usahakan untuk membeli furnitur di toko (Furniture Store) kepercayaan anda. Apabila reputasi toko (Furniture Store) ini baik, tentu saja si pemilik (Wood Furniture Store) tidak akan meresikokan dirinya terkena komplain dari pelanggannya bukan? Nah, mudah-mudahan setelah membaca artikel ini anda tidak salah lagi memilih furnitur kayu.

Sumber: ruang9.com

Temukan beragam All Wood Furniture - Wood Furniture Store - Wooden Furniture Wholesale - Furniture Jepara - Wood Furniture - Wooden Furniture - Furniture Store - All Wooden Furniture - Wood Furniture Wholesale - Wood Furniture Wholesale - All Furniture - Furniture Wholesale hanya di All Wood Furniture : Wood Furniture Store & Wooden Furniture Wholesale Jepara 88db.com
More aboutTrik Memilih Kayu Furnitur

Cara Merawat Furniture Kayu

Posted by jenggot kambing on Thursday, April 2, 2009

Merawat furniture kayu

Tidak ada yang bisa menandingi kualitas furniture kayu (
Wood Furniture) untuk membangun suasana hangat dan klasik ke ruangan anda. Furniture kayu (Wood Furniture) bisa awet generasi ke generasi dan menjadi 'harta karun' yang diwariskan turun temurun. Artikel ini menyajikan informasi yang bisa membantu mempertahankan nilai furniture kayu (Wooden Furniture) anda seperti Furniture Jepara.

Sebenarnya yang terpenting dalam merawat
Wooden Furniture adalah selalu membaca instruksi yang menyertai barang itu. Bila anda menemui informasi lain yang kontradiktif, abaikan itu dan tetap ikuti petunjuk dari pembuat furniture (Wood Furniture Store).

Hal lain yang penting adalah, selalu mengujicoba produk baru di tempat/spot yang tak terlihat, sebelum digunakan di tempat-tempat yang terekspos.

Pentingnya membersihkan furniture kayu

Kebanyakan orang langsung mem-polish permukaan
Furniture yang sudah di polish tanpa membersihan lebih dulu. Hanya sedikit yang menyadari pentingnya membersihkan permukaan kayu sebelum di polish untuk mendapatkan hasil maksimal.

Seperti barang lain,
Furniture menjadi tempat nyaman bertumpuknya kotoran dan debu. Kotoran ini harus dibuang sebelum di polish. Jika tidak dibersihkan secara teratur setiap akan dipolish, kotoran ini akan bertumpuk dan bercampur dengan cairah polish sehingga semakin sulit dibersihkan dan merusak tampilan akhir Furniture .

Perawatan furniture kayu:
1. Bersihkan debu setiap minggu dengan kain lembut yang di basahi. Ini untukmencegah munculnya goresan.
2. Bersihkan dan polish setiap bulan.
3. Selalu gunakan pelindung dari minuman panas atau dingin.
4. Hindari dari sengatan panas matahari yang merusak warna dan finish.
5. Jangan menggeser apapun diatas
Furniture kayu agar tidak tergores.
6. Cegah tanaman menyentuh permukaan
Furniture karena kelembabapan berbahaya untuk perkakas anda.
7. Gunakan alas agar tak tergores.

Sumber: properti.sentraplus.com

Temukan beragam All Wood Furniture - Wood Furniture Store - Wooden Furniture Wholesale - Furniture Jepara - Wood Furniture - Wooden Furniture - Furniture Store - All Wooden Furniture - Wood Furniture Wholesale - Wood Furniture Wholesale - All Furniture - Furniture Wholesale hanya di All Wood Furniture : Wood Furniture Store & Wooden Furniture Wholesale Jepara di 88db.com
More aboutCara Merawat Furniture Kayu

Proses Pengerjaan Barang Barang Mebel

Posted by sabuk item on Thursday, March 19, 2009

Logs
Kayu hasil penebangan disebut logs dan dari sini proses pembuatan all wood furniture atau all furniture berawal. Logs didistribusikan ke pabrik atau pusat penggergajian menggunakan angkutan khusus baik di darat maupun melalui sungai. Beberapa perusahaan mengupas kulit logs agar bisa lebih cepat kering selama perjalanan. Biasanya pembeli atau wood furniture wholesale dan furniture wholesale ingin segera mengolah log tersebut menjadi all furniture beberapa hari setelah log tiba di dalam sawmill dan kiln dry. Untuk menghindari kerusakan dan retak, penampang log diberi ‘paku cacing’ sebagai pengaman.

Sawmilling
Kemudian log dibelah sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan untuk pembuatan all wooden furniture. Standar ketebalan papan pada saat pembelahan log adalah 3, 5, 7, 10, 12, dan 15 cm. Di area penggergajian kayu furniture jepara, papan-papan hasil pembelahan dipisahkan sesuai ketebalan dan jenis kayu sehingga memudahkan pengaturan di dalam kiln dry. Untuk pabrik wood furniture atau wooden furniture yang memiliki kapasitas produksi besar, memiliki sawmill akan membantu efisiensi produksi baik dalam segi pemakaian bahan maupun kecepatan produksi wood furniture.

Sebelum masuk ke ruang pengeringan, papan dan balok disimpan dahulu di luar ruangan dengan tujuan agar kandungan air juga akan menguap karena suhu dan temperature udara di luar ruangan sehingga ketika di
wood furniture store dan wooden furniture wholesale tetap menarik. Hal ini biasanya hanya dilakukan pada saat musim panas. Agar kualitas kayu terjaga, paling lama adalah 1 minggu setelah penggergajian, kayu harus segera dikeringkan. Semakin cepat kayu diproses akan lebih baik sehingga tidak ada waktu bagi jamur dan serangga untuk menyerang kayu dan tetap menjaga kualitas furniture di furniture store atau furniture wholesale.

Kiln Dry
Jenis kayu apapun harus melalui proses pengeringan. Adapun yang perlu diperhatikan adalah ukuran ketebalan papan, cara penumpukkan dan metode pengeringan. Kayu yang lunak cenderung mudah pecah jika dibuat wooden furniture apabila proses pengeringan terlalu cepat, dan ketika di wood furniture store atau wooden furniture wholesale furniture tersebut tidak akan bertahan lama.

Pengeringan kayu membutuhkan waktu antara 2 hingga 4 minggu, dipengaruhi oleh jenis kayu, ketebalan papan dan kapasitas pengering.
Cara pengeringan yang baik adalah dengan menggunakan peralatan yang benar. Pada all wood furniture industri kecil seperti furniture jepara tradisional biasanya untuk mengeringkan kayu cukup dengan disandarkan pada dinding atau tiang dan mengandalkan sinar matahari. Namun cara ini tidak bisa menghasilkan level all wooden furniture ideal di furniture store dan wood furniture wholesale.


http://manunggaljaya.wordpress.com/


Temukan beragam
All Wood Furniture - Wood Furniture Store - Wooden Furniture Wholesale - Furniture Jepara - Wood Furniture - Wooden Furniture - Furniture Store - All Wooden Furniture - Wood Furniture Wholesale - Wood Furniture Wholesale - All Furniture - Furniture Wholesale hanya di All Wood Furniture : Wood Furniture Store & Wooden Furniture Wholesale Jepara 88db.com
More aboutProses Pengerjaan Barang Barang Mebel

Perawatan Alat Rumah Tangga Berbahan Kayu

Posted by anggota member on Wednesday, March 18, 2009

Bersihkan kotoran yang mengganggu keindahan aksesori kerajinan kayu yang bernilai seni tinggi. Caranya mudah, langkah pengerjaannya praktis.

Kayu mentah atau kayu hasil finishing jadi tahan lama. Material kayu mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka furnitur atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin seperti yang dilakukan pengrajin barang kerajinan dalam merawat hasil karyanya.

Cara melindungi dan merawat kerajinan kayu itu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda perlakuan. Namun cara merawatnya tak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional.

Kayu Mentah

Kayu mentah ini adalah kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak, misalnya melamin atau pelitur.

Langkah-langkah pengerjaan:

1. Ampelas permukaan kayu hingga ke sudut-sudutnya. Ini seperti pengrajin kerajinan yang telah terbiasa melakukan hal ini. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu menggunakan kuas.

2. Sapukan cairan linseed oil dengan memakai kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu.

3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan kayu. Biarkan hingga kering antara 1-2jam.

4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan kayu tertutup sempurna layaknya pengrajin kayu. Nah, kerajinan dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lainnya.

Kayu dengan Finishing

Langkah merawat barang kerajinan kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur.

1. Bersihkan kerajinan tangan kayu menggunakan lap kering dan bersih.
2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu -jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis untuk mengoleskannya pada bagian detailnya.
3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal ala pengrajin kerajian profesional.

Langkah Mengilapkan Kayu

Kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah dengan finishing. Dengan bekerja seperti pengrajin kayu berpengalaman, hasilnya adalah kayu lebih mengilap dan berlapis minyak. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan barang kerajinan seperti ini satu-dua minggu sekali.
Caranya:

* Gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu, misalnya kerajinan tangan berbahan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan, hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.
* Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih.

www.ideaonline.co.id

Temukan informasi lainnya mengenai Kerajinan Kayu - Barang Kerajinan - Pengrajin Kayu - Kerajinan Tangan - Pengrajin Kerajinan - Pengrajin Barang Kerajinan hanya di Kerajinan Kayu: Barang Kerajinan Pengrajin Kayu & Kerajinan Tangan Bekasi Jawa Barat pada 88db.com
More aboutPerawatan Alat Rumah Tangga Berbahan Kayu