Showing posts with label alat musik tradisional. Show all posts
Showing posts with label alat musik tradisional. Show all posts

TIPS Mengajak Anak Bermain Musik

Posted by Sate Ayam on Tuesday, February 17, 2009


Memang tidak mudah membuat anak menyukai musik atau paling tidak memiliki kualitas musikal yang baik klik Jual Alat Musik Bekas & Alat Musik Bekas.

Di bawah ini kami pilihkan beragam cara untuk mengajak anak mengenali musik berdasarkan bimbingan para pengajar Gita Niti Para Samya dan berbagai sumber pembelajaran musik anak(klik Jual Alat Musik Bekas & Alat Musik Bekas).Untuk anak usia 2 sampai 6 tahun :

1. Ikutilah kemauan mereka. Pahamilah bahwa mereka masih suka bermain, jangan sampai mereka jadi terbatasi.klik Jual Alat Musik Second & Jual Alat Musik Baru

2. Kenalkan musik kepada anak, bisa dengan memutarkan rekaman lagu atau mengajak mereka nonton pertunjukan musik.klik Jual Alat Musik Second & Jual Alat Musik Baru

3. Pancinglah dengan alat-alat musik. Perdengarkan bunyi-bunyian alat musik. Jika anak mulai mengerti, baru diarahkan. Jangan memaksa anak belajar alat musik tertentu.

4. Kalau anak lambat mengerti, gunakan pendekatan psikologis. Jika ada guru pembimbing, mintalah agar guru itu tidak hanya memberikan menjejalkan materi, tapi juga memahami psikis anak tersebut.klik Daliza Music Center & Jual Alat Musik Bekas

5. Orangtua sang anak sebaiknya menambah pengetahuan musik dengan membaca buku-buku atau modul-modul tentang musik. Jika orang tua memahami yang dipelajari anak, ia akan mendukung secara positif.klik Daliza Music Center & Jual Alat Musik Bekas

Kegiatan-kegiatan untuk pembelajaran anak usia 4 sampai 10 tahun :

1. Bermain dan berdansa dengan iringan musik. Misalnya dengan menggambar garis paranada di lantai dan anak menjadi not baloknya. Ia bergerak di garis tersebut dengan mengikuti nada lagu tertentu.klik Alat Musik Second & Alat Musik Baru

2. Hubungankan dengan pengetahuan lain. Mengenalkan operasi matematika lewat bunyi, misalnya : clap-clap ditambah cip-cip jadi clap-clap-cip-cip, atau mengenalkan ilmu alam sembari mendengarkan bunyi angin, ombak, hujan, dan unsur alam lain.klik Alat Musik Second & Alat Musik Baru

3. Ajarkan ritme musik kepada anak dengan kreatifitas. Misalnya, dengan menyanyikan syair sebuah lagu bergantian. Dengan cara ini, anak bisa mengapresiasi cara bernyanyi orang lain, dan mampu bekerja sama dengan orang lain untuk menghasilkan nyanyian yang indah.

4. Tambahkan apresiasi seni lainnya ke dalam pembelajaran musik(Music Center). Yang paling populer adalah mengenalkan anak dengan warna-warni lukisan dan belajar menangkap emosi dalam lukisan, sama halnya dengan menangkap emosi pada lagu.

Banyak lagi hal yang bisa dilakukan untuk membantu menumbuhkan musikalitas anak, yang harus anda ingat hanya, anak tetaplah anak, dukunglah mereka dan biarkan mereka menjadi dirinya sendiri kunjugilah Music Center !

Temukan informasi mengenai Jual Alat Musik Bekas, Alat Musik Bekas, Alat Musik Second, Alat Musik Baru, Music Center, Daliza Music Center, Jual Alat Musik Bekas, Jual Alat Musik Second, Jual Alat Musik Baru dan Jual Alat Musik Bekas : Alat Musik Second & Baru - Music Center Daliza Ciputat - Tangerang pada 88db.com

http://www.rajaraja.com/

More aboutTIPS Mengajak Anak Bermain Musik

tips rekaman dan mixing

Posted by Sate Ayam on Friday, February 6, 2009

peralatan audio bukan hanya para SE dan Studio Musik / Studio Rekaman aja yang beli. Melainkan mulai dari anak SMA dan Musisi yang mencoba rekaman sendiri di rumah. Banyak dari para pendatang baru di bidang audio ini yang punya kesulitan untuk mendapatkan hasil mixing yang pro. Hasil mixing kedengeran nya sudah oke, tapi koq ada yang kurang ya???

1. Monitoring Level.
Mungkin karena gakut telinga lelah atau gak mau ganggu teman yang lagi tidur di studio, beberapa orang mixing dengan volume yang pelan. Ini tidak baik. Kalau kamu mixing dengan volume yang terlalu pelan, maka kemungkinan besar hasil mixing kamu akan kebanyakan bass. Ada hubungan nya dengan teori kurva fletcher / munson yang singkatnya mengagakan bahwa telinga manusia pada saat volume rendah gak seberapa sensitif pada low & high frequency(klik Studio Musik / Studio Rekaman).

2. Hasil akhir yang mendem.
Ini juga masalah rutin yang banyak terjadi hehehe. Kalau kamu perhatikan ada beberapa CD pro yang bright, high frequency dan tidak mendem. Sedangkan kalau kamu coba EQ pasti akan sakit ke telinga, dan gak mendapatkan sound spt itu. Lalu itu sound apa?? Jawabnya adalah HARMONIC.(klik Studio Music / Studio Recording)

3. Experiment dengan Reverb.
Pertama kali, reverb harus ditaruh di fx channel atau aux channel. Jangan di insert karena akan menghabiskan CPU kamu. Carilah reverb yang baik bunyi nya. Jangan sembarang ambil reverb lalu pakai preset. Penggunaan reverb yang salah akan menyebabkan hasil mixing terdengar amatir, dan gak dapat diperbaiki saat mastering. Misal nya vocal yang seperti di dalam sumur, atau snare reverb yang jadul dsb klik
Studio Band, Studio Music Band.

4. Gunakan EQ seperlu nya.
Selalu usahakan untuk mendapatkan hasil yang di inginkan pada saat tracking. Ingatlah pepatah "Rubbish in Rubbish out". Secara pribadi aku selalu mencoba mixing tanpa menggunakan EQ sama sekali. Tapi akungnya di sini sering dapat job hasil tracking orang lain. Semakin parah material nya, terpaksa deh menggunakan banyak EQ(klik Studio Band, Studio Music Band)

5. Gunakan Compressor seperlu nya.
Kalau misal nya bisa kelihatan di graphic nya misalnya waktu intro pelan, lalu waktu ref jadi kencang, gunakan aja automation untuk menyamakan nya. Sound nya lebih natural lho. Dan untuk yang baru coba2 pake compressor, kalau settingan ngga benar malah buat sound nya jadi ngga enak. Ngga percaya? Coba experiment dengan sound yg agak fluktuatif. Misal nya acoustic guitar yang petikan, taruh compressor hingga didapat Gain Reduction sekitar 6 dB. Lalu setting attack 5 ms, release 10 ms. Gimana hasil nya? Kemungkinan besar sound nya akan terdengar pecah sebaiknya klik
Studio Music Recording.

6. Pakailah Speaker Flat
Speaker flat itu netral artinya tidak ada frequency yg di boost, juga dia lebih detil dalam me reproduksi suara. Misalnya yang ngga akan kedengeran di speaker rumah spt background noise, akan terdengar di speaker flat. Juga speaker rumah sangat sulit untuk fine tuning parameter. Reverb panjang dan pendek ngga jelas beda nya. Lalu suara bass dan oboe jadi mirip hehehe. Begitu juga susah waktu meng EQ instrument.silakan klik Studio Music Recording.

Temukan informasi mengenai Studio Musik, Studio Rekaman, Studio Music, Studio Recording, Studio Band, Studio Music Band, Studio Music Recording dan Studio Musik & Rekaman : Studio Music & Recording - Studio Band Jakarta pada 88db.com

More abouttips rekaman dan mixing