Showing posts with label antik furniture. Show all posts
Showing posts with label antik furniture. Show all posts

Cara Merawat Furniture Kayu

Posted by jenggot kambing on Thursday, April 2, 2009

Merawat furniture kayu

Tidak ada yang bisa menandingi kualitas furniture kayu (
Wood Furniture) untuk membangun suasana hangat dan klasik ke ruangan anda. Furniture kayu (Wood Furniture) bisa awet generasi ke generasi dan menjadi 'harta karun' yang diwariskan turun temurun. Artikel ini menyajikan informasi yang bisa membantu mempertahankan nilai furniture kayu (Wooden Furniture) anda seperti Furniture Jepara.

Sebenarnya yang terpenting dalam merawat
Wooden Furniture adalah selalu membaca instruksi yang menyertai barang itu. Bila anda menemui informasi lain yang kontradiktif, abaikan itu dan tetap ikuti petunjuk dari pembuat furniture (Wood Furniture Store).

Hal lain yang penting adalah, selalu mengujicoba produk baru di tempat/spot yang tak terlihat, sebelum digunakan di tempat-tempat yang terekspos.

Pentingnya membersihkan furniture kayu

Kebanyakan orang langsung mem-polish permukaan
Furniture yang sudah di polish tanpa membersihan lebih dulu. Hanya sedikit yang menyadari pentingnya membersihkan permukaan kayu sebelum di polish untuk mendapatkan hasil maksimal.

Seperti barang lain,
Furniture menjadi tempat nyaman bertumpuknya kotoran dan debu. Kotoran ini harus dibuang sebelum di polish. Jika tidak dibersihkan secara teratur setiap akan dipolish, kotoran ini akan bertumpuk dan bercampur dengan cairah polish sehingga semakin sulit dibersihkan dan merusak tampilan akhir Furniture .

Perawatan furniture kayu:
1. Bersihkan debu setiap minggu dengan kain lembut yang di basahi. Ini untukmencegah munculnya goresan.
2. Bersihkan dan polish setiap bulan.
3. Selalu gunakan pelindung dari minuman panas atau dingin.
4. Hindari dari sengatan panas matahari yang merusak warna dan finish.
5. Jangan menggeser apapun diatas
Furniture kayu agar tidak tergores.
6. Cegah tanaman menyentuh permukaan
Furniture karena kelembabapan berbahaya untuk perkakas anda.
7. Gunakan alas agar tak tergores.

Sumber: properti.sentraplus.com

Temukan beragam All Wood Furniture - Wood Furniture Store - Wooden Furniture Wholesale - Furniture Jepara - Wood Furniture - Wooden Furniture - Furniture Store - All Wooden Furniture - Wood Furniture Wholesale - Wood Furniture Wholesale - All Furniture - Furniture Wholesale hanya di All Wood Furniture : Wood Furniture Store & Wooden Furniture Wholesale Jepara di 88db.com
More aboutCara Merawat Furniture Kayu

Proses Pengerjaan Barang Barang Mebel

Posted by sabuk item on Thursday, March 19, 2009

Logs
Kayu hasil penebangan disebut logs dan dari sini proses pembuatan all wood furniture atau all furniture berawal. Logs didistribusikan ke pabrik atau pusat penggergajian menggunakan angkutan khusus baik di darat maupun melalui sungai. Beberapa perusahaan mengupas kulit logs agar bisa lebih cepat kering selama perjalanan. Biasanya pembeli atau wood furniture wholesale dan furniture wholesale ingin segera mengolah log tersebut menjadi all furniture beberapa hari setelah log tiba di dalam sawmill dan kiln dry. Untuk menghindari kerusakan dan retak, penampang log diberi ‘paku cacing’ sebagai pengaman.

Sawmilling
Kemudian log dibelah sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan untuk pembuatan all wooden furniture. Standar ketebalan papan pada saat pembelahan log adalah 3, 5, 7, 10, 12, dan 15 cm. Di area penggergajian kayu furniture jepara, papan-papan hasil pembelahan dipisahkan sesuai ketebalan dan jenis kayu sehingga memudahkan pengaturan di dalam kiln dry. Untuk pabrik wood furniture atau wooden furniture yang memiliki kapasitas produksi besar, memiliki sawmill akan membantu efisiensi produksi baik dalam segi pemakaian bahan maupun kecepatan produksi wood furniture.

Sebelum masuk ke ruang pengeringan, papan dan balok disimpan dahulu di luar ruangan dengan tujuan agar kandungan air juga akan menguap karena suhu dan temperature udara di luar ruangan sehingga ketika di
wood furniture store dan wooden furniture wholesale tetap menarik. Hal ini biasanya hanya dilakukan pada saat musim panas. Agar kualitas kayu terjaga, paling lama adalah 1 minggu setelah penggergajian, kayu harus segera dikeringkan. Semakin cepat kayu diproses akan lebih baik sehingga tidak ada waktu bagi jamur dan serangga untuk menyerang kayu dan tetap menjaga kualitas furniture di furniture store atau furniture wholesale.

Kiln Dry
Jenis kayu apapun harus melalui proses pengeringan. Adapun yang perlu diperhatikan adalah ukuran ketebalan papan, cara penumpukkan dan metode pengeringan. Kayu yang lunak cenderung mudah pecah jika dibuat wooden furniture apabila proses pengeringan terlalu cepat, dan ketika di wood furniture store atau wooden furniture wholesale furniture tersebut tidak akan bertahan lama.

Pengeringan kayu membutuhkan waktu antara 2 hingga 4 minggu, dipengaruhi oleh jenis kayu, ketebalan papan dan kapasitas pengering.
Cara pengeringan yang baik adalah dengan menggunakan peralatan yang benar. Pada all wood furniture industri kecil seperti furniture jepara tradisional biasanya untuk mengeringkan kayu cukup dengan disandarkan pada dinding atau tiang dan mengandalkan sinar matahari. Namun cara ini tidak bisa menghasilkan level all wooden furniture ideal di furniture store dan wood furniture wholesale.


http://manunggaljaya.wordpress.com/


Temukan beragam
All Wood Furniture - Wood Furniture Store - Wooden Furniture Wholesale - Furniture Jepara - Wood Furniture - Wooden Furniture - Furniture Store - All Wooden Furniture - Wood Furniture Wholesale - Wood Furniture Wholesale - All Furniture - Furniture Wholesale hanya di All Wood Furniture : Wood Furniture Store & Wooden Furniture Wholesale Jepara 88db.com
More aboutProses Pengerjaan Barang Barang Mebel