Bisnis Digital Printing

Posted by Sate Ayam on Saturday, January 17, 2009

Ingin memiliki bisnis usaha digital printing (percetakan serba ada) atau one stop service? Kalau anda mau dan sedikit nekad, berikut ini pengalaman dan literatur di lapangan yang bisa diadaptasi dalam memulai bisnis usaha digital printing, fotocopy, dan desain grafis :

Tentukan Target Konsumen
Untuk orang-orang yang butuh percetakan cepat spt undangan, kartu nama, presentasi, brosur, dll. Tentunya harus instant alias bisa ditunggu karena menggunakan digital printing yang meniadakan proses konvensional yg butuh proses lama. Hal ini membutuhkan modal yang cukup besar karena mesin digital printing / cetak digital ala Snapy atau Subur terhitung sampai ratusan juta harganya. Mungkin bisa pula menekan biaya melalui leasing atau kredit ke bank untuk pembelian printer, komputer, dll.

Salah satu kiat dalam memulai / membuka usaha jasa percetakan bisa dimulai dari menerima / mengerjakan jasa settingan (lay-out dulu), sebelum menjalar ke proses lainnya alias tidak langsung membuka usaha dengan skala besar.

Secara umum, modal yang besar tentunya akan mempermudah melakukan usaha jasa percetakan. Namun, bukan berarti modal kecil akan menghambat usaha. Bisa dimulai dari networking terlebih dulu sambil mencari investor, customer, partner, dan supplier.

Dengan modal awal sekitar Rp. 10jt untuk membuka usaha digital printing / cetak digital, maka akan diperlukan beberapa hal seperti berikut:

1 komputer P4 dengan spesifikasi grafis ( beli second lebih murah ) Rp. 4jt
1 printer laser untuk bikin film sablon Rp. 1jt
1 scanner Rp. 500rb - 700rb
1 printer inkjet (merek terserah, cari ukuran A4 utk awal, tapi cari refill tinta yang berkualitas, untuk menghindari catridge sering rusak karena kualitas tinta yang jelek ) Rp. 500rb
Sisanya untuk sewa tempat, pengadaan kertas dan sedikit promosi.

SDM
Tentu harus ada yang pintar disain. Bisa dua pilihan. Menyewa jasa seseorang yang memang sudah jago dulu untuk bisa saling belajar dan mengajari (tidak pelit bagi ilmu dengan pegawai lainnya) atau memang belajar dari awal sekali. Spesifikasi pekerjaan mencakup seperti:
1. Disain gambar, edit foto, disain spanduk,
2. Membuat stempel, sablon kop surat, kartu nama, amplop
3. Cetak brosur, flyer dan cetakan lainnya.

Kategori desain grafis dalam praktek bisnis percetakan /
Print Digital, perlu diketahui adanya dua golongan disain grafis: operator atau yang memang creative designer.
Biasanya operator komputer bisa mengerjakan kerjaan grafis, tetapi (kebanyakan) untuk pekerjaan setting-an (lay-out) contoh cetakan yang sudah pernah ada sebelumnya. Ini tidak diperlukan pendidikan formal, bisa belajar secara otodidak, yang penting kenal/tahu program-program grafis cth
Percetakan offset / Cetak Offset.

Adakalanya pekerjaan grafis /
Print Digital tidak bisa dikerjakan oleh operator grafis seperti ini, namun perlu seorang creative designer yang salah satu tugasnya adalah membuat konsep disain.

Sewa Tempat
Hal ini tergantung pada lokasi. Misalnya yang pinggir jalan raya sewanya Rp. 7jt/ tahun. Ada pula yang lokasinya agak masuk kedalam gang, maka sewanya “hanya” Rp. 4 jt/tahun.

Service yang disediakan umumnya:
1. Cetak Kartu Nama, Kwitansi, Undangan, Nota, dsb
2. Pengetikan
4. Setting dan disain brosur, retouching foto.
5. Scan gambar
6. Print warna
7. Pembuatan stempel
8.
Percetakan offset, Cetak Offset

Cetak dengan laser warna agak mahal dibanding dengan sablon atau order ke percetakan, tapi kelebihannya adalah bisa menerima pemesanan dengan oplah sedikit misalnya hanya 1 lembar saja (lebih ngirit) karena tidak semua customer mau pesan dalam jumlah besar (terkadang hanya pesan 10 lembar buat proof atau contoh).

Komitmen dan faktor ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Temukan informasi mengenai Cetak Digital, Print Digital, Jasa Printing, Percetakan offset, Cetak Offset, Digital Printing dan Cetak & Print Digital : Jasa Printing – Percetakan & Cetak Offset Bekasi pada 88db.com.

http://www.chabelita.biz/

More aboutBisnis Digital Printing

Tips Berbisnis Busana Muslim

Posted by Sate Ayam

1. MULAI, MULAI & MULAI.
Bisnis jangan hanya jadi gagasan berjualan busana muslim/pakaian muslim wanita. Beranilah memulai. Tanpa dimulai, ide bisnis sehebat apapun tidak akan ada gunanya. Bisnis besar umumnya diawali dari bisnis yang kecil.
2. FOKUS PADA BISNISNYA DAN BUKAN AKSESORISNYA.
Aktifitas bisnis difokuskan bagaimana proses penjualannya terus berlangsung dengan perputaran bisnis busana muslim/pakaian muslim lebih cepat daripada fokus pada aksesoris pakaian wanita yang kurang penting.
3. JANGAN TERJEBAK ASET TETAP.
Jika ada modal, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting. Usahakan modal digunakan untuk memperbesar modal bisnis dengan desain baju dan model baju / model pakaian terbaru.
4. GUNAKAN EFEK TORNADO.
Modal bisnis
Grosir Pakaian digunakan untuk memutar bisnis busana muslim atau baju muslim. Laba bisnis digunakan untuk memperbesar modal usaha pakaian muslim sehingga terjadi percepatan pertumbuhan usaha baju muslimah atau busana muslimah. Demikian seterusnya sehingga modal usaha akan berlipat dalam waktu singkat.
5. JANGAN BERASUMSI, TEMUKAN FAKTANYA.
Jangan berasumsi bisnis menjual baju wanita /
Grosir Pakaian itu susah, marketing pakaian muslimah itu susah dan lainnya. Laksanakan dan temukan faktanya sehingga kita dapat informasi yang benar dari lapangan.
6. ATURLAH CASH FLOW DENGAN BAIK.
Bisnis
Busana Muslimah / Baju Muslim adalah cash flow, sehingga atur jangan sampai kehabisan modal. Cepat lakukan penjualan dan rajin-rajinlah menagih uang jika ada tunggakan dipelanggan. Usahakan transaksi dapat dilakukan cash agar tidak kesulitan modal yang dapat menghentikan perutaran bisnis.
7. KATAHUAI KEBUTUHAN DAN KEINGINAN PELANGGAN.
Selau check kebutuhan, keinginan dan permintaan pelanggan. Sediakan kebutuhannya, jangan melawan pasar, jangan menjual sesuatu yang kurang dibutuhkan pelanggan.
8. AKTIFLAH MEMASARKAN PRODUK.
Produk
Busana Muslimah / Baju Muslim yang hebat tanpa dipasarkan tidak akan ada hasilnya. Mulailah memasarkan kepada siapapun dan kenalkan produk mulai dari lingkungan terdekat, keluarga, arisan, pengajian, pameran serta event-event lainnya. Pemasaran memegang kunci keberhasilan dalam memperoleh keuntungan.
9. PILIHLAH HARGA YANG BAGUS.
Harga bagus bukan harga yang mahal, karena jika harga mahal maka barang tidak akan laku. Harga bagus bukan harga yang murah, karena dengan harga murah banya terjual dan keuntungan sangat tipis. Harga bagus adalah harga dimana kita untung dan produk laku keras. Caranya, rajin-rajinlah survei ke pesaing. Dengan demikian kita akan tahu harga yang paling pas agar produk kita dapat berkompetisi.

Temukan informasi mengenai Pakaian Muslim, Baju Muslim, Grosir Pakaian, Busana Muslim, Busana Muslimah dan Pakaian & Baju Muslim : Grosir Pakaian | Busana Muslim & Muslimah Jakarta pada 88db.com

http://dinconomy.wordpress.com/2008/09/17/tips-berbisnis-busana-muslim/
More aboutTips Berbisnis Busana Muslim

Tips Dekorasi Wedding

Posted by Sate Ayam

Memilih rekanan yang membantu di bidang dekorasi pernikahan / wedding decoration tidak semudah yang kita pikirkan. Sebelum kamu memutuskan vendor mana yang akan dipercayakan untuk menghiasi ruang pesta pernikahan kalian(wedding decoration), ada baiknya melihat tip-tip yang dikutip manten.cjb.net dari situs personal (blog) Irene Anggraeni.

Datangi gedung dan lihat ukuran ruangan, luasnya, tinggi sampai ke atap, tempat panggung, tempat panggung band, dsb. Tanyakan apa pihak pengelola gedung memiliki peta lokasi dan keterangan rinci tentang interior ruangan. Jika ada, mintalah copynya.

Datangi beberapa vendor dekorasi pernikahan yang kira-kira Anda tertarik. Tunjukkan denah ruangan dan apa saja yang Anda inginkan di dalam pesta itu, tanyakan perkiraan harganya. Saat mereka mengeluarkan harga, mintalah penjelasan secara rinci itu untuk apa saja. Misal, vendor memperkirakan biaya dekorasi untuk ruangan itu 15 juta, jika memungkinkan, minta perincian berapa standing flower yang kita dapat, bunga apa yang kita dapat (bunga lokal lebih murah daripada impor, namun kualitas tentu juga berbeda kan…atau mix antar keduanya sudah bisa mengurangi budget sebesar 30% ), apakah biaya itu termasuk karpet, apakah sudah termasuk umbul-umbul di jalan, dsb.

Minta kepada vendor-vendor(Wedding Organizer) untuk mengundang Anda ke acara yang mereka kerjakan dekorasinya, sehingga Anda bisa lihat cara kerja mereka langsung di lapangan.
Jika memungkinkan, saat bertemu vendor / Wedding Organizer, minta sketsa langsung saat bertemu. Datangi langsung kantor si vendor (hindari tempat umum seperti mall), kecuali Anda sudah kenal baik dengan si dekoratornya.
Item dekorasi yang biasanya ada di pernikahan: Dekorasi Perkawinan 1 set, misalnya gebyok jawa, rumah adat minang (untuk tradisional), kain penghias (internasional style), kursi pengantin dengan bantal dan permadani, kursi orang tua satu set, standing flower penghias di pelaminan. Area penerima tamu dan pintu masuk, misalnya pergola kain, standing flower, foto display, meja angpau. Jalur salaman, misalnya gerbang dari kain, standing flower 1 set. Panggung musik, janur umbul-umbul, penghias buffee keluarga

Jika Anda deal dengan vendor Dekorasi Perkawinan selalu biasakan meminta perjanjian hitam di atas putih dengan semua rincian itu, sehingga saat hari H keluarga mudah mengontrol item apa saja yang harus ada di dekorasi.

Temukan informasi mengenai Dekorasi Pernikahan, Dekorasi Perkawinan, Wedding Organizer, Wedding Decoration dan Dekorasi Pernikahan & Perkawinan : Wedding Organizer & Decoration Jakarta pada 88db.com.

Source Article:
http://wedz.wordpress.com/
More aboutTips Dekorasi Wedding