Showing posts with label sabun colek. Show all posts
Showing posts with label sabun colek. Show all posts

Cara Menjaga Kebersihan

Posted by gelasbagus on Wednesday, July 22, 2009

Kebersihan merupakan salah satu faktor penting bagi kesehatan masyarakat. Untuk menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal serta tempat umum dibutuhkan produk pembersih atau sabun cuci yang dapat diandalkan. Ibu rumah tangga, rumah sakit, sarana umum lain hingga hotel berbintang lima pasti menjadikan produk yang satu ini sebagai bagian kehidupan sehari-hari untuk mencuci pakaian maupun peralatan rumah tangga.

Pengertian produk deterjen dan manfaatnya
Produk yang disebut sabun deterjen dan sabun cuci piring ini merupakan pembersih sintetis yang terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan produk sabun cuci piring terdahulu yaitu produk sabun cuci, deterjen mesin mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air.

Awalnya deterjen mesin cuci dikenal sebagai produk cuci pembersih pakaian, namun kini meluas dalam bentuk produk-produk sabun cuci seperti:
1. Personal cleaning product, sebagai produk pembersih diri seperti sampo, sabun cuci tangan, dll.
2. Laundry, sebagai sabun deterjen pencuci pakaian, merupakan produk deterjen yang paling populer di masyarakat.
3. Dishwashing product, sebagai sabun cuci piring alat-alat rumah tangga baik untuk penggunaan cuci piring manual maupun produk sabun mesin pencuci piring.
4. Household cleaner, sebagai produk cuci rumah seperti produk sabun cuci pembersih lantai, pembersih bahan-bahan porselen, plastik, metal, gelas, dll.

Pemilihan produk
Kesadaran masyarakat pengguna deterjen mesin akan dampak dibalik manfaat deterjen mesin cuci perlu ditingkatkan. Peran serta masyarakat dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan deterjen sangat diharapkan. Banyaknya pilihan produk yang diinformasikan melalui iklan memang bisa menguntungkan konsumen. Tetapi konsumen tetap perlu berhati-hati, karena kesalahan memilih produk akan merugikan konsumen sendiri. Sebaiknya konsumen memilih deterjen yang pada kemasannya mencantumkan penandaan nama dagang, isi / netto, nama bahan aktif, nama dan alamat pabrik, nomor ijin edar, nomor kode produksi, kegunaan dan petunjuk penggunaan, juga tanda peringatan serta cara penanggulangan bila terjadi kecelakaan. Selain itu dianjurkan bagi konsumen untuk memilih produk yang mencantumkan bahan aktif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Informasi mengenai produk ramah lingkungan dapat dilihat pada label baik berupa logo hijau maupun klaim ramah lingkungan. Selain itu produsen sebaiknya memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai produknya.

http://www.pom-obat.go.id/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutCara Menjaga Kebersihan

Bahan Penimbul Busa

Posted by gelasbagus on Tuesday, June 30, 2009

Deterjen atau sabun cuci merupakan sediaan pembersih yang terdiri dari zat aktif permukaan (surfaktan), bahan pengisi, pemutih, pewangi (bahan pembantu), bahan penimbul busa, dan optical brightener (bahan tambahan yang membuat pakaian lebih cemerlang).

Surfaktan merupakan bahan utama
sabun deterjen dan sabun cuci piring. Pada produk deterjen cuci piring ini, jenis muatan yang dibawa surfaktan adalah anionik. Kadang ditambahkan surfaktan kationik sebagai bakterisida (pembunuh bakteri). Fungsi surfaktan anionik adalah sebagai zat pembasah yang akan menyusup ke dalam ikatan antara kotoran dan serat kain. Hal ini akan membuat kotoran menggulung, lama kelamaan menjadi besar, kemudian lepas ke dalam air cucian dalam bentuk butiran.

Agar butiran ini tidak pecah kembali dan menempel di kain, perlu ditambahkan jenis surfaktan lain yang akan membungkus butiran tersebut dan membuatnya tolak menolak dengan air, sehingga posisinya mengambang. Ini untuk memudahkannya terbuang bersama air cucian.
Pada umumnya kotoran yang dapat dihilangkan surfaktan adalah yang berasal dari debu atau tanah. Bila kotoran lebih berat seperti noda makanan dan noda darah, perlu ditambahkan enzim tertentu seperti enzim pengurai protein atau lemak. Namun, jika nodanya sudah lama, akan sukar sekali dihilangkan karena antara noda dan serat kain dapat terjadi reaksi polimerisasi yang menyatukan noda dengan kain. Jadi klaim yang menyebutkan dapat menghilangkan semua noda, harus dikritisi hati-hati.

Selain itu, daya pembersih
produk cuci deterjen mesin dan produk sabun juga tergantung pada bahan pengisi. Bahan pengisi ini berfungsi menetralisir kesadahan air atau melunakkan air, mencegah menempelnya kembali kotoran pada bahan yang dicuci dan mencegah terbentuknya gumpalan dalam air cucian. Tetapi jika air terlalu sadah, seperti yang terdapat di beberapa tempat di Jakarta, maka daya pembersih deterjen mesin cuci dan produk sabun cuci apa pun tidak akan optimal.
Kemampuan daya pembersih sabun cuci produk deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.

Sedangkan hubungan antara daya pembersih
sabun deterjen dan sabun cuci piring dengan bahan penimbul busa sama sekali tidak signifikan. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan produk sabun cuci piring sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa produk cuci. Jadi, opini yang sengaja dibentuk bahwa busa produk sabun cuci yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen mesin adalah menyesatkan.
Daya pembersih deterjen mesin cuci juga tidak dapat dikaitkan dengan harga. Dari suatu hasil uji yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), tidak ada kaitan signifikan antara harga dengan daya bersih deterjen.

http://www2.kompas.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Sabun Cuci - Sabun Cuci Piring - Cuci Piring - Sabun Deterjen - Produk Deterjen - Produk Cuci - Produk Sabun - Produk Sabun Cuci - Deterjen Mesin - Deterjen Mesin Cuci di 88db.com
More aboutBahan Penimbul Busa

Bahan Kimia Sabun

Posted by gelasbagus on Monday, June 1, 2009

Gawat ekonomi bagaimanapun orang-orang tetap membutuhkan produk sabun untuk mencuci, sampai yang paling parah sekalipun tetap masih menggunakan sabun curah batangan dari penjual sabun. Nah, berikut adalah tips memilih sabun cair yang betul-betul cocok digunakan. Syaratnya:
1. Deterjen tersebut ramah lingkungan. Cara pengujiannya:
-campur produk sabun cair dengan air, aduk merata, kemudian siramkan ke tanaman & tanah.

lihat hasilnya:
- apakah sabun dari penjual sabun tersebut biodegradeable (mudah terurai secara alamiah, tidak meninggalkan bekas)
- jika ke tanaman, apakah tanaman tersebut masih hidup di hari-hari berikutnya?

2. Tidak panas di tangan.
Deterjen yang menyebabkan panas apabila digenggam di tangan adalah karena reaksi dari soda campuran sabun cair tersebut terhadap lemak dibahwa lapisan kulit. Soda nama kimianya Sodium Hydroxide (NaOH). Industri produk sabun cair menggunakan ini karena murah dan penangannya mudah (gimana nasib penggunanya?). Sangat berbahaya, dalam dosis kecil bersifat korosif, jika banyak dapat menimbulkan iritasi. cara pengujian: larutkan produk sabun dalam air secukupnya, kemudian rendamlah beberapa logam besi (misal: paku), biarkan beberapa hari. Hasilnya:
Paku akan berkarat (tanda Sodium Hydroxide mulai bekerja).
Bayangkan jika itu terjadi pada pakaian anda? (pakaian jadinya mudah lapuk)

3. Tidak banyak berbusa.
Asumsi ibu-ibu makin banyak busa sabun curah makin enak nyucinya, makin bersih… Attention Please !!! Asumsi belum tentu benar. Sebelum kita menggunakan sesuatu pertimbangkanlah secara matang keuntungan dan kerugian yang akan timbul darinya. Busa ( Carboxyl Methyl Cellulose) sejenis bahan kimia yang hanya menghasilkan buih. Reaksi terhadap pakaian tidak ada. Karena banyak busa sabun maka kita makin asik menyikat pakaian, akhirnya kotoranpun copot dan pakaian pun rusak karena bolak-balik disikat. Keuntungan banyak busa: Tidak ada.
Kerugian:
- Pemakaian air bertambah (untuk membilas).
- Tenaga lebih banyak keluar.
- Waktupun lebih banyak terbuang (karena harus membilas)

Nah, sampai batas ini saya hanya bisa menyarankan Anda untuk menanyakannya kepada pihak produsen deterjen Anda.

http://4humanity.wordpress.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Sabun cair ~ Produk sabun cair ~ Produk sabun ~ Jual sabun ~ Sabun curah ~ Sabun dan Sabun Cair : Produk Sabun Cair – Jual Sabun Cair Curah Jakarta di 88db.com

More aboutBahan Kimia Sabun