Showing posts with label car sound systems. Show all posts
Showing posts with label car sound systems. Show all posts

Pedoman Sound System

Posted by jenggot kambing on Monday, June 1, 2009

"Tata suara" barangkali terjemahan paling mendekati untuk istilah "Sound system". Namun para praktisi lebih menyebut sound system untuk seperangkat peralatan reproduksi suara yang meliputi microphone, kaset/tape recorder - player, mixer (pencampur suara), amplifier, speaker monitor.

Selain untuk kesenangan semata, perangkat Sound system digunakan untuk tujuan-tujuan komersil seperti stasiun radio, stasiun tv, public address dan masih banyak lagi misalnya Concert Sound System dan Wedding Sound System.

Tips

Memang benar sound system berkualitas menghasilkan reproduksi suara atau bunyi berkualitas pula (Wedding Sound System). Namun demikian sistem pemasangan maupun perkabelan dapat menimbulkan distorsi jika dilakukan sembarangan. Bentuk distorsi dapat berupa desis/nois, hum, brooning.

Di bawah ini ada tips yang boleh dipakai sebagai pedoman :

1. Jika memungkinkan susun peralatan sound system (Concert Sound System) secara vertikal dalam satu rak.
2. Gunakan kabel sependek mungkin.
3. Gunakan kabel warna (merah/hitam) dari amplifier ke speaker agar tidak terbalik.
4. Pasang blower atau kipas angin jika power output amplifier cukup tinggi.
5. Grounded atau bumikan seluruh peralatan sound system pada satu titik dengan kabel tunggal diameter 2 - 3 mm.
6. Gunakan sekring tersendiri untuk masing-masing alat. Lihat Sound System Rental dan Wedding Sound System Rental

Sebagai contoh, kaset dengan CD. Kaset menyimpan signal-signal audio secara magnetik. Dalam kurun waktu tertentu signal magnetik ini dapat menurun/melemah (weakness) akibat gaya tarik-menarik diantara kutub-kutub magnet berdekatan. See Sound System Rental dan Wedding Sound System Rental.

CD menyimpan signal-signal audio dalam bentuk titik-titik optise-lektris yang teoritis tidak akan mengalami perubahan dalam jangka relatif lama (Sound System Rental). Dengan demikian kualitasnya lebih unggul dibanding kaset. Dari perbandingan sekilas tadi and dapat menentukan pilihan anda.

Sumber: e-dukasi.net

Temukan info Sound System Rental - Wedding Sound System Rental - Wedding Sound System - Concert Sound System Rental - Concert Sound System - Sound dan Sound System Rental: Wedding Sound System Rental & Concert Sound System Rental hanya di 8db.com
More aboutPedoman Sound System

Fakta & Mitos Seputar Sound System

Posted by jenggot kambing on Thursday, May 7, 2009

Artikel ini mencuplik/quote dari beberapa artikel tentang beberapa mitos di sound system, apakah itu Concert Sound System atau Wedding Sound System.

Motis .. fakta ... Mitos ... fatka ?!

- Orang tidak puas dengan 90dBA slow response SPL adalah SALAH. 90dBA slow response SPL haruslah target maximum suara yang diperbolehkan !

- Room EQ BUKAn meng-EQ ruangannya.

- Bisakah anda menghasilkan maximum playback level dengan 500Watt amp yang terpasang pada 30Watt speaker tanpa mengeluarkan api?

- "digital speaker" bukanlah digital. Speaker adalah suatu alat/tranducer yang mengubah sinyal elktrik menjadi mekanik (pergerakan driver), dan menjadi energi akustik. Lihat Sound System Rental dan Concert Sound System Rental

- 70.7 volt system tidak dijalankan dengan 70,7V sinyal.

- 70.7V system tidak dapat di beri 70.7 volt pink noise. 70.7V diukur dengan sine wave namun sinyal 70.7V terlalu tinggi untuk program material

- Lebih baik jangan load 4ohm kebawah untuk amplifier

- Angka power suatu speaker hampir tidak ada hubungannya dengan angka power rating dari sebuah ampli

- Sensitifitas speaker tidak diukur dengan 1Watt, tapi dengan 2.83Vrms.

- ampli 500Watt tidak akan memberi 500Watt ke speaker nya.

- Sensitivitas speaker pada 1 meter tdiak selalu diukur pada jarak 1m. Khususnya line array, banyak di ukur lebih dari 1m dan hasilnya dinormalisasikan dengan jarak 1 meter.

- Delay (time delay) tidak mendelay waktu.

- Power Amp bukanlah menguatkan power.

- Sound power level BUKANlah Sound pressure level

- Rasio input/output amplifier tidak dapat digunakan untuk menyatakan gain sebuah ampli.

- Desibel sangat dianjurkan untuk menyatakan satuan level dari acoustics dan audio. Kemampuan berhitung desibel sangat dianjurkan untuk orang2 audio. See Concert Sound System Rental dan Sound System Rental

- Grounding kadang dapat membuat noise/hum tambah parah

- echo harus dihindari ... betul selama mengganggu.

- line array lebih baik dari speaker biasa .. tidak tentu .. ! sangat tergantung jawabannya

-
menumpuk speaker sendiri akan sama hasilnya dengan membeli satu speeaker line array ... SALAH besar!

- Angka directivity untuk sebuah speaker adalah bergantung pada frekuensinya.

- Time delay dibutuhkan jika image shift terjadi atau terjadi gangguan.

- Adalah salah berpikir bahwa SPL sound system harus lebih keras dari pada suara akustik yang dihailkan dari panggung tersebut.

- Speaker yang dijejer secara tidak sengaja dapat membentuk suatu resultan line array pada frekuensi2 tertentu. Line array yang pendek mempunya radiasi kuat kebelakang speaker! Line array yang terlalu panjang akan mempunyai banyak lobes semakin tingginya frekuensi. Line array membutuhkan engineering yang tepat dengan banyak speaker yang tepat juga. Lihat Concert Sound System

- Steering line array dengar delay lebih mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan memiringkan line array secara fisik.

- Speaker yang ditumpuk seperti huruf J, adalah bukan line array biasa.

Dan lain lain, dan lain lain. Masih banyak mitos audio seputar Sound system disekitar kita. Moga2 artikel ini menjadi bacaan ringan menarik.Hadi

Sumber: audioindonesia.com

Temukan info Sound System Rental - Wedding Sound System Rental - Wedding Sound System - Concert Sound System Rental - Concert Sound System - Sound dan Sound System Rental: Wedding Sound System Rental & Concert Sound System Rental hanya di 8db.com
More aboutFakta & Mitos Seputar Sound System

Cara Memilih Car Audio

Posted by jenggot kambing on Tuesday, April 7, 2009

Dalam bidang audio, khususnya Audio Mobil (Car Audio), amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan power. Penggunaan amplifier dalam sistem Audio Mobil bertujuan untuk dapat menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang kemudian akan dialirkan ke speaker. Jadi amplifier bertugas menerima sinyal suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang suara.

Amplifier untuk penggunaan Car Audio, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran (output) sinyal Sound Audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter, Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar(Audio Sound).

Sedangkan secara khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier(Audio Sound), yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :

Class A : Memiliki kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara, namun sangat boros tenaga dan lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya, akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.

Class B : Tidak cepat panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara yang cukup baik.

Class AB : Adalah yang paling banyak digunakan oleh pemain car audio, karena karakternya merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas lebih baik dari kelas B.

Class D : Jenis ini paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL (Sound Pressure Level) karena amplifier class D memiliki daya (Watt) yang besar dan mampu dibebani hingga dibawah 1 Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah monoblock amplifier.

Hybrid : Jenis amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan juga tube (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)

Tube (Tabung) : Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas 40 juta rupiah.

Dengan adanya perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier, membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem Audio Sound mobil. Untuk itu sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier(Audio Cars) :
  1. Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
  2. Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
  3. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
  4. Pilih merk amplifier yang memiliki garansi resmi dari pihak pemegang merk
  5. Cari informasi dari berbagai media atau tanyakan kepada instalatur car audio yang dipercaya sebelum membeli amplifier.
Terakhir menutup wawancara dengan SO, Johny memberikan informasi bahwa jangan membiarkan sebuah amplifier (Audio Car ) tidak terpakai dalam jangka waktu yang cukup lama, karena dapat menyebabkan komponen elektroniknya rusak.

Sumber: situsotomotif.com

Temukan informasi lainnya hanya Audio Mobil - Audio Cars - Audio Mobil Murah - Sound Mobil - Sound Audio - Audio Car - Car Sound - Audio Sound - Cars Sound - Car Audio - Sound Mobil Murah - Sound Murah - Audio Murah - Sound Car - Cars Audio - Audio Sound - Sound Cars dan Audio Mobil Murah&Sound Mobil:Sound Audio Cars-Car Audio&Audio Car Sound Jakarta hanya di 88db.com
More aboutCara Memilih Car Audio

Tips Memilih Amplifier Mobil

Posted by jenggot kambing

Dalam bidang audio, khususnya Audio Mobil (Car Audio), amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan power. Penggunaan amplifier dalam sistem Audio Mobil bertujuan untuk dapat menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang kemudian akan dialirkan ke speaker. Jadi amplifier bertugas menerima sinyal suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang suara.

Amplifier untuk penggunaan Car Audio, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran (output) sinyal Sound Audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter, Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar(Audio Sound).

Sedangkan secara khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier(Audio Sound), yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :

Class A : Memiliki kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara, namun sangat boros tenaga dan lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya, akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.

Class B : Tidak cepat panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara yang cukup baik.

Class AB : Adalah yang paling banyak digunakan oleh pemain car audio, karena karakternya merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas lebih baik dari kelas B.

Class D : Jenis ini paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL (Sound Pressure Level) karena amplifier class D memiliki daya (Watt) yang besar dan mampu dibebani hingga dibawah 1 Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah monoblock amplifier.

Hybrid : Jenis amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan juga tube (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)

Tube (Tabung) : Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas 40 juta rupiah.

Dengan adanya perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier, membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem Audio Sound mobil. Untuk itu sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier(Audio Cars) :
  1. Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
  2. Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
  3. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
  4. Pilih merk amplifier yang memiliki garansi resmi dari pihak pemegang merk
  5. Cari informasi dari berbagai media atau tanyakan kepada instalatur car audio yang dipercaya sebelum membeli amplifier.
Terakhir menutup wawancara dengan SO, Johny memberikan informasi bahwa jangan membiarkan sebuah amplifier (Audio Car ) tidak terpakai dalam jangka waktu yang cukup lama, karena dapat menyebabkan komponen elektroniknya rusak.

Sumber: situsotomotif.com

Temukan informasi lainnya hanya Audio Mobil - Audio Cars - Audio Mobil Murah - Sound Mobil - Sound Audio - Audio Car - Car Sound - Audio Sound - Cars Sound - Car Audio - Sound Mobil Murah - Sound Murah - Audio Murah - Sound Car - Cars Audio - Audio Sound - Sound Cars dan Audio Mobil Murah&Sound Mobil:Sound Audio Cars-Car Audio&Audio Car Sound Jakarta hanya di 88db.com
More aboutTips Memilih Amplifier Mobil