Showing posts with label panduan web. Show all posts
Showing posts with label panduan web. Show all posts

Membuat Desain Website Yang Menjual

Posted by malamjumat on Monday, March 2, 2009


Jangan sampai calon konsumen Anda buru-buru meninggalkan situs Anda hanya karena mereka tidak nyaman dengan desain situs Anda.Ikuti tips-tips di bawah ini supaya Anda bisa menahan konsumen lebih lama di situs Anda, dan bahkan membuat mereka datang lagi.


1. Buatlah Huruf-Huruf Yang Jelas.

Dalam proses pembuatan web tentunya kita ingin pesan yang ditampilkan bisa dimengerti. Coba cek jenis huruf dan ukuran yang Anda gunakan. Kemudian Anda baca tulisan Anda dari jarak yang normal. Tulisan yang terlalu kecil membuat orang harus mengerutkan dahinya. Sementara tulisan yang terlalu besar juga tidak enak di mata.
Jadi tulisan Anda harus nyaman dibaca, termasuk juga dalam penggunaan spasi.


2. Kurangi Gambar-Gambar Yang Besar

Dalam pembuatan website kurangi gambar-gambar yang terlalu besar membuat halaman situs Anda lama loadingnya.
Orang akan terganggu jika harus menunggu terlalu lama untuk gambar dan grafik-grafik sebelum semua halamannya terbuka. Dengan desain website yang bagus disertai gambar bagus juga tentunya membuat menarik.
Bagian penting dari situs Anda harus bisa terbuka dengan cepat supaya Anda tidak kehilangan pengunjung.Ada yang bilang, sebuah situs harus terbuka maksimal dalam 15 detik. Jika lebih dari itu orang akan menutup situs Anda dan mencari situs yang lain.


3. Konten Bisa Menjual Produk atau Jasa Anda

Selalu update konten Anda karena itu bisa menjual produk Anda. Search Engine sangat suka dengan konten, apalagi konten yang fresh yang relevant dengan keyword Anda.
Tidak perlu menulis konten yang terlalu panjang dan kaku. orang akan bosan. Buatlah konten dengan paragraf-paragraf kecil dan gunakan spasi.Pembuatan website desain seperti itu akan lebih mudah dibaca pengunjung.


4. Miliki Petunjuk Arah Yang Jelas

Desain website yang baik harus memiliki petunjuk arah yangbaik untuk para pengunjung.
Mereka harus bisa dibawa dari satu halaman ke halaman lain dengan benar.Link petunjuknya pun harus mudah dibaca.
Artinya jenis huruf, tulisan dan warna harus bisa membuat link petunjuk mudah dibaca dan ditemukan orang.
Perlu juga Anda tambahkan link “Kontak” dan “Tentang Kami” di situs Anda.
Ini berguna untuk menunjukkan kredibilitas situs Anda.
Konsumen bisa menanyakan pada Anda hal-hal yang mereka belum jelas. Dengan begitu Anda membangun hubungan dengan konsumen.Dan biasanya orang akan lebih percaya melakukan transaksi dengan orang yang punya hubungan dengannya. Tentunya banyak sekarang kemudahan dengan banyaknya software aplikasi maupun software web lainnya.


5. Tes Situs Anda

Sekarang berperanlah seakan-akan Anda orang lain yang sedang mengunjungi aplikasi website situs Anda. Tes semua link-nya, apakah semuanya sudah berjalan dengan baik atau masih ada broken link?
Hitung waktu loading-nya, terlalu lama atau cukup cepat?
Apakah konten-nya mudah dibaca dan dimengerti?
Bagaimana tampilan grafik dan gambarnya?
Bagaimana juga dengan warna desain Anda, cocokkah dengan isi website?
Dan jangan lupa juga dicek, apakah ejaan hurufnya tidak ada yang salah?
Bacalah situs Anda seakan-akan Anda konsumen.
Kemudian tanyakan pada diri Anda, sebagai konsumen apakah Anda tertarik membacanya aplikasi website dan bahkan mau membeli apa yang ditawarkan?
Jika jawabannya “Ya” maka desain situs Anda sudah baik.
Tapi jika jawaban Anda “Tidak” maka perbaiki dulu sebelum Anda mulai mempromosikan situs Anda ini.


http://g-website.com

Temukan informasi lainnya mengenai Pembuatan Web, Pembuatan Website, Software Web, Software Aplikasi, Aplikasi Website, Desain Website hanya di Pembuatan Web & Website: Software Web - Aplikasi & Desain Website Tangerang pada 88db.com
More aboutMembuat Desain Website Yang Menjual

Tips & Trik Dalam Mendesain Web

Posted by malamjumat on Thursday, February 12, 2009

Sering kita temui website yang tipikal: "Welcome to my homepage," animasi e-mail, background dengan tulisan miring (diagonal), animasi garis pembatas, tabel dengan border tiga-dimesi dan lain-lain. Hal ini terjadi akibat dari fasilitas Template yang disediakan oleh software pembuat/pembuatan web seperti: FrontpageT, Corel WebDesignerT, dan sebagainya yang ditujukan untuk mempermudah penggunanya dalam membangun website.

Jika anda puas dengan hasil kerja anda membangun & pembuatan website dengan fasilitas template, sudahlah cukup sampai disini. Tetapi jika anda tidak puas dengan apa yang anda buat, dan anda merasa ingin lebih baik, maka anda perlu mengetahui bagaimana Web Designer membangun suatu Website, terlepas anda punya bakat seni atau tidak. Apakah ahli web desain atau tidak.

  1. Unik : Dalam membuat karya apapun seorang pembuat web desain / designer mempunyai kesadaran untuk tidak meniru atau menggunakan karya orang lain. Begitu pula seorang Web Designer harus mempunyai budaya malu untuk menggunakan icon, animasi, button, dll, yang telah digunakan atau dibuat oleh orang lain. Karena banyak hal yang dilakukan dalam desain website.
  2. Komposisi : Seorang Web Designer selalu memperhatikan komposisi warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya. Pergunakan selalu Palette 216 WebColor, yang dapat diperoleh dari Adobe.com, hal ini untuk mencegah terjadinya dither pada image yang berformat GIF. Dalam membangun website suatu perusahaan, Web Designer selalu menyesuaikan warna yang digunakan dengan Corporate Color perusahaan tersebut. Sebagai contoh: Telkom Corporate Color-nya adalah biru, Coca-Cola : merah dan putih, Standard-Chartered : hijau dan biru, dsb. Untuk kemudian warna-warna tadi digunakan sebagai warna dominan atau sebagai elemen pendukung (garis, background, button, dsb).Ini akan membuat desain website menjadi beragam.
  3. Simple : Web Designer banyak yang menggunakan prinsip "Keep it Simple", hal ini ditujukan agar tampilan website tersebut terlihat rapi, bersih dan juga informatif. Walaupun banyak software aplikasi maupun software desain tetapi diusahakan simple.
  4. Semiotik : Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda. Dalam hal ini diharapkan dengan melihat tanda atau gambar, user/ audience dapat dengan mudah dan cepat mengerti. Sebagai contoh: Jangan membuat gambar/image yang berkesan tombol, padahal itu bukan tombol/ link, walaupun mungkin banyak software desain yang bisa membantu pekerjaan.
  5. Ergonomis : Web Designer selalu memperhatikan aspek ergonomi. Ergonomi disini adalah dalam hal kenyamanan user dalam membaca dan kecepatan user dalam menelusuri website tersebut. Web Designer memilih ukuran Fonts yang tepat sehingga mudah dibaca, Web Designer bisa melakukan pembuatan aplikasi yang menempatkan link sedemikian rupa sehingga mudah dan cepat untuk di akses dan lebih penting lagi adalah Informatif. Sehingga aplikasi website lebih "nyaman".
  6. Fokus : Tentukan hirarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan, misalnya: Judul harus besar, tetapi jangan sampai akhirnya akan konflik dengan subjudul yang berukuran hampir sama. Hal ini akan membingungkan user/audience untuk menentukan pesan mana yang harus lebih dahulu dibaca/ dilihat. Pembuatan aplikasi seperti ini akan memudahkan user.
  7. Konsisten : Tentukan font apa yang akan digunakan sebagai Body-text, Judul, Sub Judul dan sebagainya, sehingga website tersebut akan terlihat disiplin dan rapi. Sesuaikan jenis huruf yang digunakan dengan misi dan visi website (aplikasi website) tersebut, misalnya: hindari menggunakan font Comic dalam membangun website suatu perusahaan resmi.

Demikian beberapa aspek dan prinsip yang digunakan Web Designer dalam pembuatan website, selebihnya merupakan ekspresi dari pembuat website itu sendiri yang terwujud dalam penggayaan penyusunan website.

www.asiamaya.com

Temukan informasi lainnya mengenai Pembuatan Web, Pembuatan Website, Software Web, Aplikasi Website, Software Aplikasi, Web Desain, Pembuatan Aplikasi, Software Desain, Software Website, Desain Website hanya di Pembuatan Web & Website: Software Web - Aplikasi & Desain Website Tangerang pada 88db.com

More aboutTips & Trik Dalam Mendesain Web