Showing posts with label bahan kayu. Show all posts
Showing posts with label bahan kayu. Show all posts

Ekspor Kerajinan Bahan Kayu Ramah Lingkungan (Wood Handicraft) Meningkat

Posted by jenggot kambing on Wednesday, September 2, 2009

Produk kerajinan (Wood Handicraft) yang berbahan baku ramah lingkungan saat ini memiliki peluang untuk ekspor karena banyak diminati pembeli luar negeri, sehingga produk semacam itu harus menjadi prioritas ekspor.

Direktur Asosiasi Pengembangan Industri Kerajinan Republik Indonesia (APIKRI), Amir Fanzuri, di Yogyakarta, Sabtu (6/12) mengatakan karenanya pengusaha kerajinan (Handicraft Miniature) di Indonesia harus bisa melihat peluang pasar seperti itu agar mampu bersaing di pasar ekspor.

"Sebab, jika pengusaha tidak mampu membaca peluang tersebut maka produk kerajinan negeri ini akan tersingkir dari pasar ekspor, karena produk kerajinan (Handicraft Handmade) yang berbahan baku ramah lingkungan, kini sudah menjadi tren dunia," katanya.

Menurut dia, produk kerajinan berbahan baku ramah lingkungan misalnya, jika produk itu menggunakan bahan kayu (Wood Handicraft) maka harus dari jenis pohon yang cepat tumbuh dan bukan pohon langka serta tidak merusak lingkungan alam.

"Jadi, produk kerajinan dengan bahan baku seperti itu memiliki prospek ekspor yang bagus. Misalnya, bahan baku dari kayu Sonokeling, Sengon dan Bambu yang di habitatnya masih banyak dan mudah tumbuh," katanya. Ia mengatakan produk kerajinan (Wood Miniature) yang berbahan baku dengan basis pemulihan fungsi lingkungan alam juga menjadi incaran para pembeli di luar negeri.

Misalnya, produk kerajinan (Handicraft Handmade) dengan bahan baku daun Pandan. Perajin selain memenuhi kebutuhan bahan baku dengan menanam pohon pandan sendiri di tepian pantai atau sungai, sekaligus membantu mencegah erosi dan melindungi tanaman produktif dari angin laut.

"Sedangkan produk kerajinan yang memberikan kontribusi pemanasan global justru tidak lagi diminati buyer di luar negeri," katanya.

Menurut dia, saat ini juga ada kecenderungan di pasar internasional bahwa produk ekspor kerajinan Wood Miniature tersebut harus dilengkapi sertifikat ecolabeling dan tanpa dilengkapi dokumen itu maka biasanya pembeli luar negeri tidak percaya dan menolak kiriman produk yang dipesannya (Handicraft Miniature).

"Namun, sayangnya sertifikat ecolabeling dari Indonesia tidak dipercaya oleh pembeli di pasar internasional," kata Amir Fanzuri.

kapanlagi.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutEkspor Kerajinan Bahan Kayu Ramah Lingkungan (Wood Handicraft) Meningkat

Perawatan Material Berbahan Kayu

Posted by anggota member on Monday, August 10, 2009

Kayu mentah atau kayu hasil finishing jadi tahan lama. Material wood handicraft mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka wood handicraft, furniture atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin.

Cara melindungi dan merawat
handicraft handmade kayu itu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi handicraft handmade kayu itu tentu beda perlakuan. Namun, cara merawatnya tak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional.


Kayu Mentah

Kayu mentah ini adalah kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak, misalnya melamin atau pelitur.
Langkah-langkah pengerjaan:

1. Ampelas permukaan kayu (semisal
wood miniature) hingga sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu dengan kuas.


2. Sapukan cairan linseed oil dengan kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu/
wood miniature tadi.


3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan
handicraft miniature kayu. Biarkan hingga kering 1-2 jam.


4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan
handicraft miniature kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lain.


Kayu dengan Finishing


Langkah merawat kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur.


1. Bersihkan
handicraft kayu menggunakan lap kering dan bersih.


2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu, jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis untuk mengoleskannya pada bagian detailnya.


3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal.


Langkah Mengilapkan Kayu


Handicraft
kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah finishing. Hasilnya, kayu lebih mengkilap dan berlapis minyak. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan ini 1-2 minggu sekali.
Caranya:

* Gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.


* Biarkan sekitar 10 menit lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih.


www.kompas.com


Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang
More aboutPerawatan Material Berbahan Kayu

Kerajian Kayu dari Kalimantan

Posted by Sate Ayam on Thursday, July 2, 2009


Kerajinan khas kalimantan sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain. Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.

Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan rakyat kalimantan ini berasal dari hutan adat. Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.

Lain halnya kerajinan kayu di ngawi

Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.

Mereka dengan antusias melihat dan bahkan sampai memotret berbagai macam bentuk kerajinan kayu yang dipajang di galeri. "rata-rata mereka turis yang berlibur di jogjakarta dan akan melanjutkan perjalanan ke bali. Guide yang sering memberi masukan pada mereka tentang kerajinan kayu ini,'' kata suyatno, penjaga salah satu galeri di sentra kerajinan ini.

Menurut yatno, rata-rata turis yang singgah di galeri membeli barang yang dipajang oleh sang pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan. Meskipun yang dibeli perik-pernik kecil yang beratnya kurang dari lima kilogram. ''Harga tak masalah, tetapi karena perjalanan jauh sehingga tidak bisa bawa barang berat," kata yatno.

Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tangan miniatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. "perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen. Nanti guide mereka yang akan menawar," kata suyatno.

Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari ngawi membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.

Temukan informasi lainnya mengenai kerajinan kayu - barang kerajinan - pengrajin kayu - kerajinan tangan - pengrajin kerajinan - pengrajin barang kerajinan pada 88db.com

Http://ngawikab.go.id
More aboutKerajian Kayu dari Kalimantan

Merawat Jenis Bahan Kayu untuk Souvenir

Posted by Sate Ayam on Monday, May 18, 2009



Bersihkan kotoran yang mengganggu keindahan aksesori
Kerajinan Kayu yang bernilai seni tinggi. Caranya mudah, langkah pengerjaannya praktis.Kayu mentah atau kayu hasil finishing yang dilakukan Pengrajin Kayu jadi tahan lama. Material kayu mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka furnitur atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin.Cara melindungi dan merawat Kerajinan Kayu itu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda perlakuan. Namun cara merawatnya tak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional yang bisa dibeli di Pengrajin Barang Kerajinan kayu.Kayu MentahKayu mentah ini adalah Kerajinan Tangan kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak oleh sang Pengrajin Kayu, misalnya melamin atau pelitur.
Langkah-langkah pengerjaan:
  1. Ampelas permukaan Barang Kerajinan kayu hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu menggunakan kuas.
  2. Sapukan cairan linseed oil dengan memakai kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu.
  3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan kayu. Biarkan hingga kering antara 1-2jam.
  4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lainnya.
Kayu dengan FinishingLangkah merawat Barang Kerajinan kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur oleh Pengrajin Kerajinan kayu.
  1. Bersihkan kayu menggunakan lap kering dan bersih.
  2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu -jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis Pengrajin Kerajinan kayu untuk mengoleskannya pada bagian detailnya.
  3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal.
Langkah Mengilapkan KayuKerajinan Tangan kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah dengan finishing. Hasilnya, kayu lebih mengilap dan berlapis minyak oleh Pengrajin Barang Kerajinan. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan ini satu-dua minggu sekali.
Caranya:
  • Gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan, hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.
  • Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih

Temukan info tentang kerjainan kayu di Kerajinan Kayu - Barang Kerajinan - Pengrajin Kayu - Kerajinan Tangan - Pengrajin Kerajinan - Pengrajin Barang Kerajinan dan Kerajinan Kayu: Barang Kerajinan Pengrajin Kayu & Kerajinan Tangan Bekasi Jawa Barat pada 88db.com

http://www.ideaonline.co.id
More aboutMerawat Jenis Bahan Kayu untuk Souvenir

Merawat Bahan Kayu

Posted by malamjumat on Thursday, March 12, 2009

Bersihkan kotoran yang mengganggu keindahan aksesori kerajinan kayu yang bernilai seni tinggi. Caranya mudah, langkah pengerjaannya praktis.

Kayu mentah atau kayu hasil finishing jadi tahan lama. Material kayu mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka furniture atau aksesori rumah, seperti patung, figura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin. Kita bisa merawat kerajinan seperti pengrajin kayu.
Cara melindungi dan merawat kerajinan kayu itu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda perlakuan. Namun cara merawatnya tak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional.

Kayu Mentah

Kayu mentah ini adalah kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan antiair dan antiminyak, misalnya melamin atau pelitur.
Langkah-langkah pengerjaan:

1. Ampelas permukaan kayu kerajinan tangan tsb hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu menggunakan kuas.
2. Sapukan cairan linseed oil dengan memakai kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kerajinan tangan kayu.
3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan kayu. Biarkan hingga kering antara 1-2jam.
4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lainnya.

Kayu dengan Finishing

Langkah merawat kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur.

1. Bersihkan barang kerajinan kayu menggunakan lap kering dan bersih.
2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu -jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis untuk mengoleskannya pada bagian detailnya. Pengrajin barang kerajinan tentunya paham dengan langkah ini.
3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal.

Langkah Mengilapkan Kayu

Kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah dengan finishing. Hasilnya, kayu lebih mengilap dan berlapis minyak. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan ini satu-dua minggu sekali. Pengrajin kayu maupun pengrajin kerajinan sejenisnya mungkin menggunakan langkah seperti itu.
Caranya:

* Gosokkan ampas kelapa pada permukaan barang kerajinan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan, hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.
* Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih.

www.ideaonline.co.id


Temukan informasi lainnya mengenai Kerajinan Kayu - Barang Kerajinan - Pengrajin Kayu - Kerajinan Tangan - Pengrajin Kerajinan - Pengrajin Barang Kerajinan hanya di Kerajinan Kayu: Barang Kerajinan Pengrajin Kayu & Kerajinan Tangan Bekasi Jawa Barat pada 88db.com
More aboutMerawat Bahan Kayu