Tips Memilih studio rekaman

Posted by Sate Ayam on Tuesday, January 13, 2009

Yang harus dilakukan dalam memilih Studio Musik khususnya studio rekaman adalah:

1. Mendata studio
Ada beberapa cara untuk mengumpulkan data-data tentang studio rekaman. Pertama, lewat iklan di majalah, khususnya majalah musik bisa juga toko musik / toko alat musik terdekat atau bisa juga dengan mencari di internet.
Tetapi, iklan tidak bisa dipercaya begitu saja. Pada umumnya yang berpromosi adalah studio-studio musik yang besar saja. Sementara studio kecil tetapi layak, kadang tidak mempunyai cukup dana untuk berpromosi lewat iklan.
Selain itu, bertukar info antarsesama musisi juga bisa menjadi cara yang lumayan efektif. Setiap musisi yang sudah pernah rekaman dipastikan tahu studio mana saja yang layak untuk proses rekaman.

2. Cek studio dan perlengkapan musik yang ada di dalam studio
Apabila datang ke sebuah studio rekaman, perlu diingat jangan terlalu `silau` dengan peralatan canggih yang dimiliki sebuah
Studio MusicYang paling penting bukan hanya peralatan, tetapi keadaan ruangan operator sebuah studio.perhatikan alat musik dan sound sistem agar anda tidak kecewa dalam hasil suara.
Belum lagi desain ruangan juga bisa memengaruhi hasil rekaman. Coba simak beberapa tips dalam memilih studio rekaman /
Studio Band.
- Sebisa mungkin hindari ruangan berbentuk persegi karena ruangan seperti ini kualitas akustiknya kurang baik.
- Ukuran ruangan jangan kurang dari 40 meter persegi. Ukuran ruangan kurang dari itu kualitas akustiknya kurang baik.
- Ketinggian plafon jangan kurang dari 10 meter untuk menghindari pantulan suara yang berlebihan.

3. Minta contoh rekaman
Biarpun sudah menemukan studio dengan peralatan dan tata ruang yang baik, masih ada tips lain untuk menentukan sebuah studio rekaman(
Studio Recording) itu cukup baik atau tidak. Cobalah meminta contoh rekaman yang pernah dibuat oleh studio tersebut. Makin asyik apabila contoh rekaman yang mereka buat punya warna musik yang sama dengan genre musik yang band kalian mainkan.

4. Mengenal operator rekaman
Operator rekaman sama pentingnya dengan peralatan rekam yang mahal dan canggih. Karena tanpa operator rekaman yang andal, maka peralatan rekam secanggih apa pun akan jadi percuma aja.
Dari hasil contoh rekaman milik studio(
Studio Recording), kita bisa mengetahui seperti apa kualitas operator rekaman yang dimilikinya. Tapi, biar lebih meyakinkan lagi, sebaiknya kita berbincang-bincang langsung dengan operator rekaman / Studio Band. Dari sini kita bisa menggali sebanyak mungkin informasi tentang dirinya. Mulai dari referensi musiknya, background musiknya, sampai seleranya soal musik. Usahakan untuk mendapatkan operator rekaman yang cocok dengan kita.

5. Perhitungan biaya ( Harga Sewa )
Setelah merasa puas dengan satu
Studio Music, periksa lagi secara teliti harga sewa studio musik ( rekaman ). Jangan sampai ada poin yang terlewat karena bisa saja kita mendapat tambahan biaya yang seharusnya termasuk dalam paket sewanya. Tanyakan secara detail apakah instrumen musik, pita rekam, penyimpanan data komputer, sampai keping CD termasuk dalam harga paketnya.

Temukan informasi mengenai Studio Musik, Studio Rekaman, Studio Music, Studio Recording, Studio Band dan Studio Musik & Rekaman : Studio Music & Recording - Studio Band Jakarta pada 88db.com.

http://www.entry-indonesia.com/index.php?show=tips&berita=840

More aboutTips Memilih studio rekaman

Tips Berbisnis Busana Muslim

Posted by Sate Ayam

Jika Anda jeli, pasti bisa melihat bahwa baju muslim selalu laris dicari pembeli di Butik Muslim, Butik Muslimah, terutama menjelang Lebaran. Apalagi, kini baju muslim didesain menarik sehingga tampak modis serta membuat cantik dan anggun si pemakai. Tak heran, bisnis yang satu ini selalu menggiurkan. Anda bisa menjual, mulai dari baju muslim, kerudung, hingga mukena. Asal harga yang ditawarkan terjangkau dan mengikuti tren, produk Anda akan laris manis di pasaran / Fashion Shop. Bagi Anda yang tertarik menjajal berbisnis busana muslim, sebaiknya simak tips ini.

Grosir vs Eceran
Jika punya modal besar, Anda bisa terjun sebagai penjual grosir atau membuka Butik Muslim, Butik Muslimah. Artinya, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Namun, sebagai penjual grosir, Anda tak bisa mengambil untung terlalu besar. Pasalnya, yang terpenting bagi penjual grosir adalah barangnya terjual kembali dengan cepat. Alhasil, Anda hanya bisa mengambil keuntungan sekitar 10-15 persen.


Desain Sendiri
Buat Anda yang memiliki kemampuan mendesain, Anda bisa terjun sebagai penjual sekaligus produsen (membuat sendiri produk yang akan Anda jual cth Busana Muslim, Busana Muslimah). Untuk memproduksi sendiri, Anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini Anda cukup menyediakan desain dan bahan.

Lalu, untuk pekerjaan menjahit, membordir, hingga pemasangan aksesoris serahkan saja kepada pihak lain dengan sistem upah. Bila Anda mengadopsi sistem makloon, risiko kerugian bisa lebih ditekan. Pasalnya, Anda tak perlu membeli alat, "memelihara" penjahit, tukang bordir, dan tukang obras sendiri. Jadi, jika produksi sepi, Anda tak punya tanggung jawab moral kepada para pekerja tersebut.

Harga Terjangkau
Langkah selanjutnya adalah menentukan segmen yang disasar, apakah Anda hanya akan menjual busana muslim / Produk Muslim khusus perempuan, anak-anak, lelaki dewasa, atau campuran dari semua itu. Jika Anda berjualan di Butik Pakaian, spesifikasi produk bisa lebih meningkat penjualan. Pasalnya, pembeli akan mendapat variasi produk spesifik tersebut lebih banyak. Namun, bila Anda menjualnya di butik, keragaman produk tentu akan membuat butik terlihat lengkap dan menarik.

Oh ya, spesifikasi yang Anda tentukan ini secara langsung juga akan menentukan harga produk yang dijual. Misalnya, Anda ingin menjual Busana Muslim, Busana Muslimah untuk kalangan menengah ke bawah. Dengan satu desain, Anda bisa membuat atau menjual puluhan hingga ratusan model. Ini lebih menguntungkan. Pengerjaan massal membuat biaya produksi tidak terlalu besar dan harga jualnya pun tidak tinggi.

Tren Mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen (Fashion Shop), Anda harus memiliki kemampuan melihat tren. Bahkan, akan lebih baik jika Anda bisa menciptakan tren sendiri. Mengapa? Karena pakaian merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat Anda "si pemain baru" perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.

Kulakan ke sentra
Hal wajib lain yang perlu dicatat adalah tempat mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah (jika Anda tidak memproduksi barang sendiri). Anda bisa membelinya langsung di sentra pakaian murah yang banyak berada di kawasan Kawalu (Tasikmalaya) dan Soreang (Bandung), Jawa Barat. Tempat-tempat ini terkenal sebagai sentra busana muslim.

Nah, Anda yang ingin menjajal bisnis busana muslim / Produk Muslim coba berkunjung ke sentra tersebut. Anda bisa memilih model dan harga yang sesuai dengan kebutuhan. Dijamin Anda akan mendapatkan harga supermiring sehingga keuntungan bisa berlipat-lipat.

Temukan informasi mengenai Butik Pakaian, Fashion Shop, Produk Muslim, Busana Muslim, Busana Muslimah, Butik Muslim, Butik Muslimah dan Butik Pakaian / Fashion Shop: Jual Produk Busana Muslim & Muslimah Solo pada 88db.com


http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/21/13423611/berbisnis.busana.muslim

More aboutTips Berbisnis Busana Muslim

Tips Pameran

Posted by Sate Ayam

Pameran merupakan satu alat yang efektif untuk mencari peluang pasar, memperkenalkan usaha, dan menjaring calon pelanggan. Jadi sebelum memutuskan ikut pameran, tentukan target pasar terlebih dahulu melalui kata kunci, trend apa yang sedang berlangsung dalam pikiran orang apabila mereka berniat mencari produk seperti yang kita promosikan atau bisa juga Dekorasi Pameran, Kontraktor Pameran karena kedua hal ini berpengaruh cukup besar untuk pameran anda.

Menurut Center for Exhibit Industry Research (CEIR), mayoritas pengunjung pameran dagang adalah pengambil keputusan atau orang berpengaruh yang berencana melakukan pembelian dalam kurun waktu 12 bulan kedepan. Jangan menyia-nyiakan peluang seperti itu -- ikuti petunjuk ini untuk membantu Anda memastikan bahwa karyawan Anda siap untuk menjual secara efektif.

Hindari penjualan lunak

Pameran dagang membutuhkan pendekatan penjualan keras. Bilamana pengunjung menunjukkan minat di gerai Anda, segera dekati dan undanglah mereka untuk belajar lebih banyak mengenai produk atau jasa Anda. Jangan biarkan orang menunggu – rentang waktu perhatian pameran dagang adalah singkat, dan orang akan meninggalkan gerai Anda jika mereka tidak dilayani dalam 60 detik atau kurang atau bisa juga
Dekorasi Pameran.

Libatkan

Cara Anda menyapa pengunjung ke gerai Anda menunjukkan profesionalisme dan kesediaan untuk membantu (
Partisi Pameran). Hindari sapaan merusak seperti "Ada yang bisa saya bantu", "Halo, apa kabar?", atau "Bagaimana pamerannya?" Sebaliknya, ajukan pertanyaan langsung yang melibatkan pengunjung(Partisi Pameran) dan membantu Anda mengukur minat mereka kepada produk atau jasa perusahaan Anda -- "Informasi apa yang dapat saya berikan mengenai sistem pemanas baru kami?" atau "Halo, apa yang Anda cari untuk pintu pekarangan Anda?".

Jagalah tatakrama Anda

Tindak tanduk gerai tertentu nampak tidak rapi dan memberi kesan bahwa Anda tidak tertarik dengan nasabah Anda. Jangan duduk. Jangan makan, minum, atau merokok di dalam gerai. Jangan pernah meninggalkan gerai Anda tanpa penjagaan. Jangan menghabiskan waktu mengobrol dengan rekan-rekan sebaliknya pusatkan perhatian kepada nasabah.

Nilailah bakal calon dengan cepat.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan begitu Anda bertemua orang baru adalah menetapkan siapa mereka (pembeli, pengambil keputusan, pemasok, pesaing, dsb.) dan dimana mereka berlokasi dan
Desain Interior. Dengan cara ini Anda tidak akan menghabiskan waktu yang berharga dengan seorang yang tidak berwenang membeli produk/jasa Anda, atau yang berlokasi di daerah yang berada diluar jangkauan pelayanan perusahaan Anda dan Desain Interior untuk membantu pameran anda. Anda dapat menemukan informasi ini dengan menanyakan beberapa pertanyaan kunci, melihat lencana mereka, atau minta kartu nama yang akan mencantumkan jabatan dan alamat orang tersebut.

Ajukan banyak pertanyaan

Libatkan bakal calon dengan mengajukan pertanyaan terbuka -- yang tidak sekedar membutuhkan jawaban ya/tidak. Ini akan membantu Anda menetapkan kebutuhan dan kepentingan mereka. Fokuskan tanggapan Anda pada bagaimana produk atau jasa Anda dapat memenuhi segala kebutuhan ini. Pastikan untuk memperhatikan aturan 80/20 -- 80% waktu mendengarkan dan 20% waktu berbicara. Cobalah untuk menghindari segala bentuk gaya penjualan yang mulai kedengaran seperti robot setelah Anda mengatakannya untuk ke 50 kali silakan klik
Kontraktor Pameran untuk membantu anda dalam mendesain pameran anda.

Temukan informasi mengenai Dekorasi Pameran, Kontraktor Pameran, Desain Interior, Partisi Pameran, Desain Pameran dan Dekorasi & Kontraktor Pameran : Desain Interior & Partisi Pameran pada 88db.com


http://gula-aren.blogspot.com/2008/02/tips-pameran-dagang-untuk-mbak-dyah.html
More aboutTips Pameran