Showing posts with label pinjam uang. Show all posts
Showing posts with label pinjam uang. Show all posts

Mengapa Perlu Dana Pinjaman Modal Usaha

Posted by Sate Ayam on Monday, August 3, 2009



Ya, karena kalau tidak kas saya tidak akan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan. Berapa besarnya? Ya, sesuai prediksi fluktuasi yang akan dialami. Darimana pengembalian pinjaman? Dari selesai nya siklus konversi asset secara penuh, yaitu ketika barang jadi terjual dan kembali menjadi kas. Misalnya, ketika pesanan kaos pilpres saya dibayar.
Kedua. Cash flow lending : untuk menyediakan cash jangka menengah panjang, untuk modal usaha kerja permanen atau investasi. Misalnya, usaha kaos saya perlu membeli mesin jahit baru. Tidak mungkin saya penuhi dari modal awal saya yang cuma rp.1,5 juta tadi.Tapi saya bisa mengambil pinjaman tunai jangka menengah (misalnya 3 tahun) yang saya bayar dari cash flow usaha. Misalnya mencicil rp.100 ribu per bulan, karena dari profit sebelumnya saya tahu saya memiliki kesanggupan membayar pinjaman sebesar itu.

Mengapa perlu pinjaman ini?


Untuk membiayai investasi jangka menengah. Berapa besarnya pinjaman modal? Sesuai kebutuhan investasi dan kesanggupan membayar dari cash flow. Dari mana pengembaliannya? Dari operating cash flow yang berjalan.

Ketiga. Asset protection lending : ini pinjaman modal usaha untuk menjaga supaya asset (cash) saya tidak terkikis pertumbuhan usaha saya sendiri. Misalnya usaha saya tumbuh 10% per bulan, maka dengan sendiri nya setiap bulan saya perlu tambahan kas untuk menambah bahan baku dsb. Jika tidak, maka kas saya akan terkikis dan bisa-bisa meskipun usaha maju, saya cash-less.

Mengapa perlu pinjaman ini?


Untuk memproteksi kas supaya sesuai dengan pertumbuhan usaha. Berapa besarnya? Sesuai dengan trend pertumbuhan. Dari mana pengembaliannya pinjaman tunai? Biasanya pembiayaan bersifat revolving dan evergreen.
Begitulah “rationale” atau landasan pemikiran pemberian modal pinjaman. Sebagai pelaku bisnis anda tinggal menganalisa kira-kira usaha anda sedang dalam situasi yang mana. Setelah paham situasi nya, baru diputuskan apakah pinjaman diperlukan. Dan kalau diperlukan modal pinjaman yang seperti apa. Bisnis adalah sesuatu yang masuk akal. Semua ada “rationale” nya.Lho terus pinjaman modal yg ditawarkan di judul? Ya … kalau sudah tau ilmu nya anda kan bisa ke bank … hehehe. Selamat mengajukan pinjaman !

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang


http://qnoyzone.blogdetik.com
More aboutMengapa Perlu Dana Pinjaman Modal Usaha

Aneka Jenis Kredit Bank

Posted by jenggot kambing on Monday, May 11, 2009

Kalau usaha anda membutuhkan Pinjaman Modal sementara anda tidak memilikinya, maka anda bisa memilih cara untukPinjaman Tunai atau utang. Utang di dalam dunia bisnis bukan sebuah hal yang tabu untuk dilakukan. Sayang, banyak orang tidak mengerti bagaimana cara berutang (Pinjaman Modal) yang baik dengan mempertimbangkan banyak faktor. Katakanlah, faktor pemilihan bunga. Bagaimana memilih sistem angsuran yang tepat untuk kondisi kita? Baik untuk orang lain belum tentu baik untuk diri kita.

Mari mengenal bunga kredit! Pertama, jenis bunga yang didasarkan atas sifat bunga, yaitu bunga tetap dan mengambang. Kedua, Menurut perhitungan terhadap pokok (kredit), yaitu sistem bunga flat, efektif dan anuitas.

Bunga Tetap (Fixed Interest) Dalam sistem ini, tingkat suku bunga akan berubah selama periode tertentu sesuai kesepakatan. Jika tingkat suku bunga pasar (market interest rate) berubah (naik atau turun), bank akan tetap konsisten pada suku bunga yang telah ditetapkan. Lembaga pembiayaan yang menerapkan sistem bunga tetap menetapkan jangka waktu kredit antara 1-5 tahun. Lihat Modal Usaha dan Usaha Modal.

Keuntungan bagi anda adalah jika suku bunga pasar naik, anda tidak akan terbebani bunga tambahan. Sebaliknya jika suku bunga pasar turun dan selisihnya lumayan besar, maka ada baiknya anda mempertimbangkan untuk melakukan refinancing. anda mesti menyelesaikan kredit lebih cepat dan mengganti dengan kontrak baru yang berbunga rendah (Pinjaman Tunai).

Bunga Mengambang (Floating Interest) Dalam sistem ini, tingkat suku bunga akan mengikuti naik-turunnya suku bunga pasar. Jika suku bunga pasar naik, maka bunga kredit anda juga akan ikut naik, demikian pula sebaliknya. Sistem bunga ini diterapkan untuk kredit jangka panjang, seperti kredit kepemilikan rumah, modal kerja, usaha dan investasi.

Bunga Flat (Flat Interest) Pada sistem bunga flat, jumlah pembayaran pokok dan bunga kredit besarnya sama setiap bulan. Bunga flat biasanya diperuntukkan untuk kredit jangka pendek. contoh, kredit mobil, kredit motor dan kredit tanpa agunan. Lihat Pinjaman Cepat dan Usaha Pinjaman.

Bunga Efektif (Effective Interest) Pada sistem ini, perhitungan beban bunga dihitung setiap akhir periode pembayaran angsuran berdasarkan saldo pokok. Beban bunga akan semakin menurun setiap bulan karena pokok utang juga berkurang seiring dengan cicilan.

Jangan membandingkan sistem bunga flat dengan efektif hanya dari angkanya saja. Bunga flat 6% tidak sama dengan bunga efektif 6%. Besar bunga efektif biasanya 1,8-2 kali bunga flat. jadi, bunga flat 6% sama dengan bunga efektif 10,8%-12%.

Bunga Anuitas (Anuity Interest) Bunga anuitas boleh disetarakan dengan bunga efektif. Bedanya, ada rumus anuitas yang bisa menetapkan besarnya cicilan sama secara terus-menerus sepanjang waktu kredit. jika tingkat bunga berubah, angsuran akan menyesuaikan. Klik Modal Usaha dan Modal Pinjaman.

Dalam perhitungan anuitas, porsi bunga pada masa awal sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Mendekati berakhirnya masa kredit, keadaan akan menjadi berbalik. porsi angsuran pokok akan sangat besar sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil.

Sumber: sec.or.id

Mari semua temukan info menarik lainnya hanya di Pinjaman Modal | Pinjaman Cepat | Modal Usaha | Modal Pinjaman | Pinjaman Tunai | Usaha Pinjaman | Usaha Modal dan Pinjaman Modal & Cepat : Pinjaman Modal Usaha & Modal Pinjaman Tunai Jakarta pada 88db.com.
More aboutAneka Jenis Kredit Bank

KTA = Kredit Tanpa Angsuran

Posted by jenggot kambing on Friday, May 8, 2009

Hampir setiap hari saya -seperti halnya Anda- mendapat telepon dari berbagai Bank yang menawarkan kredit tanpa agunan. Produk ini punya nama macam-macam, ada yang menggunakan nama generik seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Kredit Instan Tanpa Agunan (KITA), ada juga juga yang menggunakan nama yang lebih trendy, seperti Personal Loan atau Loan on Phone.

Bijaklah Dalam Berhutang

Meski punya banyak nama, produk ini tetap sama, yaitu kredit multi guna yang bebas agunan. Pemberian kredit semata bersandar pada credit scoring berdasarkan perhitungan debt burden ratio yang didukung pengecekan ekternal, baik berupa keabsahan identitas dan domisili maupun rekam jejak calon debitur selama berhubungan dengan bank.

Pada dasarnya, Kredit Tanpa Agunan ini punya banyak sekali peminat. Maklum, selain syaratnya mudah, juga karena selalu dibumbui janji-janji proses yang cepat. Namun, banyak yang tidak sadar, betapapun mudahnya Pinjaman Kredit ini, ada harga yang harus dibayar, yakni tingginya suku bunga yang dikenakan pada debitur.

Mengapa mesti tinggi? Jawabnya mudah, risiko Kredit Pinjaman seperti ini sangat tinggi. Dalam istilah perbankan, kredit seperti ini di sebut clean loan. Clean artinya bank tak punya jaminan apa-apa selain reputasi si debitur. Jika debitur default atau gagal bayar, maka bank tak punya second way out berupa jaminan seperti kredit secara umum. Tingginya risiko inilah yang dicadangkan bank dengan memasukkannya ke dalam pricing, yaitu suku bunga yang dibebankan ke debitur.

Karena tingginya suku bunga, maka Kredit Pinjaman model ini biasanya kurang laku bagi orang-orang yang tidak dalam kondisi kesulitan. Sebaliknya, kredit model ini sangat membantu bagi mereka yang sedang desperate untuk mendapatkan uang karena adanya kebutuhan yang mendesak. Karena tingkat suku bunga ini juga, saya tidak merekomendasikan kepada mereka yang ingin ambil kredit karena sekedar ingin membeli sesuatu yang tidak penting, misalnya sekedar mau beli gadget keluaran terbaru. Hasrat konsumtif hanya akan membuat diri kita dalam kesulitan kelak kemudian hari.

Apabila kita memutuskan untuk mengambil Pinjaman Kredit ini, perlu diingat bahwa kita harus memiliki kejelasan tentang sumber pembayarannya. Misalnya, kita bisa menyisihkan dari pendapatan bulanan. Jika kita sudah menghitung dan cicilan tersebut tidak sampai mengganggu cash flow bulanan dan kehidupan sehari-hari, maka boleh-boleh saja mengambil Kredit Bank ini.

Kenyataannya, banyak orang yang tergiur mengambil Kredit Bank ini semata karena tergoda mudahnya proses mendapatkan kredit dan lupa akan kemampuan. Hasilnya adalah kesulitan yang dihadapi. Apalagi ada juga sebagian orang yang memang punya itikad tidak baik sejak awal, alias sengaja mau ngemplang demi penampilan dan life style yang up do date.

Nah, karena bank tak punya jalan keluar lain selain cicilan debitur, maka setiap ada indikasi ke arah gagal bayar, misalnya keterlambatan, bank akan cepat bertindak untuk menagih, biasanya melalui pihak ketiga yang ditunjuk. Pihak ketiga ini sering kita kenal sebagai debt collector.

Karena debt collector ini bukan karyawan bank yang bersangkutan dan biasanya memiliki latar belakang pendidikan yang tidak begitu tinggi, maka cara-cara yang dipakai atau bahasa yang digunakan dalam menagih hutang menjadi kasar dan terkesan tidak sopan.

Sekarang semua terserah kita. Apakah kita mau diumpat dan dimaki oleh debt collector? Jika tidak, maka hati-hatilah. KTA itu akronim dari Kredit Tanpa Agunan, jangan diubah menjadi Kredit Tanpa Angsuran

Sumber: n0vri.wordpress.com

Info Tentang Kredit Tanpa Agunan yang lain dapat di temukan di sini Kredit Tanpa Agunan | Kredit Bank Tanpa Agunan | Tanpa Agunan | Agunan Tanpa | Kredit Bank | Pinjaman Bank | Pinjaman Tanpa | Pinjaman Tanpa Agunan | Bank Kredit | Pinjaman Kredit | Kredit Pinjaman dan Kredit Tanpa Agunan:Kredit Bank Tanpa Agunan&Pinjaman Tanpa Agunan Jakarta pada 88db.com
More aboutKTA = Kredit Tanpa Angsuran

Modal Bisnis & Pinjaman Uang

Posted by jenggot kambing on Tuesday, May 5, 2009

Saudara… Salah satu faktor penyebab kegagalan kebanyakan orang untuk sukses finansial adalah TIDAK PUNYA UANG atau Modal Usaha untuk memulai usaha / bisnis. Kebanyakan orang sering menunda dan membatalkan keinginannya untuk berbisnis, hanya karena tidak memiliki uang atau Modal Usaha. Padahal, mendapatkan uang untuk modal usaha itu sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja. Saya akan menunjukkan caranya untuk mendapatkan Pinjaman Cepat. Silahkan lihat Usaha Pinjaman dan Pinjaman Modal

Bagaimana cara mudah mendapatkan uang / modal usaha ?
Pinjam dari pihak lain !!! Ya, Pinjaman Modal uang dari pihak lain.
Dengan
Modal Pinjaman uang dari pihak lain, Anda bisa menggunakan uang untuk apa saja, antara lain :

- Untuk memulai usaha atau membangun bisnis yang Anda inginkan.

- Untuk berinvestasi, dan segera pensiun
.

- Untuk membangun aset bisnis, yang bisa mendatangkan uang, tanpa harus bekerja keras
.

- Untuk mengembangkan usaha atau bisnis yang telah Anda tekuni saat ini.

- Untuk membeli bisnis atau usaha orang lain yang telah sukses (Waralaba).

- Dan untuk keperluan lain yang mempercepat kesuksesan finansial Anda.

Pinjaman Tunai uang untuk menjadi kaya dan sukses finansial, adalah cara yang paling sering ditempuh oleh para jutawan di seluruh dunia. Karena itu, jika Anda ingin cepat kaya, Pinjaman Tunai uang dari pihak lain. Dan gunakan uang itu untuk mempercepat kesuksesan finansial Anda.

Sumber: modalbisnis.com

Mari semua temukan info menarik lainnya hanya di
Pinjaman Modal | Pinjaman Cepat | Modal Usaha | Modal Pinjaman | Pinjaman Tunai | Usaha Pinjaman | Usaha Modal dan Pinjaman Modal & Cepat : Pinjaman Modal Usaha & Modal Pinjaman Tunai Jakarta pada 88db.com.
More aboutModal Bisnis & Pinjaman Uang