Showing posts with label organizer company. Show all posts
Showing posts with label organizer company. Show all posts

Memulai Terjun di Dunia Event Organizer Company

Posted by jenggot kambing on Monday, September 7, 2009

Jika Anda ingin memiliki side job atau pekerjaan sampingan bahkan bisa menghasilkan pemasukan yang lumayan dan bisa dikerjakan di rumah, coba saja berkenalan dengan sebuah usaha yang biasa disebut dengan event organizer atau EO.

Dari namanya saja sudah bisa ditebak, usaha ini memang memanajeri penyelenggaraan sebuah even. Dan jika Anda memiliki banyak relasi atau kenalan, suka kegiatan yang banyak berhubungan dengan orang, serta sering memiliki ide-ide kreatif, mungkin Anda salah satunya orang yang berbakat untuk mengelelola sebuah Organizer Company

Meski masih banyakpeluang, tepat saja, untuk bisa memiliki dan mengelola EO yang dapat dipercaya terus menerus oleh klien, tentu saja ada beberapa hal yang perlu dimiliki. Dan yang utama adalah kreatifitas, itulah bahan jualan dari EO.

Beberapa klien pun datang dari bidang yang berbeda-beda. Mulai dari bidang property untuk menggarap Architect Furniture sampai urusan Stand Pameran, telekomunikasi, dipercaya untuk menggarap seminar pendidikan, even otomotif, alat-alat kesehatan, hingga klien di bidang penerbangan.

Tips Jika Ingin Terjun Di Bidang EO:

Saat ditanya tentang apa saja yang bisa dijalani bagi mereka yang ingin terjun di dunia EO, Silvi memberikan beberapa tips ringkas berikut ini:

1. Miliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Di jakarta sendiri, kerap diadakan beberapa kursus singkat tentang bagaimana mengelola EO. Sedangkan di Singapura, ada sekolah khusus dengan pendidikan jurusan semacam ini.

2. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat tim khusus. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri.

3. Atur atau manajemeni dengan baik dan profesional.

4. Jangan takut untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda.

5. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas.

6. Miliki jaringan relasi sponsor. Terkadang pihak pemakai jasa EO juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi EO itu sendiri.

7. Harus bisa memanejemen emosi. Kerja EO apalagi jika makin dekat dengan hari H penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel EO itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini.

8. Untuk mereka yang baru terjun, utamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah EO, maka di kesempatan lain, EO ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan EO ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru.

blogger.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutMemulai Terjun di Dunia Event Organizer Company

Menghadapi Tantangan di Dunia Organizer Company

Posted by jenggot kambing on Thursday, August 20, 2009

PERHELATAN tak akan lepas dari kehidupan kita. Mulai pesta ulang tahun, pernikahan hingga ke acara pameran akbar. Jika dulu persiapan acara-acara biasanya dilakukan oleh yang punya hajat sendiri, kini banyak yang menyerahkannya pada pihak lain alias Event Organizer (EO). Bahkan, di kalangan ekonomi atas acara ulang tahun anak pun lazim memakai jasa EO. Makanya, akhir-akhir ini banyak EO yang bermunculan.

"Mendirikan Event Organizer sangat prospektif sekarang ini. Jadi, kalau memang ada minat, kenapa tidak bikin EO saja. Di Jakarta hampir semua company memakai jasa EO atau Best Organizer," kata Lucky Iswandi, Managing Director Satu Bintang Management Partners, EO yang bergerak di bidang pelaksanaan acara pernikahan dan pelatihan.

Karena orang cenderung lebih sibuk dengan pekerjaannya atau ingin lebih praktis, mereka memilih Event Organizer Company untuk melaksanakan acaranya.

Ia menambahkan, bisnis di bidang EO (Event Company) tahun ini lebih mengarah kepada budget concern. "Ya seiring dengan isu krisis ekonomi global," ungkap pria berkulit putih ini.

Dengan kata lain, EO atau Organizer Company sekarang ini harus betul-betul fleksibel dalam mengajukan bujet atau anggaran kepada user.

Jika Anda berminat mendirikan EO Best Organizer, menurut Lucky ada beberapa yang mesti dipertimbangkan.

"Cara mendirikan EO cukup mudah. Kita tinggal bikin PT saja dengan lingkup kerja EO. Kemudian, siapkan fasilitas apa yg disediakan oleh EO tersebut lalu tuangkan ke dalam company profile," tuturnya.

Memang, terkadang agak sulit bagi EO (Event Company) yang baru untuk bisa masuk ke perusahaan yang besar. "Kecuali kalau EO tersebut sudah pernah menangani kegiatan-kegiatan yang besar sebelumnya," kata Lucky.

Namun, semua hal yang sulit itu harus dianggap sebagai tantangan, sehingga EO bisa maju.

Memang, biasanya perusahaan besar sudah memilih Event Organizer Company yang sudah biasa mereka pakai dengan kontrak dalam periode setahun misalnya. Nah, cara memenangkan pasarnya adalah dengan pendekatan yang baik dengan klien-klien yang biasa menggunakan jasa EO supaya mau mencoba jasa EO atau Organizer Company kita," ungkapnya panjang lebar.

newspaper.pikiran-rakyat.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutMenghadapi Tantangan di Dunia Organizer Company