Showing posts with label bidak catur. Show all posts
Showing posts with label bidak catur. Show all posts

Menikmati Papan Catur (Wood Chess) Khas Indonesia

Posted by jenggot kambing on Tuesday, September 1, 2009

Ada bidak Asmat, petani Hong Kong, dan bahkan keluarga Bart Simpson. Pepih Nugraha mengaku terlambat menyukai catur. Permainan catur dikenalnya sejak bangku SD. Saat itu hanya sebatas melihat orang bermain catur. Belum tertarik menyentuh bidak-bidak.

Antusias permainan catur (Wood Chess Board) muncul belasan tahun kemudian. Tahun 1985, Lugito Hayadi juara nasional catur menulis dasar-dasar bermain catur di sebuah tabloid olahraga. Pepih tak hanya mengkliping semua tulisan. Ia juga belajar memahami teknik-teknik bermain catur. Bagaimana langkah awal, cara bertahan, menyerang, sampai menang.

`'Saya tertarik sudah kuliah di Universitas Padjadjaran (Unpad). Belajar dari kliping tabloid, lalu bergabung dengan perkumpulan catur tingkat universitas,'' ungkapnya saat ditemui Republika, `'Mungkin kalau belajar dari kecil sekarang sudah juara dunia.''Tapi, tidak ada kata terlambat. Semakin sering membuka papan catur (Wood Chess Board) Pepih semakin paham teknik menuju juara. Dari bangku kuliah, kegemaran main catur mengalir hingga menjadi jurnalis di koran Kompas.

Di tengah kesibukan meliput berita-berita, main catur jalan terus. Bahkan, di sela-sela menunggu narasumber, ayah satu anak ini duduk di pojokan bermain catur dengan wartawan lain. Gawatnya, kalau kalah Pepih jadi penasaran ingin terus bermain.Tulisannya tentang catur pun sering kali menghiasi halaman olahraga. Ada nilai seninyaDari bermain catur, Pepih jatuh cinta dengan papan-papan catur. `'Ada nilai seni dari setiap papan catur (Wooden Chessboard) .''

Tak perlu jauh-jauh dulu ke luar negeri, setiap daerah di Indonesia memiliki papan catur (Wood Chess) berbeda. Papan catur (Wood Chess Set) itu mengikuti ciri khas setempat. Posisi setiap bidak semua sama, dua benteng letaknya di sisi paling kanan-kiri, dua kuda, delapan pasukan tentara di barisan terdepan, raja berdampingan dengan ratu/menteri. Yang membedakan adalah bahan, bentuk, dan aksesorinya.Suami dari Tantri Sulastri ini memperlihatkan papan catur (Wooden Chess) dari NTB (Nusa Tenggara Barat). Bidak catur (Wooden Chessboard ) dibentuk berdasarkan kisah masyarakat asli NTB. Bahannya dari kayu asli setempat, di sekeliling sisi bagian bawah bidak ditempeli kerang. Titik-titik kerang ini sebagai identitas NTB daerah penghasil kerang.

Papan catur (Wood Chess) dari Palu, Sulawesi, Tengah terbuat dari kayu hitam yang mahal. Papan catur suku Asmat tak kalah unik. Bidak-bidak dibentuk mirip suku Asmat di Papua. Pion-pion catur bagaikan pasukan perang Asmat membawa tombak, dan garda penghalau panah. Raja dengan mahkotanya pun dibuat menyerupai tokoh raja di Asmat. Bentuk suku Asmat, tapi pesannya bukan di Papua melainkan di Klaten. Bahannya (Wooden Chess) terbuat dari tembaga. `'Nggak bosan saya berlama-lama melihat papan catur Asmat ini. Lucu, dan mengesankan,'' tambahnya.Harga...

republika.co.id

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutMenikmati Papan Catur (Wood Chess) Khas Indonesia

Mengukur Kesabaran Dengan Catur

Posted by gelasbagus on Wednesday, May 27, 2009

BERMAIN wood chess atau catur dipercaya bisa meningkatkan daya pikir, menanamkan kesabaran, dan semangat pantang menyerah. Permainan wood chess set menggunakan bidak dan wood chess board kotak-kotak tersebut terbukti membuat anak lebih sportif dalam berkompetisi. Wooden chess dan wooden chessboard berbeda dengan sebagian besar jenis permainan yang dimainkan bersama-sama. Dengan dua orang pemain, membuat chess set dan chess board menjadi permainan wooden chess set yang cenderung lebih serius dibandingkan permainan lainnya.

Walaupun terkesan serius dengan masing-masing pihak menguasai 16 bidak, permainan
wooden chess board itu ternyata memiliki dampak yang sangat baik bagi perkembangan jiwa maupun mental anak. Permainan catur wood chessboard dianggap bisa membuat anak berpikir lebih cepat dan taktis. Bahkan, chessboard set mengajarkan anak untuk tidak menyerah ketika menghadapi masalah.
Seiring dengan semakin terbukanya pengetahuan dan kemudahan mendapatkan informasi, semakin sadar pula orangtua akan pentingnya mengenalkan permainan wood chess dan wood chess board pada anak sejak dini. Hal tersebut tentu saja beralasan karena permainan wood chess set dan wooden chessboard sendiri sudah terbukti membuat anak lebih sportif dalam berkompetisi.

"Catur atau
wooden chess dan wooden chess board adalah olahraga untuk semua umur. Namun, lebih baik jika permainan chess set dan chess board sudah diajarkan kepada anak sedini mungkin. Itu karena sisi positif bermain wooden chess set dan wood chessboard lebih mudah diserap anak-anak," kata Pengajar Olahraga di SD Rawamangun, Gunawan Pambudi.

Menurut Gunawan, anak anak yang telah memahami permainan catur dan
chessboard set, biasanya lebih mudah mengerti lingkungannya, bisa memahami kesulitan anak lain, bahkan anak-anak yang terbiasa bermain catur, tumbuh sebagai anak-anak yang sabar.
"Lewat bermain catur, anak-anak juga diajarkan bagaimana menghargai orang lain. Kalau mereka kalah, anak-anak diajarkan untuk menghargai kemenangan orang lain. Itu yang tidak banyak ditemukan di lingkungan sekarang," terangnya. (sindo//tty)

http://lifestyle.okezone.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Wood Chess - Wood Chess Set - Wood Chess Board - Wooden Chessboard - Wooden Chess - Chess Set - Chess Board - Wooden Chess Set - Wooden Chess Board - Wood Chessboard - Chessboard Set - Catur dan Catur / Wood Chess : Wood Chess Set - Wood Chess Board & Wooden Chessboard Surabaya di 88db.com
More aboutMengukur Kesabaran Dengan Catur